Minggu, 17 September 2023

Ketua MD GPdI Sulut Lantik Panitia Rally Gala Dinner Manado, Minut dan Bitung

Ketua MD GPdI Sulut Lantik Panitia Rally Gala Dinner Manado, Minut dan Bitung


MANADO, CARIKABAR.ID
- Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia (MD GPdI) Sulawesi Utara melalui Badan Usaha Pengembangan Keuangan Gereja (BUPKG) melantik Panitia Rally Gala Dinner Manado, Minahasa Utara dan Bitung, bertempat di GPdI Kota Manado, Jl Sam Ratulangi No.38, Minggu (17/09/2023) malam.


Acara pelantikan dilaksanakan pada ibadah Raya ke-7 langsung di pimpin Ketua MD GPdI Sulawesi Utara Pdt Yvonne Indria Awuy-Lantu di dampingi Wakil Ketua I Pdt John Awuy, S.Th.


Pembacaan SK pelantikan panitia di bacakan Ketua Badan Usaha Pengembangan Keuangan Gereja Pdt Robby Kusoy, S.Th.


Sementara itu Ketua Panitia Rally Gala Dinner Manado, Minahasa Utara dan Bitung, Fanny Rompas usai dilantik kepada awak media mengatakan, kegiatan Gala Dinner dalama rangka usaha dana untuk pelunasan lahan Pantecostal Camping Ground di Desa Pinili Kabupaten Minahasa Utara.


"Intinya sebagaimana tugas yang di percayakan Majelis Daerah kepada kami Panitia yang baru dilantik, yaitu usaha dana untuk membantu pelunasan lahan Pantecostal Camping Ground Pinili," kata Fanny Rompas.



Lanjut, Rompas menjelaskan setelahbdi Lantik kami panitia langsung melaksanakan rapat bersama untuk teknis kegiatan gala dinner dan bekerjasama dengan Penghubung dan Majelis Wilayah di tiap daerah.


"Untuk lokasi  pelaksanaan acara di gabung panitia Kota Manado, Minahasa Utara dan Kota Bitung di pusatkan di Pantecostal Center Buha, tentunya, kami pun berharap partisipasi dari semua panitia dan seluruh warga jemaat GPdI di tiap kabupaten kota yang ada di Sulawesi Utara," sebut Rompas.


Sebagaiman di ketahui sebelum dilakukan pelantikan para paniti telah mengikuti ibadah ke-7 ini dengan mendapatkan pembekalan rohani lewat khotbah yang di sampaikan Wakil Ketua I MD GPdI Sulawesi Utara Pdt John Awuy, S.Th dengan  mendasarkan bacaan Alkitab dalam Matius 24 ayat 46,' Kriteria Tanggung Jawab Kepada Tuhan.'


"Apa yang di percayakan Tuhan harus di kerjakan dengan baik, kepada panitia gala dinner yang akan dilantik akan bertanggung jawab sampai tuntas, bekerjalah sesuai apa yang Tuhan percayakan dengan penuh tanggung jawab," ajak Pdt John Awuy.


*Middle*


Kondisi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Wilayah Sulut, Ini Penjelasan Joy Tulung

Kondisi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Wilayah Sulut, Ini Penjelasan Joy Tulung

Joy Elly Tulung, SE, MSc, PhD, Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Manado, Dosen Fakultas Ekonomi Unsrat, Doktor jebolan Belanda.

MANADO, CARIKABAR.ID - Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) memang adalah salah satu indikator yang digunakan untuk mengetahui kondisi ekonomi makro suatu wilayah. Selain itu, juga biasa digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah. 


Jika besaran PDRB tinggi maka diharapkan mampu menggambarkan kesejahteraan ekonomi di wilayah tersebut juga tinggi dan berlaku juga sebaliknya. Dan memang secara akademis banyak penelitian yang menunjukan bahwa variabel PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia pada umumnya dan di daerah2 seperti provinsi dan kabupaten kota pada khususnya, jadi kalau di Kota Manado PDRBnya paling Tinggi se-Sulawesi Utara artinya memang di Kota Manado lah yang paling menarik perhatian bagi para pencari Kerja. 


Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan PDRB di Indonesia yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), inflasi, Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Pengeluaran pemerintah daerah, dan tenaga kerja. 


Perekonomian di kabupaten kepulauan Talaud yang disebabkan oleh kondisi geografis secara kepulauan yang memiliki jarak yang sangat jauh dari pusat perekonomian di Sulawesi Utara yakni kota Manado, sehingga mengakibatkan aktivitas perekonomian di kabupaten Kepulauan Talaud cenderung memiliki biaya yang tinggi baik dari sisi konsumsi maupun sisi produksi. Ditambah lagi, Harga komoditi unggulan seperti cengkih, pala, kopra cenderung murah di tingkat petani, demikian pula hasil alam yang lain. 


Investasi skala menengah maupun besar masih kurang. Oleh karena itu maka kekuatan sektoral atau lapangan usaha perekonomian di Kabupaten Kepulauan masih tergolong lemah dan kurang prospektif. Oleh karena itu tidak heran PDRB Kabupaten Talaud Adalah yang terendah di Sulawesi Utara dan itu harusnya menjadi tantangan bagi Pemkab Talaud, karena pemerintah setempat memiliki peran yang sangat besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah



Pemerintah daerah hendaknya lebih berusaha untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, oleh karena itu pemerintah daerah harus aktif meningkatkan Investasi di Kabupaten Kep. Talaud dengan mengajak investor dari luar daerah dan juga harus mempermudah regulasi dalam proses perizinan melakukan investasi karena investasi memiliki potensi menciptakan dan menyerap tenaga kerja. Apalagi di era serba digital saat ini, pemerintah diharapkan mampu untuk mengajak masyarakat untuk berinvestasi karena akan menumbuhkan iklim bisnis. 


Semakin banyak investasi atau penanaman modal yang dilakukan, maka akan semakin banyak pula bisnis-bisnis baru yang bermunculan. Banyaknya bisnis baru dan UMKM yang bermunculan akan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, yang mana secara jelas akan mendukung pertumbuhan daya beli konsumen serta konsumsi rumah tangga. 


Pemerintah daerah agar mendorong pertumbuhan sektor industri untuk lebih meningkatkan produksi. Hal ini dapat didukung dengan meningkatkan investasi terkhusus pada sektor industri di Kabupaten Kep. baik itu dalam PMDN maupun PMA. Dengan investasi yang berbentuk padat karya agar lebih kompetitif tanpa mengecualikan pada investasi yang bersifat padat modal. 


Pemerintah daerah harus aktif untuk meningkatkan PDRB Kabupaten Kep. Talaud dengan cara memaksimalkan PAD melalui sektor pajak maupun dari retribusi daerah agar perekonomian Kabupaten Kep. Talaud dapat meningkat sehingga pemerintah daerah dan swasta dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja dengan membuka lapangan kerja baik di sektor BUMD maupun swasta di Kabupaten Kep. Talaud.


sebenarnya tantangan yang dihadapi sama karena komoditas andalan hampir sama walaupun jarak memang lebih jauh, itu yang disebut diatas, jadi bagaimana seharusnya pemerintah setempat menjawab tantangan tersebut. 


Pemda itu harusnya memiliki peran sebagai koordinator, fasilitator, dan stimulator  bagi lahirnya inisiatif-inisiatif pembangunan daerah.

*Middle*

Steven Zeekeon: Kami Akan Lapor Balik Tindakan JT

Steven Zeekeon: Kami Akan Lapor Balik Tindakan JT


MANADO, CARIKABAR.ID
- Tindakan salah satu Staf Khusus Bupati Talaud yang menurut informasi telah melaporkan Walikota Manado Andrei Angouw ke Kepolisian, dengan isi laporan telah melakukan pembohongan publik serta penghinaan pada warga Talaud, dimana Angouw menyampaikan data BPS dengan menyebut Talaud sebagai daerah PDRB terendah di Sulut, makanya badut badut tidak mungkin beraktifitas di Talaud karena rendahnya PDRB daerah tersebut. 


