Selasa, 31 Maret 2026

DPRD Kota Manado Gelar Paripurna LKPJ Walikota TA 2025 dan Penetapan Propemperda 2026

DPRD Kota Manado Gelar Paripurna LKPJ Walikota TA 2025 dan Penetapan Propemperda 2026


MANADO, CARIKABAR.ID
– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menggelar rapat paripurna penting dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun Anggaran 2025 serta Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Manado Tahun 2026, Selasa (31/03/2026).


‎​


Rapat yang berlangsung khidmat di Ruang Paripurna ini dihadiri langsung oleh Walikota Manado, Andrei Angouw. Jalannya persidangan dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Manado, Mona Kloer, didampingi oleh Wakil Ketua Meykel Damopolii, serta diikuti oleh segenap anggota DPRD dan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Manado.


‎​Jalannya kegiatan persidangan ini
‎​diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, disusul dengan pembukaan resmi dan pembacaan agenda paripurna oleh pimpinan sidang. Dalam rangkaian acara tersebut, Sekretaris Dewan (Sekwan) Steven Rende turut membacakan surat masuk yang berkaitan dengan agenda pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di lingkup DPRD Kota Manado untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan dan legislasi.


‎​


Dalam sambutannya, Walikota Andrei Angouw memaparkan urgensi dari LKPJ Tahun Anggaran 2025. Ia menegaskan bahwa laporan ini merupakan refleksi atas kinerja pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun lalu.


‎​"LKPJ tahun 2025 ini akan dilaporkan untuk kemudian ditindaklanjuti oleh lembaga DPRD. Ini merupakan output nyata dari program-program yang sudah berjalan maupun yang akan terus kita kerjakan demi kemajuan Kota Manado," ujar Andrei Angouw.


‎​


Selain pembahasan LKPJ, penetapan Propemperda Tahun 2026 menjadi poin krusial dalam paripurna ini. Penetapan ini bertujuan untuk memberikan landasan hukum yang jelas bagi rencana strategis pemerintah kota dalam satu tahun ke depan, guna memastikan setiap kebijakan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan regulasi yang berlaku.


‎​Dengan terlaksananya paripurna ini, diharapkan sinergi antara eksekutif dan legislatif di Kota Manado semakin solid dalam mengawal transparansi anggaran dan efektivitas program pembangunan daerah.


Hasil pelaksanaan dari penugasan pemerintah daerah, setiap program dan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah yang diharapkan akan secepatnya dibahas oleh pihak legislatif, serta mendapatkan rekomendasi untuk diimplementasikan dalam program dan kegiatan kedepan.

Sementara itu, Mona Kloer meminta agar pansus yang dibentuk di lembaga politik tersebut untuk segera di bahas untuk memberikan jaminan dalam pembentukan peraturan daerah, guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.


Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan laporan hasil Bampeperda terkait penetapan peraturan daerah oleh Dolfie Angkouw.

Paripurna dihadiri oleh, Sekda dr Steaven Dandel, para Asisten, para kepala SKPD, unsur TNI dan Polri, Camat dan diikuti oleh anggota DPRD Manado.

*MidOn*

Dirut Melky Taliwuna Tegaskan Air PDAM Bebas E-Coli: Hasil Lab Menunjukkan Angka Nol

Dirut Melky Taliwuna Tegaskan Air PDAM Bebas E-Coli: Hasil Lab Menunjukkan Angka Nol


MANADO, CARIKABAR.ID 
– Di hadapan para anggota Komisi II DPRD Kota Manado, Direktur Utama PDAM Wanua Wenang, Melky Taliwuna, memberikan jaminan kepada pelanggan bahwa kualitas air bersih yang didistribusikan saat ini berada dalam kondisi aman.

​Taliwuna mempertegas agar masyarakat tidak perlu cemas dan tetap menaruh kepercayaan pada layanan PDAM. Hal ini didasari oleh data otentik hasil pemeriksaan kualitas air yang dilakukan secara berkala.

​“Masyarakat harus percaya. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium pada tanggal 25 September 2025 lalu, air bersih kami dinyatakan tidak tercemar. Hasil uji menunjukkan kandungan bakteri E-coli adalah nol,” tegas Taliwuna dalam forum RDP tersebut, Selasa (31/03/2026). 

​Meski hasil pengujian menunjukkan parameter yang aman, ia menyadari bahwa pelayanan teknis di lapangan masih memerlukan evaluasi. Oleh karena itu, pihaknya membuka diri terhadap segala bentuk laporan dan saran dari warga kota.

​“Kami sangat mengharapkan masukan dari masyarakat terkait pelayanan air bersih. Masukan tersebut menjadi dasar bagi kami untuk selalu berbenah, guna meningkatkan dan memperbaiki kinerja pelayanan air bersih kepada seluruh masyarakat Kota Manado,” tambahnya.

​Langkah transparansi ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan publik sekaligus menjadi momentum bagi PDAM Wanua Wenang untuk memperkuat pengawasan distribusi air, terutama di titik-titik yang disinyalir rawan kebocoran atau kontaminasi lingkungan.

*MidOn*

Ratusan Pelajar Manado Lolos Verifikasi Berkas Calon Paskibraka 2026

Ratusan Pelajar Manado Lolos Verifikasi Berkas Calon Paskibraka 2026


MANADO, CARIKABAR.ID
- Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Manado memasuki babak baru. Sebanyak 320 pelajar dinyatakan lolos verifikasi berkas dan siap melangkah ke tahapan seleksi selanjutnya.

​Pengumuman ini menjadi angin segar bagi para siswa menengah atas di Ibu Kota Sulawesi Utara tersebut yang bercita-cita menunaikan tugas mulia pada upacara HUT Kemerdekaan RI mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana Pembentukan Paskibraka Kota Manado, Steaven P. Dandel, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan berdasarkan dokumen yang diunggah peserta.

‎“Seleksi administrasi ini merupakan tahap awal yang sangat penting. Kami memastikan seluruh proses berjalan objektif dan sesuai ketentuan. Peserta yang lolos diharapkan mempersiapkan diri dengan baik untuk tahapan selanjutnya,” ujarnya.

