Minggu, 31 Mei 2026

‎Kembali Ukir Prestasi Nasional, Walikota Manado Andrei Angouw Terima Satyalancana Wira Karya

‎Kembali Ukir Prestasi Nasional, Walikota Manado Andrei Angouw Terima Satyalancana Wira Karya


JAKARTA, CARIKABAR.ID
– Walikota Manado, Andrei Angouw, tampaknya tiada henti menorehkan tinta emas di panggung nasional.


‎Belum genap seminggu setelah menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait keberhasilan penanggulangan kemiskinan, penekanan angka stunting, serta inovasi pembiayaan kreatif untuk pembangunan, kini orang nomor satu di Manado tersebut kembali mengukir prestasi gemilang.

‎​


Walikota Andrei Angouw resmi menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya di bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Bidang Kelautan dan Perikanan.

‎Penghargaan bergengsi ini disematkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Mohamad Tito Karnavian, bertempat di Aula Sasana Bakti Praja Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (01/06/2026).

‎​Masuk Daftar 7 Tokoh Terbaik Nasional
‎​Prestasi ini terasa sangat eksklusif karena Andrei Angouw menjadi salah satu dari hanya 7 tokoh di Indonesia yang dinilai layak menerima tanda kehormatan tersebut tahun ini.

‎​Berikut adalah daftar lengkap ketujuh penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya tersebut,
‎​Herman Deru (Gubernur Sumatera Selatan),
‎​Ansar Ahmad (Gubernur Kepulauan Riau),
‎​Sugianto Sabran (Gubernur Kalimantan Tengah Periode 2016-2024),
‎​dr. Eisti’anah (Bupati Demak)
‎​Muhamad Yusran Lalogau (Bupati Pangkep),
‎​Andrei Angouw (Walikota Manado)
‎​Muhamad Isa Anshori (Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur)
‎​Apresiasi Tertinggi atas Darma Bakti untuk Negara

‎​Sebagai informasi, Satyalancana Wira Karya merupakan tanda kehormatan sipil yang dianugerahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Warga Negara Indonesia yang telah memberikan darma bakti serta kontribusi besar kepada negara.

‎Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi atas jasa, inovasi, atau prestasi luar biasa di bidang tertentu yang berdampak langsung pada keselamatan, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa.

‎​Proses untuk mendapatkan penghargaan ini pun tidak mudah.
‎Penetapan penerima dilakukan langsung melalui Keputusan Presiden (Keppres), setelah melewati serangkaian verifikasi lapangan yang ketat serta sidang pleno dari tim penilai untuk menguji kelayakan para kandidat.
‎​
‎​Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa kinerja pembangunan di sektor kelautan dan perikanan Kota Manado telah diakui secara nasional.

‎Di bawah kepemimpinan Andrei Angouw, Pemerintah Kota Manado dinilai sukses melahirkan kebijakan strategis, terutama dalam mengoptimalkan kawasan pesisir laut sebagai area pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan tanpa mengesampingkan aspek pembangunan lingkungan.

‎​"Penerimaan tanda kehormatan ini menandakan bahwa visi pembangunan pesisir Kota Manado yang integratif telah berjalan di jalur yang benar, membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat nelayan dan kemajuan ekonomi daerah," ujar salah satu perwakilan tim humas Pemkot Manado.

‎​Dengan bertambahnya penghargaan ini, Kota Manado kembali membuktikan diri sebagai salah satu daerah di Indonesia yang paling progresif dalam menerjemahkan kebijakan pembangunan berwawasan lingkungan dan berdampak ekonomi tinggi.

‎*MidOn*

Wawali Richard Sualang Irup Harla Pancasila 2026 di Lapangan Tikala, Teguhkan Kembali Komitmen Kebangsaan

Wawali Richard Sualang Irup Harla Pancasila 2026 di Lapangan Tikala, Teguhkan Kembali Komitmen Kebangsaan


MANADO, CARIKABAR.ID
– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harla) Pancasila tahun 2026 di Lapangan Sparta Tikala, Senin (01/06/2026).


‎Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Wakil Walikota Manado, dr. Richard Sualang.

‎​


Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan Paskibraka Kota Manado. Peringatan Harla Pancasila tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".

‎​Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Richard Sualang membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof Drs K H Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D.

‎​"Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," ujar Wahyudi dalam sambutan tertulisnya.

‎​

Kepala BPIP menekankan bahwa Pancasila adalah "bintang penuntun" dan "jangkar moral" bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.


‎Nilai musyawarah dan mufakat yang dianut Indonesia juga menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik.

‎​

Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa—terutama generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology).


‎​"Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa," tegasnya.
‎​

Wakil Walikota Richard Sualang turut dalam arahannya, khusus bagi jajaran pemerintah dan masyarakat Kota Manado. Ia menegaskan agar momentum Harla Pancasila tidak berlalu sebagai seremonial belaka.


‎​"Tidak hanya seremonial, tetapi kita harus terus menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Manado," tutur Wawali.

‎​Secara khusus, Richard Sualang menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Manado untuk mengambil peran aktif di tengah masyarakat.

‎​"ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Manado harus menjadi pelopor bagi penguatan dan pembudayaan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh masyarakat. Ini sangat penting, makanya hari ini kita melaksanakan apel," pungkas Wawali.

‎​Di sela-sela upacara, Wakil Walikota Richard Sualang juga menyerahkan tanda penghargaan dari pemerintah kepada sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Manado atas dedikasi dan pengabdian mereka.