Terkait laporan tersebut ke Kepolisian, Staf Khusus Walikota Manado Bidang Hukum Steiven Zeekeon SH, memberikan pendapat hukumnya.


"Isi surat laporan ke Kepolisian yang beredar di medsos yang ditulis JT, kami meminta agar yang bersangkutan melakukan klarifikasi kalimat menyatakan bahwa Walikota Manado melakukan pembohongan publik karena apa yang disampaikan Walikota sudah berdasarkan data yang akurat," tegas Zeekeon.


Dikatakan dia, apa yang dilakukan JT adalah suatu hal dalam upaya mencari sensasi saja, sehingga dirinya meminta yang bersangkutan untuk menarik kata kata yang disampaikan kepada Walikota Manado sebagaimana dalam isi laporan.


Pengacara senior di Manado ini merujuk pada Pasal 207 KUH Pidana yang berbunyi barang siapa dengan sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan.


"Kami minta JT melakukan klarifikasi atas isi laporannya, jika tidak kami akan melaporkan balik yang bersangkutan dengan isi laporan penghinaan pada Walikota Manado," paparnya.


Terpisah, penggiat masalah sosial di Sulawesi Utara Felix Palenewen, juga ikut memberi pernyataan. Kata dia,

Walikota Manado Andrei Angouw jelas berbicara tentang point penting ukuran keberhasilan pembangunan yaitu dilihat dari peningkatan PDRB per kapita kota Manado yang berada pada angka 96 juta pada 2022 dan menjadi tertinggi dari semua Kabupaten dan Kota di Sulawesi Utara. 


"Dari pernyataan Walikota Manado tidak ada kalimat tendensius ataupun indikasi penghinaan terhadap kabupaten/kota lain, yang dimaksud Walikota Manado menyebut nama Talaud memberi pengertian bahwa banyak orang yang mau bekerja di Sulawesi Utara memilih kota Manado karena selain ibukota daerah juga tingkat keramaian dan aktivitas ekonomi di Manado berbeda dengan Kab. Talaud," paparnya.


Hal ini kata dia, adalah fakta dan bukanlah penghinaan seperti yang dituduhkan tapi memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa torang pe Manado ini adalah salah satu kota yang memiliki daya tarik menjanjikan untuk berusaha. Dan hal ini terbukti dengan banyaknya warga luar daerah yang datang ke Manado untuk mengadu nasib.


"Anda tau tidak ukuran keberhasilan sebuah daerah seperti apa?? makanya brur Jimmy Tindi, pande pande kwa jadi Staf Khusus, harus banyak belajar lagi dan tambah babaca supaya ada referensi agar pande, tidak ada pembohongan publik, mo pembohongan publik bagimana, memang Manado punya data paling tinggi terkait PDRB pernah kapita, deng coba tanya orang lebe suka berusaha dimana, Manado atau Talaud? Pasti orang bilang Manado karena memang Manado maju deng sejahtera deng rame, sedangkan brur Jimmy tinggal di Manado kiapa nda tinggal di Talaud? tapi bukan berarti daerah lain tidak bisa maju, silahkan pemimpin nya berkarya dan membangun," katanya.


Mantan presenter dan reporter Liputan 6 SCTV ini menyebut, BPS mencatat Indeks Pembangunan Manusia kota Manado 2021 pada angka 79 dan Talaud 69, sedangkan persentase penduduk miskin Manado 2021 pada 6 persen dan Talaud 9 persen, jelas ini beda dan fakta pembangunan. 


"Janganlah mencari cari kesalahan dan manuver murahan bung Jimmy, bangunlah  ngana pe daerah supaya semakin maju trus, mar qta ragu ley kwa, kage bung Jimmy ini nda ada kontribusi di kampung, Kong cari panggung dengan cara murahan bagini," sindir Felix, via pernyataan WhatsApp yang dikirim ke wartawan.