‎Ia juga mengingatkan peserta agar benar-benar memahami setiap ketentuan dalam pengumuman yang telah disampaikan panitia.

‎“Setiap peserta wajib membaca dan memahami seluruh isi pengumuman. Kelalaian dalam memahami aturan akan menjadi tanggung jawab masing-masing peserta. Kami ingin seluruh proses ini berjalan disiplin dan berkualitas,” tambahnya.

‎Steaven menegaskan, keputusan panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

‎Dari total 320 peserta yang lolos, terdiri dari 150 putra dan 170 putri, berasal dari berbagai SMA dan SMK di Kota Manado. Beberapa sekolah dengan jumlah peserta terbanyak antara lain SMA Negeri 7 Manado sebanyak 51 peserta, SMA Negeri 1 Manado sebanyak 50 peserta, serta SMK Negeri 1 Manado dengan 32 peserta. Sementara sekolah lainnya berpartisipasi dengan jumlah bervariasi, mencerminkan tingginya antusiasme pelajar untuk menjadi bagian dari Paskibraka.

‎Jadwal Tahapan Seleksi

‎Panitia juga telah menetapkan jadwal pelaksanaan tahapan seleksi lanjutan sebagai berikut:

‎7 April 2026

‎Upacara Pembukaan (07.30–09.00 WITA) – Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado

‎Seleksi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (09.00–11.30 WITA)

‎Seleksi Intelegensia Umum (13.00–14.30 WITA)

‎10 April 2026

‎Seleksi Kesehatan (07.30–16.30 WITA)

‎14 April 2026

‎Seleksi Parade (07.30–16.30 WITA)

‎17 April 2026

‎Seleksi Kesamaptaan (07.30–16.30 WITA) – Lapangan KONI Sario Manado

‎21 April 2026

‎Seleksi Peraturan Baris Berbaris (07.30–16.30 WITA)

‎24 April 2026

‎Seleksi Kepribadian (07.30–16.30 WITA)

‎Seluruh tahapan seleksi dipusatkan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, kecuali seleksi kesamaptaan yang dilaksanakan di Lapangan KONI Sario.

‎Panitia berharap seluruh peserta yang telah lolos dapat mengikuti setiap tahapan dengan serius, menjunjung tinggi disiplin, integritas, serta semangat nasionalisme sebagai calon pengibar bendera pusaka.

*MidOn*


Senin, 30 Maret 2026

Pdt. Hanny Awuy Hadiri Retreat KDP3 Sulut, Tekankan Pentingnya Penguatan Kapasitas Pelayan

Pdt. Hanny Awuy Hadiri Retreat KDP3 Sulut, Tekankan Pentingnya Penguatan Kapasitas Pelayan

‎​


AIRMADIDI, CARIKABAR.ID
– Komisi Daerah Pelayanan Penginjilan Pantekosta (KDP3) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara sukses menyelenggarakan ibadah fellowship (persekutuan) dalam rangka mempererat sinergitas pelayanan.


‎Kegiatan ini dilaksanakan di Leny's Villa Suwaan, Airmadidi, pada Senin (30/03/2026).


‎​Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Majelis Daerah (MD) GPdI Sulawesi Utara, Pdt Hanny Awuy, M.Th. Kehadiran jajaran pimpinan MD ini memberikan penguatan serta motivasi bagi seluruh pengurus KDP3 dalam mengemban misi penginjilan di Bumi Nyiur Melambai.


‎​Fokus pada Pengembangan Penginjilan

‎​Dalam penyampaiannya, Pdt Hanny Awuy menekankan pentingnya kolaborasi antar-pelayan Tuhan untuk menjangkau jiwa-jiwa di era digital yang semakin dinamis.


‎Beliau mengapresiasi semangat KDP3 Sulut yang terus aktif bergerak melayani hingga ke akar rumput.


‎​"Fellowship ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat strategi penginjilan untuk dapat dipercaya di Sulawesi Utara agar lebih berdampak," ujar Sekretaris MD GPdI Sulut tersebut.


‎Sementara itu, Ketua KDP3, Pdt Ferry Rumenser, M. Th, dalam sambutannya, mengingatkan ​untuk terus bekerja selagi dipercayakan. Atmosfer kekeluargaan ujung tombak penjangkauan jiwa ini, memilih lokasi di Leny's Villa Suwaan yang asri menambah nuansa keakraban antar peserta.


‎"Momentum ini, dalam rangka mempertegas program yang sedang di jalankan. Teruslah bekerja sesuai pertunjukan dan arahan pimpinan," terang Pdt Rumenser.


‎Sebelumnya, Bendahara KDP3 Sulut, Pdt Paulus Wotulo, menyampaikan ucapan selamat datang untuk semua unsur pengurus KDP3 pada acara perkuat tali persaudaraan dan pendalaman pemahaman tentang strategi penginjilan.


‎"Mari kita manfaat dengan baik kegiatan ini, untuk menambah energi penginjilan. Dengan kehadiran Sekretaris MD GPdI Sulut ini, kepercayaan kita dalam mendukung program Ketua MD," ucap Pdt Wotulo.


‎Selain ibadah bersama, Sekretaris KDP3, Pdt Jeane Polii menjelaskan, agenda ini diisi dengan sesi diskusi mengenai program kerja ke depan serta evaluasi pelayanan penginjilan yang telah berjalan sepanjang kuartal pertama tahun 2026.


‎"Agenda ini, tidak membahas program baru, tetapi bagaimana kita melaksanakan kegiatan yang sedang dilakukan, apakah telah sesuai dengan program yang telah di tetapkan," ungkap Pdt Polii.


‎​Ibadah fellowship ini diakhiri dengan doa bersama untuk kesatuan gereja dan kemajuan pelayanan penginjilan di wilayah Sulawesi Utara.


