Ad 728x90

Selasa, 24 Februari 2026

‎Donald Supit Resmi Pimpin Rukun Kasih Raanan Baru Manado dan Sekitarnya

‎Donald Supit Resmi Pimpin Rukun Kasih Raanan Baru Manado dan Sekitarnya


MANADO, CARIKABAR.ID
– Semangat kekeluargaan dan persatuan warga asal Desa Raanan Baru yang berdomisili di Kota Manado dan sekitarnya kini memasuki babak baru. Donald Supit resmi dipercayakan untuk menahkodai organisasi sosial Rukun Kasih Raanan Baru (RKRB) untuk masa bakti mendatang.


‎​Dalam acara pengukuhan yang berlangsung khidmat, Donald Supit menyatakan komitmennya untuk mempererat tali silaturahmi serta menjadikan rukun ini sebagai wadah saling menopang bagi seluruh anggota.

‎​Poin utama kepemimpinan baru adalah
‎​peningkatan solidaritas untuk memastikan setiap anggota rukun merasakan kehadiran organisasi, baik dalam suka maupun duka.

‎​Program sosial demi mengaktifkan kembali kegiatan rutin yang sempat terhambat, termasuk dana sehat dan bantuan kedukaan.

‎​Pemberdayaan generasi muda,dengan mengajak kaum muda asal Raanan Baru di perantauan untuk tetap mencintai adat istiadat dan asal-usul mereka.

‎​"Rukun ini bukan sekadar organisasi formal, melainkan rumah bagi kita semua yang merantau di Manado. Tugas saya adalah memastikan api kekeluargaan ini tetap menyala dan kita semua bisa berjalan beriringan," ujar Donald dalam sambutannya.

‎​Kehadiran Donald Supit diharapkan membawa energi positif, mengingat sosoknya yang dikenal komunikatif dan memiliki jejaring yang luas di Sulawesi Utara.

‎Para anggota yang hadir menyambut baik kepemimpinan ini dengan harapan RKRB semakin solid dan berdampak bagi masyarakat luas.

‎​Sekilas Tentang Rukun Kasih Raanan Baru
‎​Rukun ini merupakan organisasi kekeluargaan yang menghimpun warga keturunan Desa Raanan Baru (Minahasa Selatan) yang menetap di wilayah Manado, Tomohon, dan Minahasa Utara.

‎Fokus utamanya adalah menjaga kelestarian budaya serta memberikan dukungan sosial antar sesama anggota.

‎Salah satu tokoh senior Raanan Baru, Drs Hendrik Hein Onibala, yang hadir memberikan apresiasi tinggi atas terpilihnya Donald.

‎"Kami berharap kepemimpinan baru ini dapat merangkul kelompok milenial dan Gen Z agar akar budaya Raanan Baru tidak luntur di tengah modernisasi kota Manado," ucap Onibala yang juga penasehat RKB.
‎​
‎Diketahui, acara yang bertempat di Kel Supit Kodongan, Sabtu (21/02/2026) ini, diawali  dengan ibadah syukur bersama dan usai sesi pemberian mandat Ketua RKRB diakhiri dengan acara ramah tamah yang menyajikan hidangan khas Minahasa, memperkuat kesan bahwa rukun ini adalah keluarga besar di tanah rantau.

‎*MidOn*


Kamis, 19 Februari 2026

Manado Akselerasi Digitalisasi, Andrei Angouw Tekankan Transparansi Pajak di HLM TP2DD 2026

Manado Akselerasi Digitalisasi, Andrei Angouw Tekankan Transparansi Pajak di HLM TP2DD 2026


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota Manado menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital.

Walikota Manado, Andrei Angouw, didampingi Wakil Walikota, Richard Sualang, memimpin langsung agenda 1st High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Manado Tahun 2026.

​Kegiatan strategis ini dilaksanakan di lokasi yang ikonik, yakni Rooftop Mall Pelayanan Publik (MPP) Manado, pada Kamis (19/2/2026).

