Ad 728x90

Selasa, 30 Desember 2025

Dana Insentif Tokoh Agama Manado Tahap Empat tidak Cair Lagi, Ini Penjelasan Kabag Kesra

Dana Insentif Tokoh Agama Manado Tahap Empat tidak Cair Lagi, Ini Penjelasan Kabag Kesra


MANADO, CARIKABAR.ID
- Pemerintah Kota Manado melalui, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Manado, Janny Ohy memberikan penjelasan terkait dana hibah khusus untuk insentif tokoh-tokoh agama di tahap keempat yang tidak cair.


Disampaikannya, Pemerintah Kota (Pemkot) sangat sangat memperhatikan tentang keberadaan daripada tokoh-tokoh agama atau pemimpin rumah ibadah yang ada di Kota Manado.


Tetapi, kata dia, ada hal yang memang perlu untuk dilihat dan demi menjaga jangan sampai ke depan hasil dari insentif yang diberikan kepada tokoh agama nantinya akan bermasalah. 


"Kami Bagian Kesra sudah melaksanakan konsultasi di Kemendagri. Dan sebagaimana penjelasan yang disampaikan oleh pihak Kemendagri bahwa untuk pemberian hibah secara terus menerus atau setiap tahun itu diberikan hanya 4, yaitu pertama KONI, Pramuka, BAZNAS dan Badan Promosi Pariwisata.


​Selain itu, penerimaan bantuan hibah harus tahun ini, tahun depan tidak dan dua tahun ke depan bisa diberikan," kata beber Janny, Selasa (30/12).


Ditekankannya bahwa berdasarkan hasil konsultasi yang sudah dilakukan di Kemendagri itulah sehingga insentif bagi tokoh-tokoh agama tahap keempat tidak direalisasi.


Akan ​tetapi, lanjutnya, saat ini sedang diupayakan Peraturan Wali Kota tentang keagamaan yang memungkinkan setiap tahun untuk dapat bantuan hibah.


"Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini khususnya Bagian Kesra, sedang lakukan upaya untuk Peraturan Wali Kota terkait dengan keagamaan dalam rangka menunjang kerukunan antarumat beragama. 


Jadi, pentahapannya sudah dilaksanakan harmonisasi dengan Depkumham, dan setelah itu akan difasilitasi di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara," paparnya.


"Rencana untuk tahapan fasilitasi Pemprov ini akan dilaksanakan di tahun depan mulai bulan Januari. Ini perlu kami sampaikan dan jelaskan supaya ke depan untuk pemberian dana hibah yang terus-menerus ada dasar hukumnya" pungkasnya.

*Redaksi*

Selasa, 23 Desember 2025

Wapres Gibran Kunjungi GPdI Samrat Manado Usai Pantau Kondisi Pasar Bersehati Jelang Perayaan Natal

Wapres Gibran Kunjungi GPdI Samrat Manado Usai Pantau Kondisi Pasar Bersehati Jelang Perayaan Natal


MANADO, CARIKABAR. ID
- Agenda kunjungan di hari kedua, usai berkunjung di Pasar Bersehati Kota Manado, dalam rangka memantau ketersediaan bahan pokok jelang perayaan natal, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, berkunjung di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara.


‎Setibahnya di ibadah menyambut Natal jemaat GPdI Samrat 38 tersebut, Wapres Gibran di dampingi Gubernur Yulius Selvanus dan Walikota Manado, Andrei Angouw tersebut, disambut hangat kegembiraan seluruh jemaat, Selasa (23/12/2025).


‎Dalam sambutannya, Gibran mengapresiasi dan berterimakasih atas sambutan yang diberikan jemaat dan juga menyampaikan salam dari Presiden RI, Prabowo Subianto.


‎“Salam hangat dari bapak Presiden Prabowo. Selamat Natal, semoga Natal tahun ini membawa keberkahan bagi Bapak dan Ibu semua, diberikan kesehatan dan umur panjang,” ucap Wapres Gibran.


‎Dihadapan jemaat,Gibran turut mengajak jemaat mendoakan para korban bencana di sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, supaya segera pulih.


‎Pada kesempatan itu pula, Gibran memberikan hadiah kepada  kurang lebih 500 anak-anak.


‎Sementara itu, Ketua Umum MP GPdI Pdt Dr Johnny Weol, MM, M. Div,M.Th yang turut menyambut kunjungan Wapres Gibran, di GPdI Samrat, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat untuk organisasi keagamaan GPdI.