‎*MidOn*


Kamis, 26 Maret 2026

‎Kida Camp 2026 Berakhir Manis, Ribuan Anak GPdI Sulut Pulang Membawa Api Semangat  ‎

‎Kida Camp 2026 Berakhir Manis, Ribuan Anak GPdI Sulut Pulang Membawa Api Semangat ‎


MINAHASA UTARA, CARIKABAR. ID
– Suasana penuh sukacita dan sorak-sorai anak-anak mewarnai kawasan Pantecostal  Camping Ground (PCG) Pinili Klabat selama empat hari terakhir.


‎Pelayanan Anak Pantekosta (Pelnap) GPdI Sulawesi Utara sukses menyelenggarakan Kids Camp 2026, sebuah ajang pertemuan besar yang bertujuan untuk membina spiritualitas dan karakter generasi muda sejak dini.


‎​Selama empat hari pelaksanaan, Senin-Kamis,23-26 Maret 2026, ribuan anak-anak utusan dari berbagai sidang jemaat lokal di Sulawesi Utara mengikuti rangkaian kegiatan yang edukatif dan inspiratif.


‎Tidak hanya diisi dengan ibadah kreatif dan pendalaman Alkitab, panitia juga menyuguhkan berbagai aktivitas luar ruangan (outdoor) yang membangun kerjasama tim, ketangkasan, dan kemandirian.


‎​Beberapa agenda utama meliputi, ibadah KKR Anak serta berbagai lomba, baik musik maupun bintang vokalis juga pengembangan talenta lainnya.


‎​Ketua Pelnap GPdI Sulut, Pdt Frangky Umboh, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara ini. Pemilihan PCG Pinili Klabat sebagai lokasi dinilai sangat tepat karena suasananya yang asri, mendukung anak-anak untuk lebih dekat dengan alam sekaligus fokus dalam pertumbuhan iman mereka.


‎​"Kami berharap melalui Kids Camp 2026 ini, anak-anak pulang membawa pengalaman spiritual yang berkesan dan karakter yang lebih kuat untuk menjadi garam dan terang di sekolah maupun lingkungan mereka," ucap Pdt Frangky di didampingi Pdt Denny Rantung dan Pdt Frangky Tilaar.


‎Suasana syahdu menyelimuti lokasi perkemahan Kida Camp 2026 Pelnap GPdI Sulawesi Utara saat ribuan anak dan pembina berkumpul melingkari tumpukan kayu yang mulai menjilat langit malam. Momen Api Unggun yang menjadi tradisi puncak perkemahan ini bukan sekadar seremoni penutup, melainkan simbol kobaran semangat melayani bagi generasi muda sejak dini.


‎​Acara resmi ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus mendukung pelayanan anak di tingkat daerah maupun lokal. Keberhasilan ini menjadi bukti solidnya sinergi antara orang tua, pembina, dan pengurus Pelnap dalam mengawal masa depan generasi penerus gereja.


‎*MidOn*

Rabu, 25 Maret 2026

‎Benteng Mahanaim Nusantara (BMN) Hadir di Sulut: Misi Menjangkau Jiwa dan Perkuat Sinergi Bersama GPdI ‎

‎Benteng Mahanaim Nusantara (BMN) Hadir di Sulut: Misi Menjangkau Jiwa dan Perkuat Sinergi Bersama GPdI ‎


MANADO, CARIKABAR. ID – Semangat kegerakan rohani di Sulawesi Utara (Sulut) kian diperkuat dengan kehadiran Benteng Mahanaim Nusantara (BMN).


‎Membawa visi besar untuk menjadi wadah transformasi spiritual, BMN menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung ke tengah masyarakat demi menjangkau jiwa bagi Tuhan.

‎​Kehadiran organisasi ini bukan sekadar menambah daftar lembaga keagamaan, melainkan sebagai bentuk dedikasi nyata dalam memperluas Kerajaan Allah di Bumi Nyiur Melambai.

‎​Visi Menjangkau yang Tak Terjangkau
‎​Dalam pernyataan resminya, perwakilan BMN menekankan bahwa fokus utama pergerakan ini adalah pelayanan yang inklusif dan militan.

‎Ketua Umum BMN, Pdm Drs Meiki Onibala, S. Th,M.Si mengatakan, kehadiran Organisasi sosial keagamaan ini, untuk memberikan pendampingan, penguatan iman, serta misi sosial yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

‎​"Kami hadir dengan hati yang rindu untuk melihat jiwa-jiwa dimenangkan. Sulawesi Utara adalah ladang yang siap dituai, dan Benteng Mahanaim Nusantara ingin menjadi bagian dari penuai-penuai tersebut," ujar Onibala yang juga menjabat Ketua KD Pelprip Sulut dan KP Pelprip.

‎Dikatakan Onibala, ​sinergi dan afiliasi dengan GPdI Sulut, ​sebagai langkah strategis dalam memperkuat struktur dan dampak pelayanan, BMN menyatakan komitmennya untuk berafiliasi dengan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara.

‎"​Langkah afiliasi ini dipandang sebagai bentuk ketaatan terhadap tatanan gerejawi dan keinginan untuk bergerak dalam satu komando kegerakan Pantekosta yang kuat di bawah naungan MD GPdI Sulut," ucap Onibala yang juga sebagai anggota Pelayanan di GPdI Samrat 38 Manado.

‎Sementara itu, Pdp Jersi Lumantow, M. Th, menekankan, sinergi ini diharapkan dapat ​mempercepat perluasan penginjilan di wilayah pelosok. Memperkuat pembinaan jemaat melalui doktrin yang sehat.
‎​Membangun kolaborasi program sosial-keagamaan yang lebih berdampak,
‎​Menuju Indonesia yang Diberkati.

‎​"BMN di Sulut menjadi sinyal positif bagi perkembangan gereja di daerah tersebut. Dengan semangat kebersamaan dan api pelayanan yang menyala, BMN siap berjalan beriringan dengan elemen gereja lainnya untuk memastikan setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan," harap Pdp Jersi.

‎Diketahuinya, Benteng Mahanaim Nusantara (BMN) telah memiliki legalitas hukum dari Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia, sejak tahun 2023. Kehadiran di Sulawesi Utara juga telah terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Utara.