Hal ini bertujuan untuk memberikan penegasan kembali di jajaran Pemerintah Kota mengenai arah pembangunan masa depan.

Fokus kami jelas, yakni bagaimana teknologi digital benar-benar mampu mendorong efektivitas pendapatan daerah dan kualitas pelayanan publik.

Sebagaimana di tekankan Walikota, digitalisasi bukan sekadar tentang aplikasi atau sistem yang canggih. Fondasi utamanya adalah Akurasi Data.

Dalam arahannya, Walikota Andrei Angouw menekankan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan instrumen vital untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memastikan pelayanan publik yang lebih transparan.​

Digitalisasi transaksi pemerintah, baik dari sisi belanja maupun pendapatan, harus terus dipacu. Dengan sistem yang terintegrasi, kita meminimalisir kebocoran dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi. 

Digitalisasi adalah jembatan menuju tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien. Dengan data yang akurat, setiap kebijakan yang kami ambil akan lebih tepat sasaran bagi masyarakat Manado. Mari kita kawal bersama transformasi ini demi Manado yang lebih maju dan modern.

*MidOn*

Wawali Richard Sualang Awali Rangkaian Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Ketang Ternate Baru

Wawali Richard Sualang Awali Rangkaian Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Ketang Ternate Baru


MANADO,CARI KABAR. ID 
– Mengawali momentum bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado resmi memulai rangkaian kegiatan Safari Ramadan

Wakil Walikota Richard Sualang, mengunjungi lokasi pertama bertempat di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Ketang Ternate Baru, Kecamatan Singkil, pada awal pekan puasa ini, Kamis (19/02/2026). 


​Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat teras Pemerintah Kota Manado, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang memadati saf-saf masjid untuk melaksanakan salat berjamaah sekaligus bersilaturahmi.


Dalam sambutannya, Richard Sualang menegaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk hadir dan menjumpai langsung kaum Muslimin di Kota Manado yang sedang menjalankan ibadah puasa.


“Agenda Safari Ramadhan merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk menjumpai, menyapa kaum muslimin di Kota Manado yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.


Ia juga berharap momentum Ramadhan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. “Pemerintah berharap di bulan suci Ramadhan ini, hal-hal baik akan datang menghampiri torang samua dan itu akan diteruskan di bulan seterusnya untuk kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” tambahnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan SKPD Pemkot Manado, jajaran Polsek Singkil, perwakilan MUI dan BKSUA Manado, Camat Singkil, serta tokoh masyarakat dan para pemuka agama.


Safari Ramadhan ini dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik lainnya sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Manado dalam mempererat silaturahmi dan menjaga harmonisasi antarumat beragama di ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

*MidOn*

Rabu, 18 Februari 2026

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Walikota Andrei Angouw Resmikan SPKLU di Mantos

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Walikota Andrei Angouw Resmikan SPKLU di Mantos


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Walikota Manado, Andrei Angouw, secara resmi meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terbaru yang berlokasi di area Atrium Manado Town Square (Mantos) 3, Sulawesi Utara, Rabu (18/02/2026). 


Kehadiran fasilitas pengisian daya ini menjadi langkah nyata pemerintah kota dalam mendorong percepatan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Walikota Andrei Angouw memberikan apresiasi tinggi kepada pihak manajemen Mantos dan PLN atas kolaborasi strategis ini. Menurutnya, penempatan SPKLU di pusat perbelanjaan adalah langkah cerdas untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.


‎​"Kehadiran SPKLU di Manado Town Square dan berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Kota Manado, khususnya dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik ke depannya," ujar Andrei.


Peresmian ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik serta percepatan transisi menuju energi bersih di Indonesia. 


SPKLU berdaya 120 kW kini tersedia di area parkir Manado Town Square dengan dua slot pengisian. Fasilitas ini diharapkan tidak hanya melayani pengguna kendaraan listrik yang sudah ada, tetapi juga menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk beralih ke penggunaan energi ramah lingkungan.


Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas ESDM Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Fransiscus Maindoka, General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Noviyanti Mongkau, S.E., Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, Direktur Operasional Manado Town Square, Rudy Wijaya, serta undangan lainnya.

*MidOn*


Mempererat Tali Persaudaraan, Rukun Kasih Raanan Baru Manado & Sekitarnya Segera Gelar Pertemuan Awal Tahun 2026

Mempererat Tali Persaudaraan, Rukun Kasih Raanan Baru Manado & Sekitarnya Segera Gelar Pertemuan Awal Tahun 2026


MANADO, CARIKABAR. ID
– Semangat kekeluargaan dan kerinduan untuk saling menopang antar sesama warga perantauan asal Desa Raanan Baru kini diwujudkan melalui terbentuknya Rukun Kasih Raanan Baru wilayah Manado dan sekitarnya.


‎Sebagai langkah awal penguatan organisasi, rukun ini dijadwalkan akan menggelar Pertemuan Perdana dalam waktu dekat.


‎​Pertemuan ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan menjadi momentum penting bagi seluruh warga Raanan Baru yang berdomisili di Manado, Bitung, Minahasa Utara, dan Tomohon untuk saling bertatap muka, bernostalgia, serta menyatukan visi dalam bingkai kasih.

‎​Berikut adalah poin-poin utama yang akan dibahas dalam pertemuan perdana tersebut, diantaranya, Ibadah Bersama, sebagai bentuk syukur awal tahun.


‎Selanjutnya,​Perkenalan Anggota untuk Mempererat silaturahmi antar keluarga dan generasi muda Raanan Baru di perantauan.


‎​Pembahasan Program Kerja untuk menyusun agenda sosial, kedukaan, maupun kegiatan rutin bulanan.


‎​Pemantapan Pengurus dalam rangka memastikan struktur organisasi berjalan efektif untuk melayani seluruh anggota.


‎​"Rukun ini hadir dari kerinduan kita semua untuk memiliki 'rumah' di tanah rantau. Kami berharap melalui pertemuan perdana ini, kebersamaan warga Raanan Baru semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi sesama anggota," ujar salah satu inisiator rukun di Grup Whatsapp.


‎​Diharapkan, kehadiran Rukun Kasih Raanan Baru dapat menjadi wadah tolong-menolong (mapalus) yang nyata, baik dalam suka maupun duka.


‎Seluruh warga asal Raanan Baru yang berada di Manado dan sekitarnya pun diundang untuk hadir dan mengambil bagian dalam momentum bersejarah ini.


‎*MidOn*

Selasa, 17 Februari 2026

Pemkot Manado Batasi Operasional Tempat Usaha Selama Hari Raya Keagamaan

Pemkot Manado Batasi Operasional Tempat Usaha Selama Hari Raya Keagamaan


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado resmi mengeluarkan Keputusan Walikota terkait pembatasan jam operasional kegiatan usaha selama perayaan hari besar keagamaan. 

Langkah dibawah kepemimpinan Andrei Angkut dan Richard Sualang ini diambil guna menjaga kekhusyukan ibadah serta memelihara kerukunan antarumat beragama di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Walikota Manado nomor 46/kep/D.13/Par/2026 tentang pembatasan jam operasional usaha pariwisata pada perayaan hari besar keagamaan.

Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa pembatasan dan penutupan operasional berlaku bagi sejumlah jenis usaha pariwisata, antara lain klub malam, diskotek, rumah pijat (yang menyediakan minuman sebagai bagian tak terpisahkan), karaoke, serta SPA sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Easther Mamangkey, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Kota Manado Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan yang telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2022.

“Kebijakan ini bukan untuk mematikan usaha, melainkan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan. Apalagi menjelang Ramadhan, kita perlu menciptakan suasana yang kondusif dan saling menghargai,” ujar Mamangkey.