*Middle*


Sabtu, 16 September 2023

Biro Misi GPdI Sulut Gandeng B2B Course Gelar Pelatihan

Biro Misi GPdI Sulut Gandeng B2B Course Gelar Pelatihan


LANGOWAN/MINAHASA, CARIKABAR.ID
- Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia (MD GPdI) Sulawesi Utara melalui Biro Pelayanan Misi dan Perintisan Gereja Lokal melaksanakan kegiatan Pelatihan Mobilisasi Misi Lintas Budaya, bertempat di Ruangan Belajar Kelas ll, Sekolah Alkitab Langowan, Raranon, Kabupaten Minahasa, Sabtu (16/09/2023).


Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Visi dan Misi Ketua MD GPdI Sulawesi Utara masa pelayanan 2022-2027, untuk memberdayakan Hamba-hamba Tuhan menjangkau jiwa bagi Kerajaan Sorga.



Ibadah penutupan pelatihan itu, di pimpin Kepala Sekolah Alkitab (SAL) Pdt Miracle Awuy, S.Th dengan mengangkat khotbah dalam bacaan Alkitab dalam 1 Timotius 2 ayat 3, 4. "Dasar Evaluasi adalah Injil."


"Ada 3 arti Injil, Kabar baik, berita tentang salib Kristus dan kekuatan Allah untuk menyelamatkan. yang menyelamatkan orang adalah iman dan iman itu datangnya dari mendengan Firman Allah. Jangan takut melangka Tuhan berserta kita," kata Pdt Miracle Awuy.


Sementara itu, Departemen Misi Gereja Majelis Pusat GPdI Pdt Jeffry Manitik, S.Th mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari oleh Biro Misi MD GPdI Sulawesi Utara untuk memfasilitasi Hamba-hamba Tuhan pelayan Misi.


"Pelayanan misi adalah pelayanan yang di utus untuk terjun memenangkan jiwa, sekali pun harus menghadapi situasi yang sulit, yakinlah Tuhan pasti menolong," ucap Pdt Jeffry Manitik.


Biro Misi dan Perintisan Gereja Lokas MD GPdI Sulawesi Utara Pdt Sony E. Mandagi, S.Th, M.Pd  mengatakan, kegiatan ini bertujuan menjagau jiwa sebagaimana Visi dan Misi Ketua MD GPdI Sulawesi Utara.


"Hal ini untuk membekali para gembala-gembala dan pelayan lewat pelatihan seperti ini untuk tugas panggilan pelayanan penginjilan dalam rangka mencapai target visi misi Ketua MD," sebut Pdt Sony Mandagi.


Lebih jau, Pdt Sony mengatakan dalam pelatihan kali ini Biro Misi bekerja sama dengan lembaga yayasan B2B Course Nasional.


"Kami memang menghadirkan narasumber yang  punya kompeten di bidang misi sehingga para gembala dan aktivis gereja benar-benar di dorong semangat untuk terbeban dengan jiwa-jiwa yang perlu selamatkan," terang Pdt Mandagi.


Dari pantauan media @Carikabar.id di lokasi kegiatan peserta begi antusias dengan kegiatan   yang di hargai dengan pemberian sertifikat penghargaan dari Biro Misi dan Lembaga Blessed To Be A Blessing (B2B) secara nasional.


*Middle*


Jumat, 15 September 2023

MUKAT Sebut Tidak Ada Tendensi Menyinggung Masyarakat Talaud Terkait Peryataan Walikota Manado

MUKAT Sebut Tidak Ada Tendensi Menyinggung Masyarakat Talaud Terkait Peryataan Walikota Manado


MANADO, CARIKABAR.ID
Dewan Pengurus Pusat (DPP) Musyawarah Masyarakat Talaud (MUKAT) merupakan organisasi terbesar masyarakat Talaud, mengadakan pertemuan bersama Wali Kota Manado Andrei Angouw. Jumat (15/09/2023) sore.

Pada pertemuan itu, dihadiri oleh para petinggi MUKAT seperti, Ketum Ir Alex Binilang, M.Th, Heber Pasiale, Rimata Narande, Rizal Marcos Lumombo, Meyki Taliwuna, Aswin Kazim, Semuel Bintian dan AKBP Glubert Ugude.