‎*MidOn*

Senin, 23 Maret 2026

‎Buka Kids Camp Pelnap 2026, Pdt. Yvonne Awuy-Lantu: Bangun Fondasi Iman Generasi Digital Sulut ‎

‎Buka Kids Camp Pelnap 2026, Pdt. Yvonne Awuy-Lantu: Bangun Fondasi Iman Generasi Digital Sulut ‎


MINAHASA UTARA, CARIKABAR.ID
– Suasana penuh sukacita mewarnai pembukaan kegiatan Kids Camp Pelayanan Anak Pantekosta (Pelnap) GPdI Sulawesi Utara tahun 2026, Senin (23/03/2026).


‎Kegiatan akbar yang mempertemukan ribuan anak-anak sekolah minggu dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara ini resmi dibuka oleh Ketua Majelis Daerah (MD) GPdI Sulut, Pdt. Yvonne I. Awuy-Lantu.

‎​

    Kadis P3A Pemprov Sulut, Dr Ir Tinneke          Adam


Dalam khotbahnya, Pdt Yvonne menekankan pentingnya membangun fondasi iman sejak usia dini. Anak-anak adalah aset berharga bagi masa depan gereja dan bangsa.


‎​"Anak-anak kita perlu dibekali dengan firman Tuhan dan karakter yang kuat di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Melalui Kids Camp ini, kita berharap mereka semakin mencintai Tuhan dan sesama," ujar sosok yang dikenal sebagai tokoh pengayom tersebut.

    Wakil Ketua MD GPdI Sulut, Pdt Dr                    Wempie Ku mending, SH, MH


Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam sambutannya, yang dibacakan Dr Ir Tienneke Adam, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Provinsi Sulawesi Utara, menyampaikan anak-anak perserta kids camp GPdI Sulawesi Utara sangat menentukan masa depan bangsa.


‎"Generasi anak, bukan sekedar menunjukan prestasi tetapi menumbuhkan iman. Selamat dan sukses buat Kids Camp 2026 Pelnap GPdI Sulawesi Utara," ungkap Adam.

    Pemukulan tetengkoren, pembukaan              acara Kids camp 2026 Pernah GPdI Sulut


Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara mengharapkan, dengan momentum kids camp, Anak-anak akan mengikuti acara demi acara selamat pelaksana acara yang akan mendapatkan nasehat rohani.


‎"Sesuai tema kegiatan ini, anak-anak akan lebih baik, karena itu kami berharap semua kegiatan akan diikuti dengan baik, sehingga tujuan kegiatan ini benar-benar menjadi berkat," terang Wakil Ketua MD GPdI Sulut, Pdt Dr Wempie Ku mending, SH, MH.

‎Dikatakan Ketua KP Pelnap, Hardi Rusmawan Halim, menyampaikan apresiasi kepada KD Pernah Sulut dalam gelaran tahunan anak GPdI. Ini moment yang berharga untuk melengkapi generasi perkasa dalam iman.

‎"Diharapkan melalui momentum Kids Camp 2026 ini, lahir generasi "Anak Pantekosta" yang tangguh, takut akan Tuhan, dan siap menjadi berkat di mana pun mereka berada," ucap Halim.

‎Ketua Komisi Daerah (KD) Pelnap GPdI Sulut, Pdt Frangky Umboh, menyatakan rasa syukurnya atas kehadiran peserta yang membludak.

‎"Hal ini menunjukkan kerinduan yang besar dari jemaat-jemaat lokal untuk membina generasi muda mereka melalui wadah perkemahan ini," kata Pdt Frangky.

‎Sementara itu, Ketua Panitia Kids Camp 2026, Henny Herawaty Wardana, ​kegiatan yang berlangsung di Pantecostal Camping Ground (PCG) Pinili Klabat di hadiri kurang lebih 4.000an peserta ini mengusung berbagai program kreatif dan rohani.

‎"Sesuai randown acara, di antaranya, ​Ibadah Kebangunan Rohani Anak, ​Workshop Kreativitas Mengasah bakat anak​, ​Sesi Motivasi, untuk memberikan inspirasi bagi anak-anak untuk berani bermimpi dan berprestasi," sebut Wargana.

‎​Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan tetengkoren, yang disambut dengan sorak-sorai meriah dari seluruh peserta dan pendamping yang hadir.

‎*MidOn*

‎​

Senin, 16 Maret 2026

Disnaker Manado Diperiksa Pemkot, Sekda Tegaskan Penegakan Disiplin ASN

Disnaker Manado Diperiksa Pemkot, Sekda Tegaskan Penegakan Disiplin ASN


MANADO, CARIKABAR.ID 
– Pemerintah Kota Manado melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melakukan pemeriksaan internal terhadap Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Manado, Fadly Kasim, pada Senin (16/03/2026).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN).

​Pemeriksaan yang berlangsung di Ruang Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Manado ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Manado, dr Steven Dandel, didampingi oleh Asisten I Julises Oehlers, Asisten II Atto RM Bulo, Asisten III Donald Supit, serta Kepala BKPSDM Otniel Tewal.


Pemeriksaan ini bertujuan untuk melakukan klarifikasi (tabayyun) atas pernyataan saudara Fadly Kasim yang sempat viral di media sosial. Pernyataan tersebut dinilai telah menimbulkan polemik di tengah masyarakat serta lingkungan birokrasi, khususnya terkait poin-poin mengenai kesejahteraan ASN dan eksistensi organisasi Korpri.

​Sekretaris Daerah Kota Manado menegaskan bahwa setiap ASN, terutama yang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, memiliki tanggung jawab untuk menjaga etika komunikasi publik dan kepatuhan terhadap garis kebijakan organisasi.​

"Pemeriksaan ini adalah bentuk pembinaan profesi dan penegakan kode etik. Kami ingin memastikan bahwa seluruh pejabat publik di lingkungan Pemkot Manado tetap fokus pada pelayanan masyarakat dan tidak mengeluarkan narasi yang dapat memicu kegaduhan atau multitafsir di ruang publik," ujar Sekda.

Daniel juga menegaskan bahwa setiap aparatur sipil negara terikat oleh aturan perundang-undangan yang mengatur sikap, perilaku, dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.