Ia menambahkan, Dinas Pariwisata akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta unsur TNI/Polri untuk melakukan pengawasan, pemantauan, dan penindakan apabila ditemukan pelanggaran.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha hiburan malam. Harapannya, semua bisa mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Jika ada yang melanggar, tentu akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Pembatasan ini tidak hanya berlaku pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga pada perayaan hari besar keagamaan lainnya seperti Hari Raya Natal bagi umat Kristen dan Katolik, Nyepi bagi umat Hindu, Waisak bagi umat Buddha, serta Tahun Baru Imlek bagi umat Konghucu.

Pemerintah Kota Manado berharap kebijakan ini dapat menciptakan suasana yang aman, tertib, dan harmonis di tengah masyarakat yang majemuk, tanpa mengabaikan roda perekonomian sektor pariwisata.

Keputusan Walikota tersebut ditetapkan di Manado pada 20 Januari 2026 dan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

*MidOn*

Senin, 16 Februari 2026

Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang Resmi Membuka Rangkaian Kegiatan PHRG GMIM Paulus TWM

Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang Resmi Membuka Rangkaian Kegiatan PHRG GMIM Paulus TWM


MANADO,CARI KABAR. ID 
– Suasana penuh sukacita iman menyelimuti Jemaat GMIM Paulus Titiwungen Wenang Mahakeret (TWM) pada Selasa (17/2/2026) pagi. 

Wakil Walikota Manado, dr. Richard Sualang, hadir secara langsung untuk membuka secara resmi seluruh rangkaian kegiatan Panitia Hari Raya Gereja (PHRG) tahun 2026.

​Acara pembukaan yang diawali dengan jalan sehat bersama seluruh jemaat ini menjadi penanda dimulainya berbagai perlombaan dan kegiatan kerohanian dalam rangka menghayati hari-hari besar gerejawi, khususnya menyongsong masa Paskah.

Dengan mengusung tema “Seia Sekata, Erat Bersatu dan Sehati Sepikir", launching ini diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua Jemaat GMIM Paulus TWM, Pdt Ventje Mongdong STh.

Kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat yang diikuti ratusan jemaat yang ada di Kolom 1 sampai Kolom 46. 

Semangat persatuan dan kebersamaan nampak pada momentum yang menandai dimulainya rangkaian hari raya gerejawi sepanjang tahun 2026 di lingkungan GMIM Paulus TWM.

Wawali Manado menyampaikan ini merupakan agenda rutin gereja, sehingga diharapkan semakin mempererat tali persaudaraan dan memperkuat persekutuan antar jemaat.

“Atas nama Pemerintah Kota Manado, saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jemaat GMIM Paulus TWM. Bulan Februari ini dimulainya hari raya gerejawi sepanjang tahun 2026. Semoga ini menjadi satu bentuk utuh dalam memperkuat persaudaraan jemaat di GMIM Paulus TWM ini,” imbau Sualang didampingi Pdt Ventje Mongdong STh, Ketua P/KB GMIM Paulus TWM, Pnt Franklin Tamara dan Ketua PHRG GMIM Paulus TWM, Jerry Kindangen.

Tak hanya itu, Sualang mengingatkan pentingnya persekutuan jemaat yang kuat akan berdampak positif bukan hanya bagi kehidupan bergereja, tetapi juga bagi pembangunan daerah.

“Kalau persekutuan jemaat kuat, tentu jemaat ini mampu membantu dan mendukung Pemerintah Kota Manado dalam menjalankan program-program pemerintah,” ucapnya.

Sualang berharap seluruh rangkaian kegiatan PHRG 2026 dapat berjalan lancar dan membawa berkat, tidak hanya bagi jemaat GMIM Paulus TWM, tetapi juga bagi masyarakat Kota Manado secara luas.

Dengan mengusung semangat seia sekata dan sehati sepikir, PHRG 2026 GMIM Paulus TWM diharapkan menjadi ruang penguatan iman sekaligus wadah memperkokoh sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di Kota Manado.

*MidOn*