‎​Upacara ini turut dihadiri, Ketua DPRD Kota Manado, ​Dra Aaltje Dondokambey, M.Kes., Apt, Kapolresta Manado
‎​Kombes Pol. Irham Halid, S.I.K, Dandim 1309/Manado
‎​Kolonel Arh. Yosip Brozti Dadi, S.E., M.Tr. (Han), ​Perwakilan Kejaksaan Negeri Manado, ​Sekretaris Daerah Kota Manado
‎dr Steaven Dandel, M.Ph, dan ​Para pejabat dan kepala perangkat daerah di lingkup Pemkot Manado.

‎*MidOn*

Jumat, 29 Mei 2026

‎Cetak Sejarah! Pemkot Manado Raih 3 Penghargaan Bergengsi dalam Sehari

‎Cetak Sejarah! Pemkot Manado Raih 3 Penghargaan Bergengsi dalam Sehari


MANADO, CARIKABAR. ID
– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado mencatatkan pencapaian luar biasa dengan memborong tiga prestasi besar sekaligus dalam satu hari, Jumat (29/5/2026).


‎Keberhasilan ini menegaskan komitmen kuat kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr Richard Sualang dalam menjaga akuntabilitas keuangan serta memacu pembangunan daerah.


‎​


Menariknya, pada  siang hari dapat pertahankan Opini WTP ke-5 kalinya secara beruntun. Rangkaian prestasi hari ini diawali pada siang hari bertempat di Aula Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara.


‎Pemkot Manado kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.


‎​


Pencapaian ini menjadi sangat spesial karena menandai keberhasilan Pemkot Manado meraih opini WTP selama 5 kali berturut-turut sejak tahun 2022.


‎​LHP tersebut diterima langsung oleh Wakil Walikota Manado, dr Richard Sualang, bersama Ketua DPRD Kota Manado, Dra Aaltje Dondokambey, Apt, yang diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Sulawesi Utara, Bombit Agus Mulyo.


‎​


Apresiasi terhadap kinerja Pemkot Manado berlanjut hingga malam hari di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara. Dalam acara yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Kompas, Walikota Manado Andrei Angouw, menerima dua penghargaan sekaligus di tingkat regional Pulau Sulawesi.


‎​Peringkat Kedua, kategori Pemerintah Daerah yang berhasil menekan angka kemiskinan dan stunting.



Sementara, ​peringkat ketiga, kategori Pemerintah Daerah yang berhasil mengupayakan Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) bagi Pembangunan Daerah.


‎​"Penghargaan ini adalah bukti kerja keras seluruh jajaran Pemkot Manado dan sinergi yang baik dengan masyarakat serta DPRD. Kami berkomitmen untuk tidak cepat puas dan terus menghadirkan inovasi," ujar Walikota Andrei Angouw dalam arahannya.


‎​Suntikan dana insentif Rp3 Miliar untuk Pmlerkuat Fiskal Daerah,-abar gembira tidak berhenti pada trofi penghargaan.


‎Atas prestasi gemilang dalam menekan kemiskinan, stunting, dan inovasi pembiayaan ini, Pemerintah Pusat memberikan apresiasi konkret berupa Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp3 Miliar kepada Pemerintah Kota Manado.


‎​Tambahan dana insentif ini dinilai sangat krusial. Di tengah kebijakan efisiensi transfer dana ke daerah yang saat ini sedang diperketat oleh Pemerintah Pusat, suntikan dana segar sebesar Rp3 Miliar ini akan memperkuat kapasitas fiskal Kota Manado.


‎​Pemkot Manado memastikan bahwa dana insentif tersebut akan dialokasikan secara tepat sasaran untuk terus mengoptimalkan pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan warga, dan mempercepat pembangunan infrastruktur di Kota Manado.

*MidOn*

Kamis, 28 Mei 2026

‎Rayakan HUT ke-55 di Pantai Molinow, Rukun Kasih Raanan Baru Sepakati Sejarah Hari Jadi Desa Raanan Baru   ‎

‎Rayakan HUT ke-55 di Pantai Molinow, Rukun Kasih Raanan Baru Sepakati Sejarah Hari Jadi Desa Raanan Baru ‎

‎​


MINAHASA SELATAN, CARIKABAR. ID
– Rukun Kasih Raanan Baru (RKRB) wilayah Manado dan sekitarnya sukses menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 yang dipusatkan di Pantai Molinow, Senin (27/05/2026).


‎Selain menjadi momentum mempererat tali persaudaraan (kesatuan), pertemuan akbar ini juga menghasilkan keputusan penting terkait pelurusan sejarah dan kesepakatan tanggal serta tahun berdirinya Desa Raanan Baru.


‎​Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Miracle Awuy.


‎Dalam khotbahnya, pendeta mengajak seluruh warga rukun untuk terus menjaga kerukunan, merawat kebersamaan, serta mengucap syukur atas penyertaan Tuhan bagi seluruh masyarakat Raanan Baru di mana pun mereka berada.


‎Setelah ibadah, suasana semakin semarak dengan digelarnya berbagai lomba hiburan yang diikuti oleh seluruh anggota rukun dari berbagai kalangan usia.


‎​Agenda krusial dalam pertemuan kali ini adalah pelaksanaan seminar dan pembahasan mendalam mengenai sejarah berdirinya Desa Raanan Baru.