“Dalam konteks aparatur sipil negara, ada warga negara yang terikat undang-undang, di mana tindakan dan sikap yang ditunjukkan harus benar-benar mengayomi masyarakat. Oleh karena itu, jika ada kegaduhan yang ditimbulkan oleh aparatur sipil negara, sebagai bagian dari Pemerintah Kota Manado kami ditugaskan oleh pejabat pembina kepegawaian untuk melaksanakan penegakan disiplin, terutama untuk mengoreksi tindakan yang menyebabkan kegaduhan,” ujar Dandel.

Pemerintah Kota Manado saat ini masih mendalami hasil klarifikasi tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. 

Dalam pernyataan yang beredar luas di media sosial, Fadly menyampaikan pandangannya terkait kesejahteraan ASN dan kemungkinan langkah yang dapat diambil jika terjadi pengurangan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

“Menurut saya ini menjadi tantangan bagi Pak Sekda sebagai Ketua Korpri. Setiap apel selalu dibacakan Panca Prasetya Korpri tentang peningkatan kesejahteraan, tetapi kalau TPP hilang bagaimana. Jadi salah satu yang bisa dilakukan yakni koordinasi semua ketua-ketua Korpri kemudian mogok kerja. Saya rasa teman-teman ASN akan mendukung, karena mungkin hanya itu yang bisa dilakukan. Baru nanti Presiden lihat apakah bisa kerja tanpa ASN,” ujarnya dalam pernyataan yang beredar.


‎Tidak hanya itu, Fadly juga menyinggung contoh aksi protes yang pernah dilakukan kalangan hakim yang menurutnya berhasil memperjuangkan peningkatan kesejahteraan mereka.

*MidOn*


Sabtu, 14 Maret 2026

‎Pdt Yvonne Awuy-Lantu Dampingi Bupati Minsel Buka Rakerda KD Pelprip GPdI Sulut 2026: Sinergi Bangun Daerah  ‎

‎Pdt Yvonne Awuy-Lantu Dampingi Bupati Minsel Buka Rakerda KD Pelprip GPdI Sulut 2026: Sinergi Bangun Daerah ‎


A
MURANG, CARIKABAR. ID – Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Franky Donny Wongkar, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Komisi Daerah (KD) Pelayanan Pria Pantekosta (Pelprip) GPdI Sulawesi Utara tahun 2026.


‎Acara yang sarat dengan nuansa spiritual dan kebersamaan ini digelar di GPdI Jordan, Rumoong Bawah, Minahasa Selatan, Sabtu (14/03/2026).


‎​

    Pdt Rommy Angginaloy bersama istri Pdm      Meilan Ponomban, 


Kehadiran orang nomor satu di Minsel ini disambut hangat oleh seluruh pengurus dan peserta Rakerda.



Turut hadir mendampingi Bupati, Ketua Majelis Daerah (MD) GPdI Sulawesi Utara, Pdt. Yvonne Awuy-Lantu, Biro PWJ Pdt Lexi Karundeng, beserta jajaran fungsionaris KD Pelprip Sulut lainnya.



‎​Dalam sambutannya, Bupati Minsel menyampaikan apresiasi yang tinggi atas peran aktif Pelprip GPdI dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pembangunan spiritual dan karakter kaum pria di Sulawesi Utara.


‎​"Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan sangat bangga menjadi tuan rumah agenda strategis ini. Kami berharap Rakerda ini melahirkan program-program yang tidak hanya menyentuh aspek pelayanan gerejawi, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan dan kemajuan ekonomi masyarakat," ujar Bupati.


‎​Ketua MD GPdI Sulawesi Utara, Pdt. Yvonne Awuy-Lantu, dalam arahannya menekankan pentingnya kesatuan hati bagi seluruh anggota Pelprip.


‎"Rakerda kali ini diharapkan menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan setahun terakhir sekaligus memantapkan visi pelayanan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, " kata Pdt Yvonne.


‎Dijelaskan Ketua KD Pelprip Sulut, Pdm Meiki Onibala,​ Poin-poin utama Rakerda adalah ​penguatan organisasi, sinkronisasi program kerja dari tingkat daerah hingga komisariat.


‎"Kegiatan prioritas yang di utamakan yaitu, ​misi sosial dan pemberdayaan ekonomi, sehingga diharapkan peran aktif kaum bapa dalam aksi kemanusiaan dan sosial dan mengenai potensi kewirausahaan," sebut Onibala.


‎Acara pembukaan ditandai dengan Pemukulan drumband, penyematan Tanda Peserta oleh Bupati Minsel didampingi Ketua MD GPdI Sulut.


‎ Rangkaian kegiatan ini direncanakan akan berlangsung selama satu hari dengan melibatkan perwakilan Pelprip dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.


‎Sementara itu, Ketua panitia pelaksana Meyvo Rumengan merasa bersyukur atas terlaksananya acara Rakerda Pelprip 2026, dengan baik.


‎"Tentunya keberhasilan acara ini, berkat dukungan dari semua unsur panitia pelaksana dan dukungan penuh dari gembala GPdI Jordan Rumoong Bawah, "  ucap Meyvo.


‎Pdt Rommy Angginaloy, Gembala GPdI Jordan, merasa bangga dengan dipercayakan GPdI Jordan sebagai tempat kegiatan Rakerda KD Pelprip Sulawesi Utara tahun 2026.


‎"Ini suatu kehormatan bagi kami keluarga gembala dan jemaat pada iven organisasi gereja kita dan telah menghadirkan Bupati Minahasa Selatan ajuga Ketua MD GPdI Sulawesi Utara," terang Pdt Angginaloy didampingi Istrinya.


‎Diketahui, Rakerda ini dihadiri pemguru lengkap KD dan Komisariat Kabupaten/ Kota se-Sulawesi Utara.