‎"Hal ini merupakan apresiasi beliau (Wapres Gibran) terhadap GPdI, karena bagaimana pun juga daerah Sulawesi Utara adalah mayoritas Kristen, tapi juga yang istimewa berkunjung di salah satu ikon GPdI yaitu GPdI Samrat Manado serta membagikan kartu Natal bagi ratusan anak sekolah minggu, inilah syukur dan terimakasih kepada Tuhan," kata Pdt Weol.


‎Kesempatan yang sama juga, Ketua MD GPdI Sulawesi Utara, Pdt Yvonne Indria Awuy-Lantu, sangat bangga dan menyambut dengan gembira buat kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka di GPdI Sangat 38 Kota Manado.


‎"Tuhan kiranya menolong bapak Wapres dalam melaksanakan tugas kenegaraan. Semuanya telah terjadi karena doa, hati tulus, gembira, sukacita. Terimakasih juga buat pemberian bapak Wapres kepada anak-anak yang hadir," terang Pdt Yvonne.


‎Turut hadir, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, SE, Walikota Manado, Andrei Angouw, Unsur pimpinan MD GPdI Sulawesi Utara, Majelis-Majelis Wilayah serta Gembala-gembala sidang dan ibu-Rohani juga undangan lainnya.

*Middle*



Sah! Richard Sualang Nakodai Kembali PDIP Kota Manado

Sah! Richard Sualang Nakodai Kembali PDIP Kota Manado


MANADO,CARIKABAR.ID
- ​Keputusan Rapat Pleno DPP PDI Perjuangan, memutuskan dan menetapkan, mengesahkan dan menetapkan dr Richard HM Sualang sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado masa bakti 2025-2030.


Hal itu diumumkan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang dilaksanakan, Selasa (23/12) di Yama Hotel, Tondano. 


Sualang pada kesempatan itu di depan pimpinan sidang menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengurus DPC Manado periode sebelumnya.


​Surat Keputusan Nomor 25.12/KPTS/KP/DPP/XII/Tahun 2025 tentang pengesahan dan penetapan ketua serta dua calon personalia DPC PDI Perjuangan Kota Manado masa bakti 2025-2030.


Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, hasil psikotes dan evaluasi terhadap calon-calon Ketua DPC Partai. 


​Mengesahkan dan menetapkan sebagai calon personalia DPC PDI Perjuangan Kota Manado, saudara Jeffry Polii dan Dra Aaltje Dondokambey M Kes Apt," kata Sekretaris DPS PDIP Sulut, Reza Rumambi. 




Berikut Daftar Nama Struktur Pengurus DPC PDIP Manado:


Ketua: dr. Richard Henry Marten Sualang


Sekretaris: Jeffry Polii, S.H.


Wakil Sekretaris Bidang Internal: Lucrecia Christy Masengi, S.H., M.H.


Wakil Sekretaris Bidang Program: Ferdinand Victor Golung, S.H.


Bendahara: Dra. Aaltje Dondokambey, M.Kes., Apt.


Wakil Bendahara: Lily Binti, S.E.


-Bidang Internal:


Wakabid Kehormatan Partai: Markho Bryner Tampi, S.I.K.


Wakabid Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif: Stenly Wellem Tamo, S.H.


Wakabid Ideologi dan Kaderisasi: Astrid Kumentas, S.Sos.


Wakabid Keanggotaan Organisasi dan Sumber Daya: Albert Bernard Najoan, S.H.


-Bidang Pemerintahan:


Wakabid Politik dan Reformasi Sistem Hukum Nasional: Jimmy Freddy Davy Gosal, S.H., M.H.


Wakabid Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik, dan Reformasi Birokrasi: Fery Roby John Sangian, S.Sos., M.A.P.


Wakabid Perekonomian, Kebudayaan, dan Pendidikan: Allen Rantebua, S.T., S.H.


-Bidang Kerakyatan:


Wakabid Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak: Novia Mary Lontoh, S.H.


Wakabid Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi dan UMKM: Rosalita Yulianti Manday, S.Si.


Wakabid Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial: Fanny Mantali


Wakabid Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga: Franco Christian Wangko


Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Franklin Clif Tamara


Wakabid Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital: Andre Ignatius Palit


Wakabid Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan: Fatma Bin Syech Abubakar, S.E.


