Selasa, 24 Februari 2026

‎Donald Supit Resmi Pimpin Rukun Kasih Raanan Baru Manado dan Sekitarnya

‎Donald Supit Resmi Pimpin Rukun Kasih Raanan Baru Manado dan Sekitarnya


MANADO, CARIKABAR.ID
– Semangat kekeluargaan dan persatuan warga asal Desa Raanan Baru yang berdomisili di Kota Manado dan sekitarnya kini memasuki babak baru. Donald Supit resmi dipercayakan untuk menahkodai organisasi sosial Rukun Kasih Raanan Baru (RKRB) untuk masa bakti mendatang.


‎​Dalam acara pengukuhan yang berlangsung khidmat, Donald Supit menyatakan komitmennya untuk mempererat tali silaturahmi serta menjadikan rukun ini sebagai wadah saling menopang bagi seluruh anggota.

‎​Poin utama kepemimpinan baru adalah
‎​peningkatan solidaritas untuk memastikan setiap anggota rukun merasakan kehadiran organisasi, baik dalam suka maupun duka.

‎​Program sosial demi mengaktifkan kembali kegiatan rutin yang sempat terhambat, termasuk dana sehat dan bantuan kedukaan.

‎​Pemberdayaan generasi muda,dengan mengajak kaum muda asal Raanan Baru di perantauan untuk tetap mencintai adat istiadat dan asal-usul mereka.

‎​"Rukun ini bukan sekadar organisasi formal, melainkan rumah bagi kita semua yang merantau di Manado. Tugas saya adalah memastikan api kekeluargaan ini tetap menyala dan kita semua bisa berjalan beriringan," ujar Donald dalam sambutannya.

‎​Kehadiran Donald Supit diharapkan membawa energi positif, mengingat sosoknya yang dikenal komunikatif dan memiliki jejaring yang luas di Sulawesi Utara.

‎Para anggota yang hadir menyambut baik kepemimpinan ini dengan harapan RKRB semakin solid dan berdampak bagi masyarakat luas.

‎​Sekilas Tentang Rukun Kasih Raanan Baru
‎​Rukun ini merupakan organisasi kekeluargaan yang menghimpun warga keturunan Desa Raanan Baru (Minahasa Selatan) yang menetap di wilayah Manado, Tomohon, dan Minahasa Utara.

‎Fokus utamanya adalah menjaga kelestarian budaya serta memberikan dukungan sosial antar sesama anggota.

‎Salah satu tokoh senior Raanan Baru, Drs Hendrik Hein Onibala, yang hadir memberikan apresiasi tinggi atas terpilihnya Donald.

‎"Kami berharap kepemimpinan baru ini dapat merangkul kelompok milenial dan Gen Z agar akar budaya Raanan Baru tidak luntur di tengah modernisasi kota Manado," ucap Onibala yang juga penasehat RKB.
‎​
‎Diketahui, acara yang bertempat di Kel Supit Kodongan, Sabtu (21/02/2026) ini, diawali  dengan ibadah syukur bersama dan usai sesi pemberian mandat Ketua RKRB diakhiri dengan acara ramah tamah yang menyajikan hidangan khas Minahasa, memperkuat kesan bahwa rukun ini adalah keluarga besar di tanah rantau.

‎*MidOn*


Kamis, 19 Februari 2026

Manado Akselerasi Digitalisasi, Andrei Angouw Tekankan Transparansi Pajak di HLM TP2DD 2026

Manado Akselerasi Digitalisasi, Andrei Angouw Tekankan Transparansi Pajak di HLM TP2DD 2026


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota Manado menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital.

Walikota Manado, Andrei Angouw, didampingi Wakil Walikota, Richard Sualang, memimpin langsung agenda 1st High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Manado Tahun 2026.

​Kegiatan strategis ini dilaksanakan di lokasi yang ikonik, yakni Rooftop Mall Pelayanan Publik (MPP) Manado, pada Kamis (19/2/2026).

Hal ini bertujuan untuk memberikan penegasan kembali di jajaran Pemerintah Kota mengenai arah pembangunan masa depan.

Fokus kami jelas, yakni bagaimana teknologi digital benar-benar mampu mendorong efektivitas pendapatan daerah dan kualitas pelayanan publik.

Sebagaimana di tekankan Walikota, digitalisasi bukan sekadar tentang aplikasi atau sistem yang canggih. Fondasi utamanya adalah Akurasi Data.

Dalam arahannya, Walikota Andrei Angouw menekankan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan instrumen vital untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memastikan pelayanan publik yang lebih transparan.​

Digitalisasi transaksi pemerintah, baik dari sisi belanja maupun pendapatan, harus terus dipacu. Dengan sistem yang terintegrasi, kita meminimalisir kebocoran dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi. 