‎*MidOn*


Rabu, 11 Maret 2026

Manado Tetap Membangun, Komitmen Andrei Angouw & Richard Sualang di Tengah Efisiensi Anggaran

Manado Tetap Membangun, Komitmen Andrei Angouw & Richard Sualang di Tengah Efisiensi Anggaran


MANADO, CARIKABAR.ID
– Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang menegaskan komitmennya untuk tidak mengendurkan semangat pembangunan fisik maupun sumber daya manusia.


‎Meski saat ini pemerintah pusat tengah memperketat kebijakan efisiensi anggaran, Pemkot Manado memastikan bahwa program-program strategis yang menyentuh kepentingan rakyat tetap berjalan sesuai relnya.


‎Hal ini terungkap saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Manado tahun 2027, ​

‎​Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan inovasi dan skala prioritas, bahwa efisiensi bukanlah hambatan, melainkan tantangan untuk bekerja lebih cerdas.


‎Menurutnya, kunci utama dalam menghadapi keterbatasan dana adalah penetapan skala prioritas yang ketat dan efektivitas penggunaan anggaran di setiap SKPD.


‎​"Pembangunan tidak boleh berhenti karena alasan efisiensi. Kita hanya perlu lebih teliti memilih mana yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga dan mana yang bisa kita tunda. Fokus kita tetap pada infrastruktur dasar dan pelayanan publik," ujar Wali Kota.


‎Sementara itu, Wakil Walikota dr Richard Sualang​ mengatakan, fokus pembangunan tahun Ini,

‎​walaupun terdapat penyesuaian anggaran, beberapa sektor tetap menjadi perhatian utama pasangan AARS.


‎"​Drainase dan penanggulangan banjir,

‎​Penerangan Jalan Umum (PJU),

‎​Rehabilitasi Pasar,

‎​Pendidikan dan Kesehatan serta hal yang lain," sebut Sualang.


‎​Wakil Wali Kota Richard Sualang menambahkan, perlunya sinergi dan gotong royong masyarakat sangat diperlukan dalam masa transisi ini. Dengan menjaga fasilitas yang sudah dibangun, masyarakat secara tidak langsung membantu pemerintah melakukan penghematan biaya pemeliharaan.


‎​"Kami mengajak seluruh elemen warga untuk menjaga apa yang sudah dibangun. Di tengah efisiensi ini, sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah modal utama agar Manado tetap maju dan hebat," pungkas Richard.


‎Acara yg dikemas dengan Talkshow Tabea Manado dengan moderator Felix Panelewen ini, dihadiri, Sekot Steaven Dandel, Perwakilan Pemprov Sumut Jems Kewas, Kapolres Manado Irham Halid, Anggot Dewan Manado, SKPD Lingkup Pemkot Manado, FKUB dan BKSAUA Manado, LPM dan undangan lainnya.


‎*MidOn*

Selasa, 10 Maret 2026

Ratusan Hamba Tuhan Berkumpul di Manado, PT Families Ministry Gelar Seminar Rohani Bersama Dr Rita Wahyu

Ratusan Hamba Tuhan Berkumpul di Manado, PT Families Ministry Gelar Seminar Rohani Bersama Dr Rita Wahyu


MANADO, CARIKABAR. ID
– Suasana khidmat menyelimuti Aula Pemerintah Kota (Pemkot) Manado selama dua hari terakhir, Selasa (10/03/2026).


‎Ratusan hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja di Sulawesi Utara berkumpul untuk mengikuti Seminar Rohani yang diselenggarakan oleh PT Families Ministry.


‎Ketua Famili es Ministry Ev Deinne Prasetyo-Turangan mengatakan, ​acara yang berlangsung secara intensif ini menghadirkan pakar biblika ternama, Dr. Rita Wahyu, sebagai narasumber utama.


‎"Seminar ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman teologis serta mempererat jejaring pelayanan antar denominasi gereja di tengah tantangan zaman modern," sebut Ev Deinne.


‎Ev Deinne menjelaskan, ​poin-poin penting pelaksanaan acara ini adalah, sebagaipenyelenggara, PT Families Ministry,peserta, ratusan hamba Tuhan (Pendeta, Gembala, dan Aktivis Gereja) lintas denominasi, berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (09-10/03/2026).


‎​"Upaya memperlengkapi para pelayan Tuhan terus dilakukan oleh berbagai lembaga pelayanan. Kali ini, PT Families Ministry mengambil inisiatif dengan menggelar Seminar Rohani selama dua hari bertempat di Aula Pemkot Manado," ucap istri dr Prasetyo.


‎Dari pantauan media CaraiKabar. Id, ​antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan kehadiran ratusan hamba Tuhan yang datang dari berbagai latar belakang denominasi gereja. Kebersamaan ini menciptakan atmosfer oikumenis yang kuat di kota yang dikenal dengan toleransinya ini.


‎​Narasumber, Dr Rita Wahyu memaparkan, materi yang mendalam mengenai akar Ibrani dari iman Kristen serta kontekstualisasi pelayanan di era digital yang berbasis riset literatur asli Alkitab memberikan wawasan baru bagi para peserta dalam membedah teks-teks suci.


‎​"Kehadiran Dr. Rita Wahyu di Manado merupakan sebuah berkat besar. Materi yang disampaikan sangat relevan untuk membekali para hamba Tuhan dalam menyampaikan kebenaran firman yang lebih presisi kepada jemaat masing-masing," ujar salah satu peserta seminar.


‎Suasana terlihat, Dr Rita Wahyu mengapresiasi kegiatan​ selama dua hari, sesi diskusi berlangsung interaktif.


‎"Para peserta tidak hanya mendengarkan ceramah, tetapi juga terlibat dalam tanya jawab kritis mengenai isu-isu teologi terkini, " sebut Dr Rita.


‎Pihak Pemkot Manado pun memberikan apresiasi atas dipilihnya Aula Pemkot sebagai pusat kegiatan yang membawa dampak positif bagi pembangunan mental dan spiritual warga tersebut.


‎Diakhir acara, Keluarga dr Prasetyo Turangan menyampaikan Terima kasih kepada pemerintah kota Manado yang telah memfasilitasi kegiatan selama dua hari.