Wakabid Hukum dan Advokasi: Steven Bernadino Sekeon, S.H.

*Middle*

Senin, 22 Desember 2025

Wapres Gibran Hadiri Ibadah dan Konser Natal 2025 GPdI se-Kota Bitung

Wapres Gibran Hadiri Ibadah dan Konser Natal 2025 GPdI se-Kota Bitung


BITUNG,CARIKABAR.ID
- Suasana khidmat penuh sukacita, Ibadah dan Konser Natal Yesus Kristus m Terpadu GPdI Se-Kota Bitung Tahun 2025,  di hadiri, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bertempat di GOR Dua Saudara Manembo-nembo Kota Bitung, Senin (22/12/2025). 

‎Tibah dilokasi, Wapres Gibran didampingi Gubernur Yulius Selvanus, di sambut hangat Ketua Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara, Pdt Yvonne Indria Awuy-Lantu serta Panitia pelaksana dalam pengawalan petugas Kepresidenan.

‎Wapres Gibran, dalam sambutannya dengan nada renda hati, menyampaikan permohonan maaf karena tibah sedikit terlambat, usai menyelesaikan agenda peninjauan daerah terdampak bencana di Tapanuli Utara wilayah Sumatera.

‎"Salam hangat dari bapak Presiden Prabowo buat bapak ibu semua. Selamat natal, semoga natal ini membawa keberkahan (Berkat) untuk bapak ibu semua,semoga diberikan panjang umur, kesehatan dan tak lupa doakan saudara-saudara kita yang di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,semoga semua cepat pulih kembali," harap Wapres Gibran.

‎Gibran pun tak datang dengan tangan kosong, dengan meminta izin terlebih dahulu kepada pimpinan gereja, untuk bisa memberikan kado natal bagi anak-anak yang hadir.

‎Momen menyentuh, ketika Gibran turun dari panggung di dampingi Gubernur Yulius Selvanus dan jajaran pengurus MD GPdI Sulawesi Utara serta Walikota dan Wakil Walikota Bitung, untuk menghampiri anak-anak yang sejak awal berdiri penuh antusias menemui orang nomor 2 di Negara Republik Indonesia.


Ketua Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara, Pdt Yvonne Indria Awuy-Lantu, merasa brsyukur perhatian Pemerintah melalui kehadiran Wapres Gibran Rakabuming Raka pada momentum Natal GPdI Kota Bitung. 


"Tuhan memberkati kehadirannya, serta kepedulian lewat pemberian kado Natal bagi anak-anak dan lansia yang hadir, Tuhan Yesus memberkati," ungkap Pdt Yvonne. 


Sementara itu, Ketu Panitia pelaksana, Sumeldy Maalangga, menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya acara akbar GPdI Kota Bitung tahun 2025 yang digunakan hadir langsung Wakil Presiden Republik indonesia. 


"Tentunya, keberhasilan momentum sukacita tahunan umat Kristiani yang di gelar oleh GPdI ini, semua karna campur tangan Tuhan Yesus Kristus. Tak lepas juga suport dari Ketua Majelis Daerah GPdI dan seluruh jajaran, kerja sama semua Panitia, Majelis Wilayah, Gembala-gembala sidang dan seluruh jemaat GPdI se-Kota Bitung," tutur Sumeldy


Kehadiran Wapres ini, sebagai bagian dari perayaan,membawah pesan persatuan, kepedulian dan harapan bersama pemerintah dan gereja.

‎*Middle*

Sabtu, 20 Desember 2025

Resmi! DPP Lantik Pdt Yuddy Tunari Ketua DPW Bamag LKK Indonesia Sulawesi Utara

Resmi! DPP Lantik Pdt Yuddy Tunari Ketua DPW Bamag LKK Indonesia Sulawesi Utara


MANADO, CARIKABAR. ID
- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen (Bamag LKK) resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Bamag LKK Sulawesi Utara, bertempat di gedung GPdI Samrat 38 Manado, Sabtu (20/12/2025).


‎Acara pelantikan di pimpinan lamgsung Ketua Umum Bamag LKK Indonesia, Ir Agus Susanto, MSc, telah mengukuhkan pengurus DPW Bamag LKK Sulawesi Utara yang dinakhodai Pdt Yuddy Tunai, M. Teol.