Digitalisasi adalah jembatan menuju tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien. Dengan data yang akurat, setiap kebijakan yang kami ambil akan lebih tepat sasaran bagi masyarakat Manado. Mari kita kawal bersama transformasi ini demi Manado yang lebih maju dan modern.

*MidOn*

Wawali Richard Sualang Awali Rangkaian Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Ketang Ternate Baru

Wawali Richard Sualang Awali Rangkaian Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Ketang Ternate Baru


MANADO,CARI KABAR. ID 
– Mengawali momentum bulan suci Ramadan 1447 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado resmi memulai rangkaian kegiatan Safari Ramadan

Wakil Walikota Richard Sualang, mengunjungi lokasi pertama bertempat di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Ketang Ternate Baru, Kecamatan Singkil, pada awal pekan puasa ini, Kamis (19/02/2026). 


​Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat teras Pemerintah Kota Manado, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang memadati saf-saf masjid untuk melaksanakan salat berjamaah sekaligus bersilaturahmi.


Dalam sambutannya, Richard Sualang menegaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk hadir dan menjumpai langsung kaum Muslimin di Kota Manado yang sedang menjalankan ibadah puasa.


“Agenda Safari Ramadhan merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk menjumpai, menyapa kaum muslimin di Kota Manado yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.


Ia juga berharap momentum Ramadhan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. “Pemerintah berharap di bulan suci Ramadhan ini, hal-hal baik akan datang menghampiri torang samua dan itu akan diteruskan di bulan seterusnya untuk kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” tambahnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan SKPD Pemkot Manado, jajaran Polsek Singkil, perwakilan MUI dan BKSUA Manado, Camat Singkil, serta tokoh masyarakat dan para pemuka agama.


Safari Ramadhan ini dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik lainnya sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Manado dalam mempererat silaturahmi dan menjaga harmonisasi antarumat beragama di ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

*MidOn*

Rabu, 18 Februari 2026

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Walikota Andrei Angouw Resmikan SPKLU di Mantos

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Walikota Andrei Angouw Resmikan SPKLU di Mantos


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Walikota Manado, Andrei Angouw, secara resmi meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terbaru yang berlokasi di area Atrium Manado Town Square (Mantos) 3, Sulawesi Utara, Rabu (18/02/2026). 


Kehadiran fasilitas pengisian daya ini menjadi langkah nyata pemerintah kota dalam mendorong percepatan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Walikota Andrei Angouw memberikan apresiasi tinggi kepada pihak manajemen Mantos dan PLN atas kolaborasi strategis ini. Menurutnya, penempatan SPKLU di pusat perbelanjaan adalah langkah cerdas untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.


‎​"Kehadiran SPKLU di Manado Town Square dan berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Kota Manado, khususnya dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik ke depannya," ujar Andrei.


Peresmian ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik serta percepatan transisi menuju energi bersih di Indonesia. 


SPKLU berdaya 120 kW kini tersedia di area parkir Manado Town Square dengan dua slot pengisian. Fasilitas ini diharapkan tidak hanya melayani pengguna kendaraan listrik yang sudah ada, tetapi juga menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk beralih ke penggunaan energi ramah lingkungan.


Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas ESDM Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Fransiscus Maindoka, General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Noviyanti Mongkau, S.E., Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, Direktur Operasional Manado Town Square, Rudy Wijaya, serta undangan lainnya.

*MidOn*


Mempererat Tali Persaudaraan, Rukun Kasih Raanan Baru Manado & Sekitarnya Segera Gelar Pertemuan Awal Tahun 2026

Mempererat Tali Persaudaraan, Rukun Kasih Raanan Baru Manado & Sekitarnya Segera Gelar Pertemuan Awal Tahun 2026


MANADO, CARIKABAR. ID
– Semangat kekeluargaan dan kerinduan untuk saling menopang antar sesama warga perantauan asal Desa Raanan Baru kini diwujudkan melalui terbentuknya Rukun Kasih Raanan Baru wilayah Manado dan sekitarnya.


‎Sebagai langkah awal penguatan organisasi, rukun ini dijadwalkan akan menggelar Pertemuan Perdana dalam waktu dekat.


‎​Pertemuan ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan menjadi momentum penting bagi seluruh warga Raanan Baru yang berdomisili di Manado, Bitung, Minahasa Utara, dan Tomohon untuk saling bertatap muka, bernostalgia, serta menyatukan visi dalam bingkai kasih.