‎Dipimpin langsung oleh Tim Kerja Pengurus Rukun Kasih Raanan Baru, forum ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci dari kampung halaman, termasuk Camat Motoling Barat dan tiga Kepala Desa (Hukum Tua) dari wilayah Raanan Baru raya serta unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD).


‎​"Pembahasan ini sangat penting untuk memberikan kejelasan sejarah bagi generasi penerus. Melalui diskusi yang sehat, berbasis data, dan ditopang oleh kesaksian para tokoh, kita bersyukur akhirnya berhasil merumuskan dan menyepakati tanggal serta tahun yang pasti mengenai HUT Desa Raanan Baru," ujar KetuaTim Kerja HUT ke-55 RKRB.


‎​Kehadiran tiga Hukum Tua dan unsur BPD menegaskan sinergi yang kuat antara masyarakat perantauan (kinalang) di Manado sekitarnya dengan pemerintah desa setempat.


‎Kesepakatan yang lahir dari pertemuan di Pantai Molinow ini nantinya akan dibawa ke ranah formal di tingkat desa untuk ditetapkan menjadi regulasi resmi desa.


‎Sementara itu Ketua RKRB, Donald Supit, Seluruh pengurus dan anggota Rukun Kasih Raanan Baru Manado dan sekitarnya berharap hasil dari pertemuan ini tidak hanya memperkuat ikatan emosional antarwarga, tetapi juga menjadi sumbangsih nyata bagi pembangunan dan jati diri Desa Raanan Baru ke depan.


‎"Saya berharap di periode yang ada RKRB di Manado dan sekitarnya akan terus langsung miskin diwaktu-waktu tertentu sempat ada hambatan namun dapat dilewati semuanya. Hendaknya rukun ini akan benar-benar berguna sebagaimana arahan Firman Tuhan, intinya kita menjadi berkati dimana kita berada dan untuk desa Raanan Baru yang kita cintai," harapa Supit.


‎*MidOn*


Sabtu, 23 Mei 2026

‎Tim Kerja Matangkan Persiapan HUT ke-55 Rukun Kasih Raanan Baru di Manado dan Sekitarnya  ‎

‎Tim Kerja Matangkan Persiapan HUT ke-55 Rukun Kasih Raanan Baru di Manado dan Sekitarnya ‎


MANADO, CARIKABAR.ID
– Menjelang momentum bersejarah, Tim Kerja Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Rukun Kasih Raanan Baru (RKRB) wilayah Manado dan Sekitarnya terus bergerak cepat.


‎Serangkaian rapat koordinasi dan pemantapan intens dilakukan demi memastikan seluruh agenda perayaan berjalan dengan matang, megah, dan penuh kekeluargaan.


‎​


Ketua Tim Kerja, Dolvie Sinyal, M. Pd, menyatakan bahwa usia 55 tahun merupakan tonggak sejarah yang penting bagi eksistensi Rukun Kasih Raanan Baru.


‎"Oleh karena itu, persiapan logistik, akomodasi, hingga susunan acara terus dikebut agar memberikan kesan mendalam bagi seluruh anggota rukun yang tersebar di wilayah Manado, Minahasa, dan sekitarnya," kata Singal.


‎Singal menjelaskan, ​puncak Acara di Pantai Molinow Tengah

‎​Berdasarkan hasil keputusan bersama, puncak perayaan HUT ke-55 kali ini akan dilaksanakan pada, ​Rabu, 27 Mei 2026 yang ber​lokasi di Pantai Molinow Tengah, Kabupaten Minahasa Selatan.


‎"​Pemilihan lokasi di Pantai Molinow Tengah, Minahasa Selatan, bukan tanpa alasan. Selain menyuguhkan pemandangan alam yang indah, tempat ini dinilai representatif untuk menampung ratusan anggota rukun dalam suasana yang akrab dan menyatu dengan alam," ucapanya.


‎​Sementara itu, Ketua Rukun Kasih Raanan Baru (RKRB) di Manado dan sekitarnya, Donald Supit,SH,MH menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang boleh terjaga selama 55 tahun ini.


‎" Kiranya melalui perayaan di Pantai Molinow Tengah nanti, kami ingin seluruh anggota Rukun Kasih Raanan Baru dapat melepaskan penat sejenak, saling bersilaturahmi, dan mempererat tali persaudaraan yang selama ini menjadi fondasi kuat organisasi kita," ujar Supit.


‎Dari hasil rapat terakhir, ​agenda kegiatan puncak dipastikan akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari ibadah syukur bersama, kilas balik sejarah rukun, ramah tamah, hingga berbagai games kekeluargaan dan hiburan yang melibatkan partisipasi aktif dari seluruh sektor wilayah.


‎"​Tim kerja juga mengimbau kepada seluruh pengurus dan anggota Rukun Kasih Raanan Baru di wilayah Manado dan Sekitarnya untuk dapat hadir dan menyukseskan gelaran akbar ini," harap Ketua RKRB.


‎Koordinasi mengenai transportasi dan titik kumpul keberangkatan menuju lokasi di Minahasa Selatan akan diinformasikan lebih lanjut oleh koordinator masing-masing wilayah.


‎​Dengan semangat kebersamaan yang menyala, Tim Kerja optimis perayaan HUT ke-55 ini akan menjadi momentum kebangkitan yang membawa berkat, tidak hanya bagi internal rukun, tetapi juga bagi masyarakat luas.