‎Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara, Dr Drs KH Ulyas Taha, M.Pd berharap, semoga Tuhan yang Maha Kuasa senantiasa memberikan perlindungan dan bimbingan bagi pengurus yang baru dilantik.

‎"Kiranya seluruh pengurus akan ber hikmat dalam pembinaan dan pengurusan badan musyawarah antar gereja Lembaga keagamaan Kristen di sulawesi utara, semoga Tuhan  memberkati," ucap Taha.

‎Ketua Umum Bamag LKK Indonesia, Pdt Ir  Agus Susanto, mengatakan, pelantikan dan pengukuhan DPW Bamag LKK Sulawesi Utara merupakan momentum penting untuk mengaktualisasi hubungan solidaritas antar lembaga-lembaga gereja dan Ormas-ormas kristiani.

‎"Ini merupakan tonggak penting, agar Sulawesi Utara ini menjadi serambi Yerusalem di Indonesia. Pesan saya kepada pengurus yang baru dilantik, jaga solidaritas, soliditas dan marwa Kristus di sulawesi utara juga harus merangkul satu dengan yang lain jagan. Jadilah Mitra strategis bagi pemerintah," harap Susanto.

‎Sementara itu, Ketua DPW Bamag LKK Sulawesi Utara, Pdt Yuddy Tunari, M. Teol, merasa bersyukur dengan dipercayai tanggung jawab dari DPP, maka akan melakukan tugas dan fungsi yang diatur.

‎"Intinya, kami bekerja sesuai arahan dan petunjuk pimpinan pusat dan kementrian melalui sebagai Mitra kerja lewat sambutan yang telah disampaikan tadi. Penting kebersamaan dan bermitra dengan sesama, tapi juga bagaimana kita menghormati pemerintah yang selalu mendukung kita pengurus," kata Pdt Tunari.

‎Hadir pada acara ini, Anggota DPR RI utusan Sulawesi Utara, Marthin Daniel Tumbelaka (MDT), Kaban Kesbangpol Prov Sulawesi Utara Johnny Suak, SE, MM, Ketua MD GPdI Sulawesi Utara, Pdt Yvonne Indria Awuy-Lantu, Ketua Pelsis Sulawesi Utara Evans Steven Liow, S. Sos.

‎Diketahui, Bamag LKK Indonesia adalah jembatan penting antara gereja-gereja di Indonesia dan pemerintah, berperan dalam pembinaan spiritual serta kontribusi nyata untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.

‎*Middle*

Jumat, 19 Desember 2025

Miliki Potensi Besar Pengembangan Ekonomi, Kota Manado Terima Penetapan Kota Kreatif 2025

Miliki Potensi Besar Pengembangan Ekonomi, Kota Manado Terima Penetapan Kota Kreatif 2025


MANADO, CARIKABAR.ID
- Kota Manado resmi ditetapkan sebagai salah satu Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia Tahun 2025 oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Jumat (19/12/2025). 


Penetapan tersebut dilaksanakan dalam agenda Penetapan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia 2025, yang berlangsung di Jakarta dan diterima secara resmi Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang. 


Penetapan ini merupakan hasil dari rangkaian proses seleksi dan penilaian yang ketat, mulai dari penilaian borang dan video pada bulan November 2025 hingga penilaian akhir serta rapat pleno penetapan hasil seleksi Tahap II oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif. Kota Manado dinyatakan lolos dan layak memperoleh status Kota Kreatif Indonesia Tahun 2025 berdasarkan kekuatan dan kesiapan ekosistem ekonomi kreatif yang dimiliki.


Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kota Manado dan seluruh masyarakat atas keberhasilan meraih status Kota Kreatif Indonesia Tahun 2025. Menteri Ekraf menilai Kota Manado memiliki potensi besar serta komitmen kuat dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya, kreativitas, dan kolaborasi lintas sektor, serta diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.


Pada agenda yang sama, Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, mempresentasikan perkembangan dan potensi ekosistem ekonomi kreatif Kota Manado di hadapan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Presentasi tersebut menyoroti sinergi pemerintah daerah dengan pelaku ekonomi kreatif, komunitas, dunia usaha, serta pemanfaatan potensi budaya dan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi kreatif daerah.


Kota Manado memiliki potensi ekonomi kreatif unggulan, antara lain pada subsektor **kuliner, fashion, seni pertunjukan, dan musik**. Berdasarkan hasil **Uji Petik Kota Kreatif**, subsektor **musik** ditetapkan sebagai subsektor unggulan Kota Manado karena didukung oleh ekosistem yang kuat dan berakar pada budaya lokal, khususnya tradisi **paduan suara**, penggunaan **alat musik tradisional**, serta perkembangan **musik modern** yang terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat dan komunitas kreatif.


Pemerintah Kota Manado menyambut baik penetapan ini sebagai bentuk pengakuan nasional atas komitmen dan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Status Kota Kreatif Indonesia diharapkan dapat memperkuat daya saing daerah, mendorong inovasi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Manado.


Ke depan, Pemerintah Kota Manado berkomitmen untuk terus memperkuat pengembangan subsektor ekonomi kreatif unggulan, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.

*Middle*

Rabu, 17 Desember 2025

Diduga Terjerat Kasus Asusila, Sejumlah Aktivis Desak Oknum Dosen Diberhentikan

Diduga Terjerat Kasus Asusila, Sejumlah Aktivis Desak Oknum Dosen Diberhentikan


MANADO, CARIKABAR. ID
- Sejumlah aktivis mendesak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado untuk mengambil sikap tegas terhadap seorang oknum dosen yang diduga terjerat kasus asusila yang berujung pada pemerkosaan.

Kejahatan seksual dinilai sebagai pelanggaran serius, terlebih jika diduga dilakukan oleh tenaga pendidik yang seharusnya menjadi pelindung dan teladan bagi mahasiswa. Dugaan kasus ini dinilai tidak hanya mencederai korban, tetapi juga mencoreng integritas institusi pendidikan tinggi.

Oknum dosen tersebut berinisial SM  yang disebut-sebut merupakan dosen di Universitas Sam Ratulangi Manado. Berdasarkan pemberitaan salah satu media lokal, peristiwa itu diduga terjadi pada Rabu (15/11/2017) silam sekitar pukul 23.00 Wita, dengan korban seorang perempuan yang disamarkan identitasnya dan disebut berstatus sebagai mahasiswi. Kejadian itu terjadi di dalam mobil dan sempat berlanjut ke salah satu hotel.  Masih sesuai isi pemberitaan, Tim Paniki Rimbas I dibawah pimpinan Aipda Jemmy Mokodompit berhasil membekuk dosen bejat ini. 

Pun Kasubag Humas AKP Roly Sahelangi membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Pelaku telah diamankan di Mapolresta Manado bersama barang bukti berupa satu unit mobil yang dipakai pelaku untuk melakukan aksi bejatnya,” ucap Roly. 

Atas dasar ini, Ketua MJKS, Stenly Towoliu, menegaskan bahwa pihaknya meminta agar oknum dosen tersebut diberhentikan dari aktivitas akademik apabila masih aktif mengajar.

"Kasus ini sudah lama, akan tetapi jika ternyata yang bersangkutan masih menjalankan tugas sebagai dosen, maka sudah seharusnya diberhentikan. Mendikti Prof. Brian Yuliarto, perlu memerintahkan Rektor Unsrat untuk mengambil langkah tegas. Terlepas dari proses hukum yang masih berjalan atau tidak atau sudah ada putusan tetap, tapi perilaku tersebut tidak dapat ditoleransi dalam dunia pendidikan,” ujarnya. 

Ia menambahkan, MJKS dalam waktu dekat akan menyampaikan surat resmi kepada Kementerian, dengan tembusan kepada pihak Universitas Sam Ratulangi. 

"Kami meminta Rektor Unsrat bersikap tegas dan transparan. Surat resmi ke Menteri juga akan segera kami layangkan,” katanya.


Menurut dia, Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi secara tegas mengatur kewajiban kampus untuk menjatuhkan sanksi administratif, yang dapat berujung pada pemberhentian tetap terhadap pelaku kekerasan seksual.

Ia juga mengingatkan, apabila terdapat indikasi pihak kampus tidak mengambil langkah sebagaimana mestinya atau malah ada upaya "melindungi" maka hal tersebut dapat dinilai sebagai pelanggaran serius.

"Jika ada indikasi perlindungan terhadap pelaku, kami tidak segan melaporkan ke Inspektorat Jenderal Kemendikbud maupun Ombudsman RI, terutama jika berpotensi melanggar hak korban,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, M.Eng, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui pesan singkat ke nomor 08114346xxx, namun belum memperoleh jawaban.

*Redaksi*