‎​Berikut adalah poin-poin utama yang akan dibahas dalam pertemuan perdana tersebut, diantaranya, Ibadah Bersama, sebagai bentuk syukur awal tahun.


‎Selanjutnya,​Perkenalan Anggota untuk Mempererat silaturahmi antar keluarga dan generasi muda Raanan Baru di perantauan.


‎​Pembahasan Program Kerja untuk menyusun agenda sosial, kedukaan, maupun kegiatan rutin bulanan.


‎​Pemantapan Pengurus dalam rangka memastikan struktur organisasi berjalan efektif untuk melayani seluruh anggota.


‎​"Rukun ini hadir dari kerinduan kita semua untuk memiliki 'rumah' di tanah rantau. Kami berharap melalui pertemuan perdana ini, kebersamaan warga Raanan Baru semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi sesama anggota," ujar salah satu inisiator rukun di Grup Whatsapp.


‎​Diharapkan, kehadiran Rukun Kasih Raanan Baru dapat menjadi wadah tolong-menolong (mapalus) yang nyata, baik dalam suka maupun duka.


‎Seluruh warga asal Raanan Baru yang berada di Manado dan sekitarnya pun diundang untuk hadir dan mengambil bagian dalam momentum bersejarah ini.


‎*MidOn*

Selasa, 17 Februari 2026

Pemkot Manado Batasi Operasional Tempat Usaha Selama Hari Raya Keagamaan

Pemkot Manado Batasi Operasional Tempat Usaha Selama Hari Raya Keagamaan


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado resmi mengeluarkan Keputusan Walikota terkait pembatasan jam operasional kegiatan usaha selama perayaan hari besar keagamaan. 

Langkah dibawah kepemimpinan Andrei Angkut dan Richard Sualang ini diambil guna menjaga kekhusyukan ibadah serta memelihara kerukunan antarumat beragama di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Walikota Manado nomor 46/kep/D.13/Par/2026 tentang pembatasan jam operasional usaha pariwisata pada perayaan hari besar keagamaan.

Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa pembatasan dan penutupan operasional berlaku bagi sejumlah jenis usaha pariwisata, antara lain klub malam, diskotek, rumah pijat (yang menyediakan minuman sebagai bagian tak terpisahkan), karaoke, serta SPA sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Easther Mamangkey, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Kota Manado Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan yang telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2022.

“Kebijakan ini bukan untuk mematikan usaha, melainkan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan. Apalagi menjelang Ramadhan, kita perlu menciptakan suasana yang kondusif dan saling menghargai,” ujar Mamangkey.

Ia menambahkan, Dinas Pariwisata akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta unsur TNI/Polri untuk melakukan pengawasan, pemantauan, dan penindakan apabila ditemukan pelanggaran.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha hiburan malam. Harapannya, semua bisa mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Jika ada yang melanggar, tentu akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Pembatasan ini tidak hanya berlaku pada bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga pada perayaan hari besar keagamaan lainnya seperti Hari Raya Natal bagi umat Kristen dan Katolik, Nyepi bagi umat Hindu, Waisak bagi umat Buddha, serta Tahun Baru Imlek bagi umat Konghucu.

Pemerintah Kota Manado berharap kebijakan ini dapat menciptakan suasana yang aman, tertib, dan harmonis di tengah masyarakat yang majemuk, tanpa mengabaikan roda perekonomian sektor pariwisata.

Keputusan Walikota tersebut ditetapkan di Manado pada 20 Januari 2026 dan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

*MidOn*

Senin, 16 Februari 2026

Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang Resmi Membuka Rangkaian Kegiatan PHRG GMIM Paulus TWM

Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang Resmi Membuka Rangkaian Kegiatan PHRG GMIM Paulus TWM


MANADO,CARI KABAR. ID 
– Suasana penuh sukacita iman menyelimuti Jemaat GMIM Paulus Titiwungen Wenang Mahakeret (TWM) pada Selasa (17/2/2026) pagi. 

Wakil Walikota Manado, dr. Richard Sualang, hadir secara langsung untuk membuka secara resmi seluruh rangkaian kegiatan Panitia Hari Raya Gereja (PHRG) tahun 2026.

​Acara pembukaan yang diawali dengan jalan sehat bersama seluruh jemaat ini menjadi penanda dimulainya berbagai perlombaan dan kegiatan kerohanian dalam rangka menghayati hari-hari besar gerejawi, khususnya menyongsong masa Paskah.

Dengan mengusung tema “Seia Sekata, Erat Bersatu dan Sehati Sepikir", launching ini diawali dengan ibadah yang dipimpin Ketua Jemaat GMIM Paulus TWM, Pdt Ventje Mongdong STh.

Kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat yang diikuti ratusan jemaat yang ada di Kolom 1 sampai Kolom 46. 

Semangat persatuan dan kebersamaan nampak pada momentum yang menandai dimulainya rangkaian hari raya gerejawi sepanjang tahun 2026 di lingkungan GMIM Paulus TWM.

Wawali Manado menyampaikan ini merupakan agenda rutin gereja, sehingga diharapkan semakin mempererat tali persaudaraan dan memperkuat persekutuan antar jemaat.

“Atas nama Pemerintah Kota Manado, saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jemaat GMIM Paulus TWM. Bulan Februari ini dimulainya hari raya gerejawi sepanjang tahun 2026. Semoga ini menjadi satu bentuk utuh dalam memperkuat persaudaraan jemaat di GMIM Paulus TWM ini,” imbau Sualang didampingi Pdt Ventje Mongdong STh, Ketua P/KB GMIM Paulus TWM, Pnt Franklin Tamara dan Ketua PHRG GMIM Paulus TWM, Jerry Kindangen.

Tak hanya itu, Sualang mengingatkan pentingnya persekutuan jemaat yang kuat akan berdampak positif bukan hanya bagi kehidupan bergereja, tetapi juga bagi pembangunan daerah.

“Kalau persekutuan jemaat kuat, tentu jemaat ini mampu membantu dan mendukung Pemerintah Kota Manado dalam menjalankan program-program pemerintah,” ucapnya.

Sualang berharap seluruh rangkaian kegiatan PHRG 2026 dapat berjalan lancar dan membawa berkat, tidak hanya bagi jemaat GMIM Paulus TWM, tetapi juga bagi masyarakat Kota Manado secara luas.

Dengan mengusung semangat seia sekata dan sehati sepikir, PHRG 2026 GMIM Paulus TWM diharapkan menjadi ruang penguatan iman sekaligus wadah memperkokoh sinergi antara gereja dan pemerintah dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di Kota Manado.

*MidOn*

Jumat, 13 Februari 2026

Sinergi Jaga Kondusivitas, Pemkot Manado dan Kapolresta Gelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Konflik

Sinergi Jaga Kondusivitas, Pemkot Manado dan Kapolresta Gelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Konflik


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar rapat koordinasi strategis bersama Kapolresta Manado guna membahas langkah-langkah konkret penyelesaian konflik sosial dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Manado. 


Pertemuan ini berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Jumat (13/02/2026), sebagai respon cepat terhadap dinamika keamanan yang terjadi belakangan ini.


​Rapat tersebut dihadiri langsung Walikota dan Wakil Walikota Manado, Andrei Angkut dan Richard Sualang bersama Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, jajaran Forkopimda, serta para Camat dan Lurah.


Acara dialog tersebut, terkait penyelesaian tawuran kelompok anak muda di Kota Manado khususnya yang terjadi di Kelurahan Sindulang Satu Kecamatan Tuminting.


Pertemuan dan dialog hari ini adalah lanjutan pertemuan kemarin dengan tokoh masyarakat dan perwakilan warga dari Sindulang. Bagi Wali Kota rapat kemari untuk cari solusi supaya  bisa dibawah dalam rapat dengan pihak Kapolres dan Dandim yang telah dilaksanakan hari ini.


Bagi Tokoh masyarakat yang hadir dalam rapat ini, kerja-kerja Babinsa penting ditingkatkan dan penegakkan hukum oleh Kepolisian harus ditegakkan supaya ada efek jerah. Informasi yang terangkat dalam pertemuan kemarin ikut dibawah pada diskusi dengan Kapolres dan Dandim hari ini.


Mendampingi Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam pertemuan ini Sekot Manado dr. Steaven Dandel M.Ph., Kapolres Kota Manado dan jajarannya, Koramil mewakili Dandim Manado, Kapolsek Tuminting, Asisten I Julises Ochlers S.H., Kaban Kesbangpol Sonny Takumansang, Kadis Kominfo Yanti Mongkau, Kasat Pol PP Novly Siwi, Camat Tuminting Hence Patimbano, Lurah Sindulang, para Ketua Lingkungan dan tokoh masyarakat.


Diawal pertemuan dan dialog, Wali Kota berharap masalah di Sindulang Satu bisa ditangani secepat mungkin sebelum menjadi besar. Menurut Wali Kota, Para pelaku juga harus diindentifikasi.