‎*MidOn*

Jumat, 22 Mei 2026

‎Dua Pelajar Terbaik Manado Lolos Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional 2026

‎Dua Pelajar Terbaik Manado Lolos Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional 2026


MANADO, CARIKABAR.ID
— Kota Manado mencatatkan prestasi gemilang dalam seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Dua pelajar terbaik utusan ibu kota provinsi ini berhasil lolos ke tingkat nasional dan bersiap menjalani tahapan seleksi akhir oleh panitia pusat.


‎​Kedua siswa berprestasi tersebut adalah Keevly Gabriel Telepong dari SMA Negeri 7 Manado dan Audrew Vania Ringkuangan dari SMA Negeri 9 Binsus Manado.

‎​Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Manado, Sonny Takumansang, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian ini. Menurutnya, hasil ini telah memenuhi target yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Manado.

‎​"Puji Tuhan, dua orang perwakilan Kota Manado berhasil lolos Paskibraka tingkat nasional. Target Kota Manado untuk meloloskan dua siswa akhirnya tercapai," ujar Sonny Takumansang, didampingi Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, Roy Sekeon, SH.

‎​Sonny menjelaskan bahwa pada seleksi tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar di Kota Manado, tim seleksi menjaring tiga pasang (enam siswa) terbaik.

‎Dari total tersebut, panitia pusat nantinya akan mengerucutkan kembali menjadi satu pasang (dua siswa) terbaik yang resmi mewakili Provinsi Sulut di tingkat nasional.

‎​Ia pun menaruh harapan besar agar utusan Manado mampu menembus formasi utama Paskibraka Nasional di Jakarta, mengingat Kota Manado terakhir kali mengirimkan utusannya ke tingkat pusat pada tahun 2023 lalu.

‎​"Semoga salah satunya dari Manado. Kami berharap di tahun 2026 ini, Manado bisa kembali berhasil mewakili Sulut sebagai Paskibraka nasional," harapnya.

‎​Sementara itu, Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Roy Sekeon, membeberkan bahwa tahun ini Kesbangpol Manado mengirimkan empat peserta terbaik untuk bertarung di tingkat provinsi. Dari ketatnya persaingan, dua di antaranya berhasil melenggang ke fase nasional.

‎​Menurut Roy, seluruh peserta harus melewati rangkaian pengujian yang sangat ketat dan transparan.

‎Tahapan tersebut meliputi,
‎​Tes Berbasis Komputer (CAT), terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU). ​Tes fisik dan medis, meliputi tes kesehatan, tes parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), dan tes samapta (kesamaptaan) dan
‎​tahap akhir, tes wawancara.

‎​"Empat peserta yang mewakili Kota Manado ini merupakan hasil penyaringan terbaik di tingkat kota, yang penilaiannya dipantau langsung berdasarkan standar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)," jelas Roy.

‎​Di sisi lain, Roy menambahkan bahwa untuk proses seleksi Paskibraka tingkat Kota Manado saat ini masih berada dalam tahap perangkingan nilai oleh BPIP pusat.

‎​"Pengumuman hasil seleksi untuk tingkat kota baru akan kami lakukan secara resmi setelah seluruh rangkaian tahapan seleksi di tingkat provinsi selesai dilaksanakan," pungkasnya.

‎*MidOn*

Rabu, 20 Mei 2026

Buka Jambore Cabang 2026, Wali Kota Andrei Angouw Ajak Anggota Pramuka Manado Jadi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

Buka Jambore Cabang 2026, Wali Kota Andrei Angouw Ajak Anggota Pramuka Manado Jadi Generasi Tangguh dan Berdaya Saing


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Wali Kota Manado, Andrei Angouw, secara resmi membuka kegiatan Jambore Gerakan Pramuka Cabang Kota Manado Tahun 2026. 

Acara pembukaan ini berlangsung khidmat di Bumi Perkemahan Pinilih, Pentecostal Camping Ground, Klabat Pinili, Kamis (21/5/2026). Kegiatan akbar ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 21–23 Mei 2026.


Jambore tahun ini mengusung tema "Pramuka Tangguh, Mandiri, dan Berkarakter Menuju Manado Maju dan Berdaya Saing" dengan semboyan abadi Gerakan Pramuka, "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan".

​Acara diawali dengan penyampaian laporan kesiapan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Bart Assa, S.T., M.Sc., Ph.D., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado.

​Dalam amanatnya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran pengurus dan panitia atas kerja keras mereka hingga perkemahan besar ini dapat terselenggara. Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Manado, ia berharap seluruh elemen yang terlibat dapat menjaga sinergi demi menyukseskan kegiatan ini hingga selesai.​

"Kita harus tetap semangat. Saudara-saudara dan adik-adik Pramuka sekalian adalah generasi penerus bangsa yang akan mengisi masa depan demi kepentingan bangsa, negara, dan kita bersama. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses," ujar Andrei Angouw menyemangati para peserta.

Usai memberikan sambutan dan arahan, Wali Kota Manado secara resmi membuka jalannya perkemahan Jambore Cabang Kota Manado Tahun 2026 yang ditandai dengan prosesi upacara pembukaan.