‎"Tentunya kami menyampaikan terimakasih kepada Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr Richard Sualang, yg telah memberikan fasilitas ruangan serbaguna dan fasilitas lainnya, Tuhan memberkati untuk semunya," ungkap keluarga owner @pt families ministry.


‎​Acara ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan bangsa dan kesatuan gereja-gereja di Indonesia, khususnya di Kota Manado, wilayah Sulawesi Utara.


‎*MidOn*

Wali Kota Manado Hadiri Diseminasi Kajian Regional Diagnostic 2025 di BPKSDM

Wali Kota Manado Hadiri Diseminasi Kajian Regional Diagnostic 2025 di BPKSDM


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Wali Kota Manado, Andrei Angkut menghadiri kegiatan Diseminasi Temuan Utama Kajian Regional Diagnostic Tahun 2025 yang diselenggarakan pagi ini, Selasa (10/3/2026). Acara tersebut bertempat di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Manado.



Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Manado dalam memetakan tantangan dan peluang pembangunan berbasis data akurat. Kajian Regional Diagnostic tersebut memaparkan sejumlah temuan strategis yang mencakup aspek ekonomi, sosial, hingga infrastruktur perkotaan sepanjang tahun 2025.



Pelaksanaan kegiatan tersebut terkait, Kajian Regional Diangnostic Tahun 2025 pada Enam (6) Pemerintah  Daerah di Indonesia termasuk di Kota Manado yang dilaksanakan oleh Sarana Multi Infrastruktur (SMI Persero) dengan International Center for Apllied Finance and Economics Fakultas Ekonomi dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (InterCAFE Feb IPB). 


Hal ini bertujuan untuk memuat analisis komprehensif mengenai kondisi sosial, ekonomi, fiskal, infrastruktur, kondisi politik daerah serta potensi sektor unggulan, kapasitas keuangan daerah dan tantangan serta peluang penyelenggaraan infrastruktur, maka dilaksanakan kegiatan diseminasi untuk memaparkan temuan utama kajian termasuk implikasi kebijakan dan rekomendasi strategis bagi pembangunan serta pembiayaan infrastruktur daerah.


Sambutan dari PT SMI yang menyampaikan tentang program ini yang ada di 6 daerah di Indonesia termasuk di Manado. Pihak SMI menyampaikan bahwa pada intinya bisa berintegritas dengan daerah, apa saja yang dibutuhkan infrastruktur potensial yang dapat menunjang kemajuan daerah.


Wali Kota dalam sambutannya, berterimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini dimana Manado menjadi salah satu daerah yang mendapat kajian dari pihak SMI. 

"Pada intinya hanya ingin mendengarkan materi untuk acara ini agar dapat dijadikan referensi dalam melaksanakan program dan kegiatan di Kota Manado," kata Walikota.


Lanjut, Walikota juga memberikan gambaran soal Konsep Manajemen dan tentunya infraktruktur Air Bersih di Kota Manado. Juga soal Kondisi Pasar di Kota Manado dan juga infrastruktur. Demikian soal RSUD dan Fasilitas Kesehatan lainya yang sudah pernah dibiayai pihak SMI. e


"Perbandingan Kota Manado dengan Kota Bogor dalam kaitan dengan PDRB. PDRB Kota Manado lebih tinggi dari Bogor tapi berbeda pembiayaan, jumlah penduduk dan hasilan Pajak yang sangat berbeda jauh dengan Kota Manado. Wali Kota juga ikut menyampaikan penerimaan daerah pada sektor perdagangan karena Manado sebagai Kota jasa sementara sektor Pariwisata belum memberi kontribusi yang signifikan," ucap Walikota. 


Sekot Steaven Dandel, turut memberikan tanggapan dari hasil kajian yang sudah disampaikan karena hal ini menjadi acuan dalam pelaksanaan program dan kegiatan kedepan terutama soal pengembangan infrastruktur. Ikut dipertanyakan soal penanganan sampah serta asumsi lain dalam kaitan dengan PDRB dan Peningkatan PAD.


Diketahui, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Prof. Bambang dari ITB tetang Kerangka kajian dan metode pelaksanaan program yang akan dilaksanakan. Didalam dialog Wali Kota ikut menyampaikan pendapat sekaligus tentunya bertanya sehubungan dengan kajian yang sudah disampaikan Prof. Bambang dari FEB. IPB. 


Hadir pada kegaiatan ini Sekot Manado dr. Steaven Dandel M.Ph, Pihak SMI, Prof Bambang dari IPB Akademisi Unsrat, Kepala Badan dan Dinas, Direktur Perumda Pasar Manado, mewakili Dirut PDAM Wanua Wenang, mewakili Bank Sulut, Asosiasi Hotel dan undangan lainnya.

*MidOn*

Minggu, 08 Maret 2026

‎Antusiasme Luar Biasa! Hari Pertama Pendaftaran Youth Tens Camp GPdI Sulut Membludak  ‎

‎Antusiasme Luar Biasa! Hari Pertama Pendaftaran Youth Tens Camp GPdI Sulut Membludak ‎


MANADO, CARIKABAR.ID
– Gelombang semangat generasi muda Pantekosta di Sulawesi Utara benar-benar tak terbendung.


‎Hal ini terlihat saat, Ketua MD GPdI Sulawesi Utara, Pdt Yvonne Indria Awuy-Lantu membuka secara resmi aktivitas sekretariat Youth Tens Camp GPdI Sulawesi Utara 2026.


‎Sekretariat Perkemahan Pemuda dan Remaja tahun ke 3 di Pantecostal Camping Groud (PCG) Klabat Pinili, yang bertempat di GPdI Berea Perkamil diserbu ratusan pendaftar tak lama setelah presmi dibuka, Senin (09/03/2026).


‎Ketua MD GPdI Sulawesi Utara,Pdt Yvonne Indria Awuy-Lantu, dalam sambutannya, mengajak semua anak muda GPdI Sulawesi Utara untuk dapat hadir di iven tahunan yang di pusatkan di PCG Klabat Pinili.


‎"Saya tentunya berharap momentum ini dapat di manfaatkan dengan baik oleh seluruh anak muda GPdI untuk pembentukan karakter hidup yang memuliakan Tuhan," kata Pdt Yvonne.


