Tampilkan postingan dengan label Reza Rumambi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reza Rumambi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Januari 2025

Tugas Tetap Dijalankan, Penjelasan Reza Rumambi Terkait Pemberitaan Dirinya Jarang Ngantor

Tugas Tetap Dijalankan, Penjelasan Reza Rumambi Terkait Pemberitaan Dirinya Jarang Ngantor


MANADO, CARIKABAR.ID
- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado Reza Rumambi, angkat bicara soal pemberitaan salah satu media online terkait dirinya yang jarang masuk kantor.

Reza Rumambi yang juga Sekretaris DPD PDIP Sulawesi Utara, mengucapkan terima kasih atas infonya dari insan pers yang sudah mengingatkan kepadanya tentang tugas dari Anggota Dewan.


”Yah terima kasih atas infonya, saya yakin ini adalah maksud baik kawan – kawan pers, sebagai check and balance supaya kerja- kerja anggota DPRD lebih maksimal,” ucap Rumambi.

Legislator Dapil Singkil-Mapanget ini pun menghargai maksud baik dari beberapa insan pers yang terus memberikan koreksi kepadanya.


“Walaupun mungkin ini tidak dikonfirmasi ke saya ya, supaya bisa dijelaskan, tapi nda apa- apa,” ujarnya.

Dijelaskan Rumambi, bahwa pada bulan Desember 2024 lalu, dirinya banyak tugas mendesak untuk diselesaikan terkait gugatan kepada pasangan calon kepala daerah dari PDIP yang menang Pilkada 2024.


“Yah memang dibeberapa waktu sekitar Desember ini dan awal tahun 2025, ada tugas mendesak yang harus diselesaikan tentang Persiapan – persiapan untuk gugatan Mahkamah Konstitusi, selaku sekretaris DPD tugas saya juga untuk mengkoordinir dan mempersiapkan bersama Tim Hukum, jadi ada 8 Kabupaten/Kota yang ditangani oleh kami,” jelas Rumambi.

Bagi Rumambi, kepercayaan tugas sebagai wakil rakyat tetap dijalankan, karena ini amanat rakyat,”

“Saya yakin kawan-kawan itu bermaksud baik, Terima kasih rekan-rekan Pers atas support dan masukannya,” terang Rumambi.  


(***/Mid)*

Selasa, 17 September 2024

Respon Cepat, Reza Rumambi Langsung Tinjau Lokasi Kecelakaan Mobil antar Jemput Sekolah dan Beri Solusi

Respon Cepat, Reza Rumambi Langsung Tinjau Lokasi Kecelakaan Mobil antar Jemput Sekolah dan Beri Solusi


MANADO, CARIKABAR.ID
- Kecelakaan Bus antar jemput sekolah di jalur jalan Ring Road II menuju Perum GPI Buha, langsung mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kota Manado Reza Rumambi.

Reza Rumambi langsung meninjau lokasi kecelakaan yang mengakibatkan dua orang siswa SD tewas di lokasi kejadian, sementara tuju orang siswa lainnya mengalami luka-luka pada peristiwa, Selasa (17/09/2024) pagi itu.




Kepada media, Reza mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian, Pemerintah Kota Manado untuk melakukan kajian kembali di lokasi kecelakaan.

Dikatakannya, lokasi tersebut memang rawan kecelakaan, karena memiliki tikungan yang tajam dengan jalanan yang sedikit menurun.

"Tentunya hal ini, perlu untuk dilihat lagi bagaimana posisi jalan ini, dan itu perlu koordinasi bersama dengan pihak terkait," ucap Reza..

Bagi Reza,  solusi pertama adalah dengan menambah marka kejut untuk mengantisipasi, agar kendaraan akan mengurangi kecepatan saat akan memasuki jalan tikungan tajam tersebut.

"Jadi harus dibuat marka kejut di dua sisi jalan berlawanan, seperti yang dibuat di area zona selamat sekolah, agar kecelakaan yang tak diharapkan bisa dihindari, karena para pengendara sudah diberikan peringatan terlebih dahulu," ucap Anggota DPRD Manado dapil Singkil-Mapanget.



Selain itu, Reza mengaku akan membuat baliho peringatan yang akan dipasang di sisi jalan, agar memberikan tanda awas kepada para pengemudi untuk memelankan kendaraan ketika melintas di lokasi rawan kecelakaan tersebut.


"Hal ini hanya untuk memberikan peringatan agar pengemudi lebih berhati-hati. Tentunya tak hanya di sini saja yang harus hati-hati, tapi karena di ruas jalan ini sering terjadi kecelakaan, maka saya akan inisiatif memasang penanda itu," terang Reza..

Informasi yang dirangkum, tujuh orang siswa lainnya yang ada di dalam mobil tersebut, alami luka-luka dan juga ada yang syok.

Sementara itu, situasi di sekolah dimana para siswa korban kecelakaan Bus Pengangkut sekolah menuntut ilmu, tidak ada aktivitas belajar mengajar.

"Semua tenaga guru dan Kepala Sekolah berada di Rumah Sakit tempat siswa yang mengalami kecelakan di rawat, jadi tidak ada aktivitas di sekolah ini," ucap seorang Staf yang berjaga di sekolah.

(Middle)