​Turut hadir dalam upacara pembukaan tersebut, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Manado, Irene Angouw Pinontaan, beserta unsur pimpinan dan Pengurus Kwarcab. Hadir pula jajaran Forkopimda Kota Manado, perwakilan unsur TNI/Polri, serta para pembina, pengurus, dan ribuan anggota Gerakan Pramuka se-Kota Manado.

​*MidOn*

‎​Wali Kota Andrei Angouw Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-118 di Lapangan Sparta Tikala  ‎

‎​Wali Kota Andrei Angouw Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-118 di Lapangan Sparta Tikala ‎

‎​


MANADO, CARIKABAR. ID
– Pemerintah Kota Manado menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Rabu pagi (20/5/2026).


‎Bertempat di Lapangan Sparta Tikala Manado, Wali Kota Manado, Andrei Angouw, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara.



Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Andrei Angouw membacakan sambutan tertulis dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Sambutan tersebut menekankan pentingnya semangat kebangkitan nasional dalam menghadapi tantangan era digital dan menjaga persatuan bangsa demi kemajuan bersama.



Tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, dinilai relevan dengan tantangan zaman yang dihadapi generasi muda saat ini.


‎​


Peringatan Harkitnas tahun ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Ibu Irene Angouw-Pinontoan, jajaran Forkopimda Manado, Sekretaris Kota (Sekot) Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph., para Kepala SKPD, pejabat eselon, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta diikuti oleh seluruh ASN dan P3K di lingkungan Pemerintah Kota Manado.


Wali Kota Andrei Angouw menerima laporan kesiapan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Infokom) Manado, Yanti Mongkaw, S.E., selaku penanggung jawab pelaksanaan Harkitnas.


‎​Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Sparta Tikala saat penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.


‎Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memimpin pembacaan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara, disusul dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh petugas.

‎​

‎​Upacara peringatan Harkitnas ke-118 tingkat Kota Manado ini diakhiri dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan, yakni Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa, serta ditutup dengan pembacaan doa bersama demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kota Manado.


‎*MidOn*

Senin, 11 Mei 2026

‎Pantik Semangat Kader di Manado, Olly Dondokambey: Pertahankan dan Rebut Kembali Kemenangan Pilpres!

‎Pantik Semangat Kader di Manado, Olly Dondokambey: Pertahankan dan Rebut Kembali Kemenangan Pilpres!


MANADO, CARIKABAR. ID
- Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, menghadiri sekaligus membuka rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kota Manado yang dipusatkan di Kantor DPC PDI Perjuangan Manado, Kelurahan Buha, Senin (11/5/2026).


‎​Kehadiran sosok yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan ini menjadi suntikan motivasi bagi ratusan kader dan pengurus di tingkat kecamatan se-Kota Manado.


‎Dalam arahannya, Olly menekankan bahwa konsolidasi organisasi melalui Musancab adalah fondasi utama untuk menjaga ritme perjuangan partai.


‎​Di hadapan seluruh kader, Olly Dondokambey memberikan instruksi tegas mengenai arah politik partai ke depan.


‎Bendahara DPP PDI Perjuangan ini pula, menekankan bahwa soliditas kader adalah kunci untuk memenangkan agenda politik nasional, terutama Pemilihan Presiden (Pilpres).


‎​“Pertahankan dan rebut kembali kemenangan Pilpres ke depan. Mudah-mudahan semua ini bisa berhasil,” tegas Olly yang disambut riuh tepuk tangan para kader.


‎​Olly mengingatkan bahwa kemenangan hanya bisa diraih jika seluruh struktur partai, dari tingkat DPC hingga Anak Ranting, bergerak dalam satu barisan yang utuh.


‎Sementara itu, Richard juga menegaskan bahwa PDIP Manado mengikuti kebijakan partai terkait komposisi kepengurusan.



‎"Salah satu kebijakan, bahwa untuk kepengurusan PAC memenuhi 30 persen perempuan. Kita juga merekrut Gen Z, tokoh masyarakat, dan rekan senior,” ujarnya.


‎Kegiatan Musancab ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD Sulawesi Utara, fungsionaris DPC Kota Manado, serta seluruh utusan dari anak cabang di wilayah tersebut. Dengan semangat yang berkobar, PDI Perjuangan Manado menyatakan kesiapannya untuk mengamankan instruksi partai demi mencapai target kemenangan di masa mendatang.


‎*MidOn*





Richard Sualang Pastikan Musancab PDI Perjuangan se-Kota Manado Tuntas dan Sukses

Richard Sualang Pastikan Musancab PDI Perjuangan se-Kota Manado Tuntas dan Sukses


MANADO, CARIKABAR.ID
– Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado, dr. Richard Sualang, memastikan seluruh rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di wilayah Kota Manado telah berjalan lancar, aman, dan sukses.


‎Kegiatan konsolidasi organisasi ini dipusatkan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Manado, Kelurahan Buha, pada Senin (11/5/2026).

‎​Menurut Richard, agenda strategis ini diikuti oleh seluruh struktur partai dari 11 kecamatan yang ada di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

‎Ia menegaskan bahwa proses pengambilan keputusan dalam musyawarah berjalan sesuai mekanisme partai tanpa hambatan berarti.

‎​“Hari ini, Musancab untuk 11 kecamatan di Kota Manado sudah berlangsung dengan baik dan seluruh rangkaiannya telah dituntaskan,” ujar Richard Sualang saat memberikan keterangan resmi.

‎​Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kawalan langsung jajaran DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara. Agenda dibuka secara resmi oleh Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey.

