MANADO, CARIKABAR. ID – Suasana khidmat menyelimuti Aula Pemerintah Kota (Pemkot) Manado selama dua hari terakhir, Selasa (10/03/2026).
Ratusan hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja di Sulawesi Utara berkumpul untuk mengikuti Seminar Rohani yang diselenggarakan oleh PT Families Ministry.
Ketua Famili es Ministry Ev Deinne Prasetyo-Turangan mengatakan, acara yang berlangsung secara intensif ini menghadirkan pakar biblika ternama, Dr. Rita Wahyu, sebagai narasumber utama.
"Seminar ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman teologis serta mempererat jejaring pelayanan antar denominasi gereja di tengah tantangan zaman modern," sebut Ev Deinne.
Ev Deinne menjelaskan, poin-poin penting pelaksanaan acara ini adalah, sebagaipenyelenggara, PT Families Ministry,peserta, ratusan hamba Tuhan (Pendeta, Gembala, dan Aktivis Gereja) lintas denominasi, berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (09-10/03/2026).
"Upaya memperlengkapi para pelayan Tuhan terus dilakukan oleh berbagai lembaga pelayanan. Kali ini, PT Families Ministry mengambil inisiatif dengan menggelar Seminar Rohani selama dua hari bertempat di Aula Pemkot Manado," ucap istri dr Prasetyo.
Dari pantauan media CaraiKabar. Id, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan kehadiran ratusan hamba Tuhan yang datang dari berbagai latar belakang denominasi gereja. Kebersamaan ini menciptakan atmosfer oikumenis yang kuat di kota yang dikenal dengan toleransinya ini.
Narasumber, Dr Rita Wahyu memaparkan, materi yang mendalam mengenai akar Ibrani dari iman Kristen serta kontekstualisasi pelayanan di era digital yang berbasis riset literatur asli Alkitab memberikan wawasan baru bagi para peserta dalam membedah teks-teks suci.
"Kehadiran Dr. Rita Wahyu di Manado merupakan sebuah berkat besar. Materi yang disampaikan sangat relevan untuk membekali para hamba Tuhan dalam menyampaikan kebenaran firman yang lebih presisi kepada jemaat masing-masing," ujar salah satu peserta seminar.
Suasana terlihat, Dr Rita Wahyu mengapresiasi kegiatan selama dua hari, sesi diskusi berlangsung interaktif.
"Para peserta tidak hanya mendengarkan ceramah, tetapi juga terlibat dalam tanya jawab kritis mengenai isu-isu teologi terkini, " sebut Dr Rita.
Pihak Pemkot Manado pun memberikan apresiasi atas dipilihnya Aula Pemkot sebagai pusat kegiatan yang membawa dampak positif bagi pembangunan mental dan spiritual warga tersebut.
Diakhir acara, Keluarga dr Prasetyo Turangan menyampaikan Terima kasih kepada pemerintah kota Manado yang telah memfasilitasi kegiatan selama dua hari.
"Tentunya kami menyampaikan terimakasih kepada Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr Richard Sualang, yg telah memberikan fasilitas ruangan serbaguna dan fasilitas lainnya, Tuhan memberkati untuk semunya," ungkap keluarga owner @pt families ministry.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan bangsa dan kesatuan gereja-gereja di Indonesia, khususnya di Kota Manado, wilayah Sulawesi Utara.
*MidOn*

0 $type={blogger}: