MANADO, CARIKABAR. ID— Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kota Manado secara resmi mengusung arah pelayanan baru melalui penetapan Visi dan Misi yang berfokus pada aksi nyata di tengah masyarakat.
Dengan mengusung tagline "Bersekutu dalam Kasih, Melayani Tanpa Batas", API Kota Manado menegaskan komitmennya bahwa peran seorang hamba Tuhan tidak boleh berhenti di atas mimbar gereja, melainkan harus hadir secara aktif di berbagai aspek kehidupan kota.
Ketua DPC API Kota Manado, Pdt Stevie Pamikiran, SH, S.Th mengatakan, konsep dasar yang diusung bahwa mimbar adalah pusat pengumandangan Firman Tuhan, namun pembuktian dan pelaksanaannya.
"Firman Tuhan tersebut terjadi di tempat kerja, rumah tangga, hingga ke jalan-jalan di mana masyarakat membutuhkan kehadiran gereja," ucap Pdt Stevie pada Rapat Perdana di Gedung Graha Religi Manado, Selasa (25/08/2026).
Di jelasakannya, sesuai visi dan misi DPC API Kota Manado, Menjadi persekutuan pendeta yang setia pada Firman Tuhan, bertanggung jawab pada panggilan, dan meluas pelayanan hingga ke seluruh lapisan masyarakat.
"Sementara untuk misi utamanya adalah
Pelayanan Pendampingan dan Kemanusiaan, Pelayanan Sosial dan Kemasyarakatan, Pelayanan Doa dan Penguatan Rohani, Pelayanan Rekonsiliasi dan Persatuan, Menjadi jembatan perdamaian serta merawat kerukunan antarumat beragama di Kota Manado,
Pelayanan Pembinaan & Pengembangan," jelas Pdt Stevie.
Membekali jemaat agar mampu menjadi saksi Kristus dan pelayan Tuhan di "mimbar" kehidupan masing-masing.
Melalui rapat perdana DPC API Kota Manado mengajak seluruh elemen masyarakat dan tokoh agama untuk saling bergandengan tangan sesuai, motto: "Bersekutu dalam Kasih, Melayani Tanpa Batas".
"Pelayanan nyata akan terus digerakkan ke mana pun ada hati yang membutuhkan penghiburan, kekuatan, dan harapan demi kemuliaan nama Tuhan Yesus Kristus," kunci Pdt Stevie.
*Mid-On*