‎​"Dengan tuntasnya Musancab ini, mesin partai di tingkat kecamatan hingga ranting kini semakin solid dan siap bergerak selaras dengan instruksi partai ke depan," pungkas Sualang.

‎​Proses persidangan dipimpin oleh jajaran pengurus DPD, di antaranya, ​Sekretaris dan Bendahara DPD PDIP Sulut.
‎​Pengurus DPD, Roy Roring dan Jeane Laluyan.

‎​Sebagai bentuk demokrasi partai yang sehat, pimpinan sidang juga melibatkan unsur keterwakilan dari arus bawah, yakni tiga perwakilan Ketua Ranting di setiap sesi persidangan.

‎​Struktur baru di 11 Kecamatan terbentuk
‎​hasil akhir dari gelaran Musancab ini adalah ditetapkannya struktur kepemimpinan baru untuk tingkat kecamatan.

‎Seluruh Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) beserta jajaran pengurus di 11 kecamatan kini telah resmi memiliki legitimasi untuk menjalankan roda organisasi.

‎*MidOn*

‎Solidaritas Jurnalis Sulut: Ratusan Wartawan Geruduk Mapolda, Tuntut Penuntasan Kasus Kekerasan terhadap Pers

‎Solidaritas Jurnalis Sulut: Ratusan Wartawan Geruduk Mapolda, Tuntut Penuntasan Kasus Kekerasan terhadap Pers


MANADO, CARIKABAR.ID
– Gelombang aksi damai ratusan jurnalis dari berbagai organisasi pers memadati depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Utara pada Senin (11/5/2026).


‎Aksi ini merupakan bentuk solidaritas atas dugaan kekerasan yang menimpa seorang jurnalis bernama Jack oleh oknum bernama RM.

‎​Massa aksi yang terdiri dari PWI, APM, jurnalis Deprov, jurnalis Polda, hingga perwakilan biro dari Minahasa Utara, Bitung, dan Minahasa, menuntut agar aparat kepolisian bertindak tegas, transparan, dan tanpa pandang bulu dalam menangani kasus tersebut.

‎​Koordinator lapangan, Aldy Pascoal, menegaskan bahwa kehadiran mereka di jalanan murni didasari oleh rasa keprihatinan sesama insan pers.

‎​"Ini aksi spontan sebagai bentuk solidaritas kami. Kekerasan yang dialami Jack sudah dilaporkan ke Polda Sulut, dan kami meminta kasus ini diusut tuntas sesuai hukum yang berlaku," tegas Aldy dalam orasinya.

‎​Pantauan di lokasi menunjukkan situasi sempat memanas ketika permintaan massa untuk bertemu langsung dengan Kapolda Sulut tidak segera dikabulkan. Aksi saling dorong sempat terjadi antara massa aksi dan petugas pengamanan di pintu gerbang.

‎​Ketegangan meningkat saat sejumlah wartawan melakukan aksi blokir jalan di depan Mapolda sebagai bentuk protes.

‎Di sana, perwakilan jurnalis bergantian menyampaikan orasi yang mengutuk segala bentuk pembungkaman dan kekerasan terhadap kerja-kerja jurnalistik.

‎​Setelah negosiasi yang alot, perwakilan wartawan akhirnya diizinkan masuk untuk bertemu langsung dengan Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie.

‎Dihadapan massa aksi damai tersebut, ​Kapolda menyatakan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan kekerasan yang menghalangi tugas jurnalistik.

‎​"Sesuai tuntutan rekan-rekan, saya bersama jajaran tidak pernah menoleransi hal-hal demikian. Pada dasarnya hukum harus ditegakkan terkait laporan peristiwa pidana yang terjadi," ujar Kapolda.

‎​Ia pun menyatakan rasa prihatinnya atas insiden yang menimpa Jack, mengingat jurnalis bekerja di bawah lindungan undang-undang.

‎​"Saya merasa miris karena ini terjadi saat (korban) melakukan peliputan sesuai dengan UU Pers. Tugas Polri adalah mengamankan semua warga negara dan masyarakat tanpa terkecuali," pungkasnya.

‎​Hingga aksi berakhir, massa berkomitmen untuk terus mengawal jalannya proses hukum di Polda Sulut hingga pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

‎*MidOn*

Minggu, 10 Mei 2026

Persiapkan Rakornas 2026, PGI Resmi Lantik Pnt Richard Sualang Sebagai Ketua Umum Panitia

Persiapkan Rakornas 2026, PGI Resmi Lantik Pnt Richard Sualang Sebagai Ketua Umum Panitia


MANADO, CARIKABAR. ID
- Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) secara resmi memulai rangkaian persiapan pesta iman tingkat nasional dengan melantik Pnt Richard Sualang sebagai Ketua Umum Panitia Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PGIW/SAG 2026. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dalam ibadah minggu di Gereja GMIM El-Manibang, Malalayang, Minggu (10/05/2026).


​Pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum PGI, Pdt Jacklevyn Frits Manuputty, yang mengukuhkan Pnt Richard Sualang bersama jajaran pengurus panitia lainnya. Momen ini disaksikan oleh para pimpinan gereja, tokoh masyarakat, serta jemaat setempat yang memberikan dukungan penuh bagi suksesnya agenda besar tersebut.