Kapolres ketika memberikan gambaran masalah di Sindulang bahwa tawuran kelompok anak muda dan bahkan ada fenomena lain dimana orangtua ikut memback-up dengan berbagai cara seperti memanfaatkan ibu-ibu/emak-emak hadir di tengah konflik ketika melihat pengamatan dilapangan.


Keaktifan masyarakat untuk menginformasikan adanya kejadian sering disampaikan ada kejadian tapi setelah diselidiki dilapangan ternyata tidak ada. Deteksi dan antisipasi kegiatan dilapangan ikut dipaparkan Kapolres serta apa yang sudah sering dilakukan dilapangan dalam menghadapi situasi tawuran kelompok anak muda.


Nama-nama yang terlibat dilapangan ikut disampaikan kasat reskrim polres dan kapolsek Tuminting dikonfrontir kepada lurah, ketua lingkungan dan tokoh masyarakat yang hadir dalam pertemuan untuk sinkroninasi data dan kebenaran nama-nama yang terlibat.


Wali Kota dalam dialog dengan warga masyarakat yang hadir melakukan penekanan soal penegakkan hukum yang tegas sementara masyarakat akan diidentifikasi siapa-siapa yang terlibat apalagi ikut memprovokasi dilapangan. 


"Wali Kota memberikan Kesimpulan yakni menindak-lanjuti laporan dan ditegakkan hukum tegas. Dilokasi yang sering menjadi tempat tarkam akan dipasang CCTV," kata Wali Kota.

*MidOn*

Kamis, 12 Februari 2026

Manado Hebat: Walikota dan Wawali Turun Lapangan Tindaklanjuti Instruksi Presiden Terkait Kebersihan Lingkungan

Manado Hebat: Walikota dan Wawali Turun Lapangan Tindaklanjuti Instruksi Presiden Terkait Kebersihan Lingkungan


MANADO, CARIKABAR. ID – Pemerintah Kota Manado bergerak cepat merespons instruksi Presiden Republik Indonesia terkait penguatan program kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah terpadu. 

Walikota Manado, Andrei Angouw, bersama Wakil Walikota, Richard Sualang, didampingi Sekretaris Kota, Steven Dandel memimpin langsung gerakan kebersihan massal di sejumlah titik vital kota, Jumat (13/02/2026) pagi.

​Langkah ini merupakan bentuk sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan kota yang sehat, estetis, dan berkelanjutan. 

Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, Malalayang Beach Walk (MBW 2) dan Karang Ria, dengan melibatkan jajaran Pemerintah Kota Manado.

Gerakan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk menciptakan ruang publik yang bersih, nyaman, dan tertata, sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

Turut mendampingi, jajaran Pemerintah Kota, para Camat, Lurah, serta Ketua-Ketua Lingkungan. Mari bersama menjaga Manado tetap bersih, indah, dan asri. 

*MidOn*


Selasa, 10 Februari 2026

Manado Adopsi Strategi Banyuwangi: Sinergi Tiga OPD Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Manado Adopsi Strategi Banyuwangi: Sinergi Tiga OPD Pastikan Bansos Tepat Sasaran


MANADO, CARI KABAR. ID 
– Pemerintah Kota Manado melakukan langkah besar dalam membenahi sistem penyaluran bantuan sosial (bansos). 

Belajar dari keberhasilan Kabupaten Banyuwangi dalam mengelola data kemiskinan, tiga instansi strategis—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)—resmi memperkuat sinergi lintas sektor.


​Langkah ini bertujuan untuk mengintegrasikan data kependudukan dengan basis data kesejahteraan sosial guna meminimalisir adanya bantuan yang salah sasaran atau tumpang tindih.


Pemerintah Kota Manado serius membenahi sistem penyaluran perlindungan sosial dengan melakukan studi banding terkait digitalisasi bansos ke Kabupaten Banyuwangi. 


Dalam pertemuan yang menghadirkan Kepala Dinas Sosial Pugu, Kabid Dinsos Irul, serta Kabid PIAK Disdukcapil Agustinus, terungkap bahwa kunci utama keberhasilan pengelolaan bantuan sosial terletak pada penghapusan ego sektoral antar-instansi.


Kolaborasi ini memastikan bahwa seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bergerak bersama sebagai agen pemerintah dalam mengawal pendataan, sehingga tidak ada lagi warga yang terabaikan karena kendala administrasi.


Salah satu fokus utama dalam diskusi tersebut adalah edukasi kepada masyarakat mengenai akurasi data pekerjaan pada KTP yang sering kali menjadi penghambat akses bantuan. 


Banyak warga yang secara ekonomi masuk kategori miskin namun status di identitasnya masih tertulis sebagai karyawan swasta, sehingga sistem otomatis menolak permohonan bantuan mereka.