‎Pdt Yvonne juga berharap, adanya dukungan penuh dari seluruh gembala sidang untuk mengikuti sertakan anggota pada dan remaja pada hajatan anak muda Pantekosta  di tahun 2026.


‎"Kiranya dengan adanya surat edaran yang dikeluarkan oleh Majelis daerah GPdI Sulawesi Utara kepada gembala-gembala sidang, akan mengorimalkan suksesnya acara Youth Tens Camp 2026," terang Bunda Yvonne sapaan akrab Ketua MD Sulut ini.


‎Ketua Umum Youth Tens camp, Pdt Drs Hanny Kolondam mengatakan, pendaftaran melampaui ekspektasi

‎​Pihak panitia mengakui bahwa jumlah pendaftar di hari pertama ini jauh melampaui prediksi awal.

‎Atmosfer di lokasi pendaftaran dipenuhi dengan sukacita dan semangat kebersamaan.


‎​"Kami sangat terkejut sekaligus bersyukur melihat antusiasme teman-teman pemuda. Sepertinya kerinduan untuk berkumpul, beribadah, dan dibentuk dalam Youth Tens Camp tahun ini sangat besar," ucap Pdt Hanny Kolondam.


‎Sementara itu, Ketua KD Remaja, Pdt Steven Longkutoy, mengharapkan respon dari para pembina Remaja di tingkat jemaat untuk melibatkan remaja pada ajang rohani tahunan.


‎"Meski iven generasi muda gereja ini, sudah merupakan program tahunan MAjelis Daerah, maka kami selalu penggerak pelayanan remaja, tentunya akan mengkondisikan keikutsertaan remaja, " terang Pdt Steven.


‎Demikian pula, Ketua KD Pemuda, Stefanus Sumolang, berkomitmen untuk suksesnya acara yang di gagas majelis daerah, untuk pembinaan rohani anak mudah di era modern.


‎​"Kegiatan ini, diikuti, terdiri dari perwakilan pemuda dan remaja dari berbagai rayon dan wilayah di Sulawesi Utara. Di himbau agar para koordinator pemuda dan remaja segera merampungkan administrasi mengingat kuota yang tersedia terus menipis dengan cepat.


‎Pdt Sumolang juga menghimbau, ​bagi rekan-rekan pemuda yang belum sempat mendaftarkan diri, panitia mengingatkan agar segera merapat ke Sekretariat GPdI Berea Perkamil sebelum kuota terpenuhi.


‎"Youth Tens Camp ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertemuan biasa, tetapi menjadi momentum transformasi bagi generasi muda GPdI di Bumi Nyiur Melambai, " kunci Pdt Sumolang.


‎Diketahui, sejak pagi hari, para pemuda dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara terpantau sudah memadati area gereja. Meskipun pendaftaran baru saja dimulai, antrean panjang terlihat mengular, membuktikan betapa tingginya kerinduan para pemuda untuk terlibat dalam perhelatan akbar tersebut.


‎*MidOn*

Kamis, 05 Maret 2026

Gema Kreativitas Pemuda, PSR GMIM 2026 Siap Guncang Manado Selatan dan Tenggara

Gema Kreativitas Pemuda, PSR GMIM 2026 Siap Guncang Manado Selatan dan Tenggara


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Ribuan remaja Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) dipastikan akan memadati wilayah Manado Selatan dan Manado Tenggara pada pertengahan tahun ini. 

Pasalnya, ajang tahunan bergengsi Pesta Seni Remaja (PSR) GMIM 2026 resmi dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, mulai 31 Juli hingga 1 Agustus 2026.

​Sebagai wadah pengembangan minat dan bakat, PSR tahun ini diprediksi akan lebih meriah dengan berbagai kategori lomba seni yang mengasah spiritualitas dan kreativitas kader muda gereja.

Kepastian tersebut terungkap setelah panitia pelaksana melakukan koordinasi dengan Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM.

Alasan dipercepatnya salah satu program unggulan yang banyak dinantikan Remaja se Sinode GMIM ini setelah melihat banyaknya program Sinode GMIM tahun berjalan ini mulai dari SMSI, SMST, Konsultasi tahunan KPRS GMIM hingga pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus). 

"Biasanya bulan Agustus akhir atau September, kali ini pelaksanaanya sudah disepakati dengan panitia selama tiga hari yaitu Jumat sampai Minggu, 31 Juli sampai 1 Agustus," tegas Pnt Risky Tombeg, selaku Ketua Bidang Pengembangan Minat Bakat (PMB) KPRS GMIM.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Pelaksana PSR GMIM 2026 Pnt dr Richard Sualang menegaskan, panitia sudah siap melaksanakan kegiatan akbar Remaja GMIM ini. 

"Saat ini konsolidasi awal terus dilakukan dalam hal penentuan dan pembagian gereja gereja mana yang akan dijadikan lokasi tempat lomba. Bahkan, beberapa jemaat sedang dan sementara melakukan pelantikan panitia lokal. Doakan semoga semua berjalan sesuai rencana," tegas Ka Ichad, sapaan akrabnya di kalangan Remaja GMIM.

Untuk itu Ka Ichad pun meminta komisi remaja di jemaat masing masing sudah bisa mempersiapkan diri mengikuti kegiatan PSR tahun ini. 

"So boleh mulai latihan," ajak Ka Ichad yang saat itu didampingi Ka Jefry Polii, SH, selaku Ketua Harian Panitia.

Sekretaris Umum Panitia Pnt Steven Rondonuwu SH, menambahkan pelaksanaan PSR tahun 2026 masih sama seperti tahun kemarin dimana akan mempertandingkan lomba Paduan Suara Big dan Small serta Equal, Vocal Group, Band Rohani, Bintang Vocalia, Baca Mazmur, Teater, Tarian Kreatif, Rebana, Beners, Masamper dan Maengket. 

"Untuk ibadah pembukaannya direnacanakan dua hari sebelum pelaksanaan lomba," tutup Ka Steven.

*MidOn*