​Rakornas PGI Wilayah (PGIW) dan Sinode Am Gereja-gereja (SAG) tahun 2026 dijadwalkan akan dilaksanakan pada Agustus 2026 mendatang, dengan Kota Manado terpilih sebagai tuan rumah. Pertemuan ini dinilai strategis dalam memperkuat koordinasi pelayanan dan oikumenis di seluruh penjuru Indonesia.

​Dalam sambutannya pasca pelantikan, Pnt. Richard Sualang mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh PGI dan sinode gereja.​


"Tugas ini tentunya akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab dan rasa syukur. Terima kasih telah mempercayakan saya sebagai Ketua Umum Panitia. Saya berharap kita semua bisa bekerja bersama dan berdoa bersama untuk kemuliaan pekerjaan Tuhan ini," ujar Richard Sualang.


Ditambahkannya, saya juga mau mengajak seluruh panitia dan jemaat untuk menopang kegiatan ini dengan doa serta kerja bersama agar Rakornas nanti dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi pelayanan gereja di Indonesia. 


Mengutip perenungan dengan mengangkat tema 'Hikmat Allah dan Hikmat Manusia, Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty dalam khotbahnya menyampaikan pesan tegas mengenai persatuan gereja. Ia menyinggung teladan Rasul Paulus yang mengingatkan jemaat agar berhenti bertengkar dan bersatu dalam pikiran serta tujuan.


Dalam kesempatan yang sama, Ketua PGI menyampaikan kegiatan Rakornas ini akan dilaksanakan pada bulan Agustus pertengahan, PGI Wilayah dari seluruh indonesia kurang lebih 30 an wilayah akan rakornas disini. 


"Ini kegiatan rutin setiap tahun dan akan membicarakan hasil-hasil sidang majelis PGI pada level wilayah, kita bersyukur panitia telah dilantik dan bersedia untuk menjadi tuan rumah, karena Manado Sulawesi Utara dikenal sebagai tuan rumah kegiatan-kegiatan oikumene dan semua berjalan dengan baik dan kesan yang baik," ucapnya.


Lanjutnya, Manado keramahannya luar biasa, kita berharap semua peserta yang akan hadir disini bisa merasakan, menikmati keramatamahan, kesaksian persekutuan dari masyarakat Manado dan Minahasa.


Hadiri kegiatan ini antara lain, Sekretaris Umum PGI SAG Sulutenggo,  Felicia Aling. Pdt. Jacqueline Soan Sumilat, S.Th, Ketua MPH Sinode Am Gereja-gereja Sulut, Tengah, dan Gorontalo (SAG Sulutteng)


Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan kegiatan akan diumumkan setelah pertemuan panitia PGI Wilayah SAG.

*MidOn*

Sabtu, 02 Mei 2026

‎Rayakan HUT ke-174, Jemaat GMIM Moria Kolongan Gelar Turnamen Tenis Meja "Moriko Cup 2026"  ‎

‎Rayakan HUT ke-174, Jemaat GMIM Moria Kolongan Gelar Turnamen Tenis Meja "Moriko Cup 2026" ‎


MINAHASA UTARA, CARIKABAR.ID
– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-174, Jemaat GMIM Moria Kolongan, Minahasa Utara, siap menggelar ajang olahraga bergengsi bertajuk Turnamen Tenis Meja Moriko Cup 2026.


‎Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 8–10 Mei 2026 bertempat di Gedung Serbaguna GMIM Moria Kolongan.


‎​Berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya, HUT kali ini mengedepankan sinergi antara pembinaan spiritual dan kesehatan fisik. Ketua Panitia, Johanis Wangania S.Sos, menjelaskan bahwa turnamen ini dirancang sebagai wadah mempererat tali persaudaraan sekaligus memupuk sportivitas antarjemaat.


‎​"Kegiatan ini digelar untuk menunjang perayaan HUT Jemaat ke-174, sekaligus persiapan menghadapi Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa (Hapsa P/KB) GMIM dan Pesta Seni Remaja 2026. Lewat olahraga, kita ingin meningkatkan kesehatan, kekompakan, dan kebersamaan jemaat," ujar Wangania.


‎​Kategori Pertandingan & Pendaftaran

‎​Sekretaris Panitia, Rendra Dondokambey SE, memaparkan bahwa Moriko Cup 2026 akan mempertandingkan beberapa kategori kompetitif, di antaranya:

‎​Beregu antar Jemaat/Wilayah se-GMIM.

‎​Beregu Campuran antar divisi.

‎​Tunggal khusus Divisi 3 dan 4.


‎​Masa registrasi peserta telah dibuka sejak 6 April hingga 6 Mei 2026. Panitia akan mengakhiri rangkaian pendaftaran dengan agenda Technical Meeting yang dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2026.


‎​Turnamen ini bukan sekadar mengejar gelar juara. Panitia menegaskan bahwa misi utama Moriko Cup adalah memantapkan peran jemaat dalam tiga pilar pelayanan gereja, Diakonia, Marturia, dan Koinonia.


‎Partisipasi aktif juga diharapkan datang dari seluruh kelompok pelayanan, mulai dari Pria/Kaum Bapa (P/KB), Wanita/Kaum Ibu (W/KI), Pemuda, Remaja, hingga Anak.


‎​"Moriko Cup 2026 diharapkan menjadi sarana pembentukan spiritual, fisik, dan mental. Kami ingin menghadirkan jemaat yang kuat iman, sehat secara fisik, dan kokoh dalam kebersamaan sosial," tambah Wangania.