Selain itu, dorongan kuat dari pimpinan untuk mempercepat perekaman administrasi kependudukan menjadi fondasi penting agar setiap bantuan yang dikucurkan memiliki dasar data yang valid dan transparan.


Sebagai langkah konkret, Disdukcapil Kota Manado akan segera melakukan sinkronisasi data dengan meminta data desil 1 hingga 10 dari Kementerian Sosial untuk diverifikasi ulang. Proses ini mencakup pembersihan data bagi warga yang telah meninggal dunia, pindah domisili, hingga percepatan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD).


Melalui fasilitas jemput bola bagi warga yang bermasalah secara administrasi, Pemkot Manado optimis integrasi data kependudukan dan sosial ini akan meminimalisir masalah klasik bantuan tidak tepat sasaran di masa mendatang.


Kepala Dinas Sosial Kota Manado Rollies Rondonuwu mengatakan, kunjungan atau Studi Tiru ini merupakan tindaklanjut dari Kemendagri tentang Digitalisasi Bansos Perlindungan Sosial (Digitalisasi Bansos Perlinsos). 


Dimana Pemkot Manado merupakan salah satu daerah yang dipilih menjadi Pilot Projeck dari 40 Kab/Kota di Indonesia. Ikut hadir dalam rombongan Kadis Pencatatan Sipil Erwin Kontu, Kepala Bidang Kominfo Yetty Mukuan dan Ferdinan Polii serta Kepala Bidang dari Dinsos Audy Rumengan.

*MidOn*

Senin, 09 Februari 2026

Wakil Walikota Manado Ajak Pelaku UMKM Naik Kelas dan Kuasai Pasar Digital

Wakil Walikota Manado Ajak Pelaku UMKM Naik Kelas dan Kuasai Pasar Digital


MANADO, CARIKABAR. ID 
– Pemerintah Kota Manado terus memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor ekonomi kerakyatan. 


Wakil Walikota Manado Richard Sualang, memberikan dorongan kuat bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak sekadar bertahan, tetapi berani melakukan ekspansi dan siap berkembang menghadapi tantangan pasar global.


Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang saat menghadiri Temu Usaha di Bidang Distribusi Tidak Langsung, Selasa (10/2) di Peninsula Hotel.


Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan RI itu dihadiri para pelaku usaha, IKM dan UKM di Kota Manado dengan para distributor seperti Indogrosir, Aksesmu, Sampoerna dan lainnya. 


"Ini merupakan forum yang sangat bermanfaat, khususnya dalam membahas masa depan UMKM Kota Manado. 


Dan ini perhatian yang luar biasa dari Kementerian Perdagangan RI kepada kita di Kota Manado," ujar Sualang.


Melalui kegiatan tersebut, kata Sualang, para pelaku usaha baik itu toko maupun warung, mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana mengelola usaha secara lebih baik, tertata dan berkelanjutan.


"Bersyukur juga karena kementerian memberikan atensi khusus kepada Kota Manado dengan menghadirkan langsung narasumber yang kompeten untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan dengan para pelaku UMKM.


Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan saja. Akan tetapi juga mampu membangun jaringan usaha, serta mendorong pelaku UMKM di Kota Manado agar semakin siap berkembang dari skala lokal hingga ke pasar yang lebih luas," harapnya.


Sementara itu, Direktur Bina Usaha Perdagangan Septo Soepriyatno mengaku sangat bangga karena banyak pelaku UMKM yang terlibat.


"Karena kita mempertemukan antara pemasoknya dengan para ritelnya, dalam hal ini pemilik warung.


​Kita berharap dari pertemuan ini nantinya akan membuat usaha pemilik warung akan tumbuh lebih bagus lagi. 


Dan warung-warung tradisional bisa bersaing dengan ritel-ritel modern," ungkapnya.


Selain itu, pihaknya berharap ​para pemilik warung juga bisa mengakses dan mendapatkan ilmu tentang cara pengelolaan warung yang baik seperti apa. 


"Sehingga masyarakat juga dapat terlayani, terpuaskan dari pelayanan yang diberikan para pemilik warung tersebut," kuncinya.

*MidOn*

Minggu, 08 Februari 2026

‎Mahasiswa Australia Terpikat Pesona Manado: "Surga Tersembunyi"

‎Mahasiswa Australia Terpikat Pesona Manado: "Surga Tersembunyi"


MANADO, CARIKABAR. ID
– Kota Manado, Ibu Kota Sulawesi Utara kembali menunjukkan taringnya sebagai destinasi internasional. Kali ini, rombongan mahasiswa asal Australia yang tengah mengikuti kegiatan, Manly Manado Society & FEB Unklab menggagas program "Pasiar Edu Tourism" untuk Kota Manado.


‎Program ini pun mendapat support penuh oleh Pemerintah Kota Manado, dalam hal ini Walikota Manado sebagai Honorable Member of Manly Manado Society bersama Ansell Angouw.

‎Walikota Manado, Andrei Angouw menyambut baik program ini. Angouw mengatakan, kegiatan ini searah dengan program pemerintah Kota Manado.

‎"Program mengajak mahasiswa Australia untuk datang ke Manado, Sulawesi Utara. Dengan tujuan belajar dan melakukan pelatihan berbagai ketrampilan," kata Angouw pada Senin (09/02/2026).
‎Dijelaskannya, para mahasiswa dari universitas ternama di Australia ini akan menjadi duta pariwisata Manado di negaranya.

‎"Outputnya adalah para mahasiswa yang terdiri dari jurusan sejumlah universitas ternama di Australia ini akan menjadi Ambassador Tourism of Manado yang secara langsung dapat mempromosikan tentang kota Manado di negaranya", ujarnya.

‎Diharapkan jajaran Pemerintah Kota Manado di lintas instansi bisa mendukung program baik ini.

‎"Program ini akan berlanjut terus dengan dukungan Pemerintah Kota Manado (lintas SKPD) di bawah koordinasi Dinas Pariwisata dan didukung oleh Manado Tourism Board," tukasnya.
‎Sejumlah tanggapan tentang Bunaken dan Kota Manado diutarakan oleh para mahasiswa Australia yang sudah merasakan langsung keindahan Kota Manado. Bagi mereka, berkunjung ke Kota Manado menjadi pengalaman baru dan menarik bagi mahasiswa yang datang dari berbagai Universitas Ternama di Australia ini.

‎Alexandra Lyons dari Sydney University mengatakan bahwa kecintaan dirinya terhadap Bunaken dan Kota Manado semakin mendalam karena ternyata Bunaken sangat indah.

‎''Bunaken is amazing and I love the people,"  ujarnya sambil menikmati ikan bakar bobara di Pulau Bunaken.

‎Begitu juga dengan Orriel Hull dari Queensland University of Technology. Dirinya menutur pengalamannya ketika pertama kali menginjakkan kaki di Manado dan tak bisa di bayangkan bahwa Kota Manado punya pemandangan laut dan pesisir yang sangat bagus dan tidak kalah dengan negara Asia lainnya.

‎''I like Bunaken Island, and I have a hobby of diving, before I reach 3 meters I can already see the beauty of the coral, fish and turtles in the water on Bunaken Island, I promise to come back and will promote Manado wherever I am (saya menyukai pulau Bunaken, dan saya punya hobby menyelam, belum sampai 3 meter saya sudah bisa melihat keindahan karang, ikan dan penyu yang ada di dalam air di pulau Bunaken, saya berjanji akan kembali dan akan mempromosikan Manado di manapun saya berada)," katanya.

‎Ansell Angouw yang juga salah satu penggagas kegiatan ini mengatakan program pertukaran mahasiswa ini sangat penting untuk memperkenalkan Kota Manado di Negara Australia.

‎"Saya mensupport program Pasiar Edu Tourism ini. Program pertukaran students ini menjadi bagian penting untuk kita bisa memperkenalkan Kota Manado dan kearifan lokal yang ada di dalamnya," ujar Ansel.

‎Ia mengaharapkan, para mahasiswa dari Australia ini bisa mempromosikan pengalaman mereka berkunjung di Kota Manado.

‎"Diharapkan teman teman dari Aussie ini akan mengajak dan mempromosikan apa yang mereka alami dan rasakan di universitas masing- masing, jadi akan menjadi peluang besar lebih banyak yang akan mengikuti program Pasiar Edu tourism ini," ujarnya.

‎Semua peserta Pasiar Edu Tourism Australia-Manado terlihat menikmati kuliner dan suasana pesisir pantai Manado ditemani Ansell Angouw dan Felix Palenewen (Manado Tourism Board).

‎*MidOn*

Kamis, 05 Februari 2026

Perkuat Komitmen Perlindungan Ekosistem Pesisir, Pemkot Manado Dukung Penuh GPC 2026

Perkuat Komitmen Perlindungan Ekosistem Pesisir, Pemkot Manado Dukung Penuh GPC 2026


MANADO, CARI KABAR. ID
– Pemerintah Kota Manado menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan iven nasional Green Press Community (GPC) 2026 yang mengangkat dan membahas berbagai isu strategis lingkungan hidup. 