‎​Dengan antusiasme yang tinggi dari panitia dan calon peserta, Moriko Cup 2026 diprediksi akan menjadi salah satu event olahraga gerejawi yang paling dinantikan dan membawa dampak positif bagi pengembangan bakat serta persaudaraan di lingkup GMIM.


‎*MidOn*

Jumat, 01 Mei 2026

‎Sosok Pemimpin Gereja yang Ideal

‎Sosok Pemimpin Gereja yang Ideal


By, Pdt DR Samuel Tandiassa, MA

Part 1

CARIKABAR.ID - Poin ini menekankan bahwa efektivitas seorang pemimpin gereja yang ideal,tidak dimulai dari apa yang ia lakukan,melainkan dari siapa dia di hadapan Tuhan saat tidak ada orang yang melihat,menyelaraskan antara khotbah yang disampaikan dengan kehidupan pribadi.


‎Pemimpin gereja yang ideal akan mengadopsi pola kepemimpinan Kristus (Servant Leadership), yang tidak mencari validasi manusia,melainkan ketaatan kepada Allah.


‎Sebagai pemimpin gereja,ia harus memiliki kemampuan untuk tetap teguh di tengah kritik,konflik internal,dan tuntutan pelayanan yang menguras emosi.


‎Selanjutnya,pemimpin yang ideal tidak hanya saleh secara pribadi,tetapi juga cakap dalam memimpin komunitas sebagai organisme yang bergerak.


‎la memiliki kemampuan membedakanmana perubahan yang harus diikuti (relevansi) dan mana prinsip yang harus dipertahankan (ortodoksi).


‎Hal yang paling penting,yaitu pemimpin gereja yang ideal tidak membangun "kerajaan pribadi," melainkan mempersiapkan generasi berikutnya untuk melampaui dirinya.

Kepemimpinan gereja yang alkitabiah adalah kepemimpinan yang bersifat relasional,bukan sekadar birokratis. la harus menjadi sosok yang dapat didekati,mampu merasakan penderitaan jemaat, dan hadir dalam momen-momen krusial kehidupan mereka.


‎Berikut adalah eksplorasi mendalam mengenai aspek personal atau kepribadian dari seorang pemimpin gereja yang ideal.


‎I.INTEGRITAS BATIN

‎Integritas batin,atau sering disebut sebagai "inner integrity"adalah kondisi di mana terdapat keselarasan penuh antara apa yang seseorang pikirkan,apa yang diyakini,dan apa yang akhirnya dilakukan. Jika integritas publik adalah tentang bagaimana orang lain melihat seorang pemimpin jujur,integritas batin adalah tentang kejujuran seseorang terhadap diri sendiri saat tidak ada orang lain yang melihatnya.


‎Kriteria integritas batin ini yang membuat Daud menjadi sosok pemimpin yang ideal;"Tuhan melihat hati (1Sam.16:7). Untuk memahami konsep tentang integritas batin lebih dalam,kita perlu melihatnya melalui tiga elemen kunci.


‎1.Keselarasan.

‎Keselaran adalah kondisi tiadanya kesenjangan antara nilai-nilai moral yang dipegang dengan tindakan-tindakan nyata. Ketika seseorang melakukan sesuatu yang bertentangan dengan prinsip-prinsip pribadi,batinnya pasti akan mengalami konflik.


‎2.Kejujuran Radikal pada Diri Sendiri.

‎Kejujuran radikal adalah kemampuan seseorang untuk mengakui motivasi sebenarnya di balik sebuahtindakan. Apakah seseorang melakukan sesuatu karena itu benar,atau hanya karena ingin disanjung? Integritas batin menuntut keberanian untuk melihat "sisi gelap"atau kelemahan diri tanpa menyangkalnya.


‎3.Konsistensi.

‎Mempertahankan standar moral yang sama dalam situasi apa pun.Nilai-nilai seseorang tidak berubah hanya karena adanya tekanan keadaan atau tawaran keuntungan-keuntungan jangka pendek.


‎Mengapa integritas batin begitu krusial?dalam konteks pengelolaan diri dan pengaruh,integritas batin memberikan fondasi yang tidak terlihat namun sangat kuat,antara lain:


‎1) Ketenangan Pikiran:Orang dengan integritas batin yang kuat tidak perlu "menjaga narasi"atau takut rahasianya terbongkar,karena hidup mereka transparan antara luar dan dalam.


‎2) 0toritas Moral:Pengaruh seseorang tidak selalu berasal dari jabatannya, melainkan dari pancaran karakter yang stabil. Orang lain secara insting akan lebih memercayai mereka yang tampak "selesai"dengan dirinya sendiri.


‎3) Ketahanan:Saat menghadapi krisis atau kritik, integritas batin menjadi jangkar. Seorang pemimpin tidak akan mudah goyah oleh opini publik karena ia tahu persis posisi atau kondisi moralnya.


‎Misalnya,seseorang mungkin terlihat sukses memimpin sebuah organisasi atau lembaga, namun jika di dalam hatinya ia merasa memanipulasi orang lain demi ambisi pribadi, maka ia kehilangan integritas batin.


‎Sebaliknya, seseorang dengan integritas batin akan memastikan kesuksesan kepemimpinannya dicapai dengan cara yang jujur,sehingga ia bisatidur dengan nyenyak di malam hari. Bersambung. . .


‎*MidOn*