Dukungan ini mempertegas komitmen duet kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang dalam mendorong perlindungan lingkungan hidup, khususnya wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.


Green Press Community merupakan event tahunan berskala nasional yang diisi dengan rangkaian kegiatan seperti konferensi, workshop, dan talkshow, dengan fokus utama pada isu-isu lingkungan. Pada tahun 2026, GPC mengangkat tema “Jurnalisme Melindungi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil”, yang dinilai sangat relevan dengan kondisi geografis Indonesia, termasuk Sulawesi Utara.


Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Dibawah kepemimpinan Wali Kota Manado, Andrei Angouw didampingi Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang mengapresiasi pelaksanaan iven nasional bertema lingkungan tersebut, yang untuk pertama kalinya digelar di luar Pulau Jawa.


“Tentunya ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Utara yang telah dipilih menjadi tuan rumah,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Manado, Noviyanti Ningsih Mongkau, SE.


Mongkau mengatakan, pelaksanaan GPC 2026 sejalan dengan arah kebijakan Pemerintahan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang yang menaruh perhatian besar terhadap isu lingkungan, khususnya persoalan sampah dan pengelolaan limbah di Kota Manado.


“Saat ini Pemkot Manado terus meningkatkan sistem manajemen sampah terpadu, ketersediaan air bersih, serta perluasan akses air minum layak konsumsi bagi masyarakat,” jelasnya.


Lebih lanjut, Noviyanti menekankan pentingnya pelaksanaan GPC 2026 mengingat Kota Manado memiliki Pulau Bunaken yang terkenal dengan keindahan dan kekayaan ekosistem bawah lautnya, serta kawasan hutan mangrove yang perlu dilestarikan demi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.


“Hutan mangrove juga menjadi habitat bagi Tarsius, satwa endemik Sulawesi yang merupakan primata dilindungi. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya,” tambahnya.


Melalui pelaksanaan Green Press Community 2026, diharapkan masyarakat Sulawesi Utara dapat menambah wawasan dan pemahaman terkait situasi serta tantangan lingkungan di Indonesia saat ini. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil secara berkelanjutan.


GPC 2026 tidak hanya menjadi ajang diskusi dan berbagi gagasan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat peran jurnalisme dan masyarakat dalam perlindungan lingkungan hidup demi masa depan yang lebih lestari. 

*MidOn*

Rabu, 04 Februari 2026

‎Mapanget Jadi Fokus Strategis, Musrenbang Kecamatan Bahas Skala Prioritas 2026  ‎

‎Mapanget Jadi Fokus Strategis, Musrenbang Kecamatan Bahas Skala Prioritas 2026 ‎


MANADO
, CARI KABAR. ID – Pemerintah Kota Manado kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, yang kali ini dilaksanakan di Kecamatan Mapanget pada Rabu (04/02).


‎Forum tahunan ini menjadi krusial mengingat posisi Mapanget sebagai pintu gerbang udara sekaligus kawasan penyangga utama pertumbuhan ekonomi Kota Manado.


‎​Camat Mapanget, Deysi Kalalo, dalam sambutannya menekankan bahwa usulan yang dibawa ke tingkat kecamatan merupakan kristalisasi dari kebutuhan mendesak warga di tingkat kelurahan.


‎"​Dalam musyawarah tersebut, terdapat tiga pilar utama yang menjadi sorotan, diantaranya, ​Infrastruktur dan Drainase. Mengingat intensitas hujan yang fluktuatif, optimalisasi saluran air di titik-titik rawan genangan menjadi usulan paling dominan,"ucap Kalalo.


‎​Sementara itu, Perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kota Manado menjelaskan,Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan ruang bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan wilayahnya.


‎"Kami memastikan setiap usulan yang masuk akan dikawal berdasarkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran," ujar perwakilan Baperida yang hadir.


‎Anggota DPRD Kota Manado Komisi II, Andrew Palit, yang turut hadir dan mendengarkan aspirasi para delegasi, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Manado tetap berkomitmen menjalankan program prioritas pembangunan meskipun terjadi pemotongan anggaran transfer dari pemerintah pusat ke daerah.


‎"Kunci utama keberhasilan pembangunan terletak pada komitmen dan kepemimpinan. Selama program telah diprioritaskan secara tepat, target pembangunan diyakini tetap dapat tercapai meski pelaksanaannya menyesuaikan tahapan dan kemampuan anggaran," kata Palit

‎​

‎​Acara ini dihadiri oleh, Kapolsek Mapanget, Ipda Simson Songgigilan, Unsur Koramil, Tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, para Delegasi tiap Kelurahan serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.


‎*MidOn*