Ini beberapa point penting yang disampaikan dari hasil pertemuan tersebut, diantaranya;


  • DPP MUKAT mengundang Walikota Manado untuk memberikan mengklarifikasi pernyataannya terkait berita yang mengangkat ilustrasi posisi PDRB antara kota Manado dan Kabupaten Talaud.
  • Walikota Manado menggambarkan secara umum terkait dengan PDRB Sulawesi Utara untuk menjadi indikator kemajuan daerah
  • Walikota Manado sebatas menunjukan fakta dari data yang ada, sesuai dengan data BPS. Tidak ada tendensi untuk menyinggung, bahkan merendahkan martabat dari warga masyarakat Kabupaten Talaud. Dan tidak ada maksud lain sesuai dengan berita – berita yang beredar.
  • MUKAT memahami dari penjelasan Walikota Manado.,
  • Bagi MUKAT, dari data BPS itu menggambarkan hal yang sangat baik untuk mempertimbangkan akan kemudian menjadi bahan evaluasi kerja bagi Pemerintah Kabupaten Talaud dan juga ditujukan untuk proses perkembangan dan peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Talaud.,
  • MUKAT menghimbau bagi masyarakat Talaud, dengan adanya Klarifikasi dari Walikota Manado, tidak ada lagi kemudian dari semua pihak, tidak lagi menggiring opini yang bisa membuat kegaduhan bagi masyarakat Talaud.
  • Demikian hasil keputusan dari DPP MUKAT saat mengadakan pertemuan bersama Walikota Manado Andrei Angouw.
*Middle*

Kamis, 14 September 2023

Manado Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Bulutangkis Bertaraf Nasional

Manado Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Bulutangkis Bertaraf Nasional


MANADO, CARIKABAR.ID
- Kejuaraan Bulutangkis bertaraf Nasional bakal di adakan di Kota Manado sebagai tuan rumah  pelaksanaan "Sulut Open Badminton Tournament", kembali dimotori oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Utara.



Ketua PBSI-Sulut Prof Dr Adrian Umboh, SpA, K, membenarkan hal ini, ketikan dikonfirmasi wartawan pada hari Jumat (15/09/2023) di  Manado.



"Kejuaraan seperti itu, bukan baru sekali ini dilaksanakan, tetapi di era kepemimpinan saya selaku Ketua PBSI Sulut baru pertama kali dilaksanakan,"ungkap Adrian Umboh.




Dikatakan Adrian, kejuaraan bertaraf nasional itu dipastikan akan diikuti oleh sejumlah klub  bulutangkis dari berbagai  daerah. 



"Lokasi tempat pelaksanaan Gedung Olahraga Richard Mainaky, di Kelurahan Kombos, Kota Manado. Kejuarannya dijadwalkan berlangsung 27 - 30 September 2023 mendatang," ujarnya.




Selanjutnya, Adrian yang juga dikenal sebagai Dokter spesialis anak ini menambahkan, para atlet yang akan ikut serta,  dipersilahkan  mendaftarkan diri secara online melalui webside pengurus PBSI Sulut,  sesuai permintaan pengurus pusat PBSI. 




"Klub bulutangkis silahkan mendaftarkan atletnya ke PBSI Sulut," pintanya didampingi Sekretaris Umum PBSI Sulut Dr Donald Monintja dan Ketua Panitia Pelaksana Dr Marsino Rondo, SpA. 




Dalam kejuaraan yang melombakan beberapa kategori itu, akan memperebutkan uang tunai sebesar Rp. 120 juta. 

*Middle*



Presidium BKSAUA Kota Manado Gelar Tatap Muka dengan Tokoh-Tokoh Agama di Kecamatan Wanea

Presidium BKSAUA Kota Manado Gelar Tatap Muka dengan Tokoh-Tokoh Agama di Kecamatan Wanea


MANADO, CARIKABAR.ID
- Presidium Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAU) Kota Manado melaksanakan kegiata acara tatap muka dengan Tokoh-tokoh agama dalam rangka sosialisasi program Pemerintah Kota Manado di semua Kecamatan.


Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Wanea tersebut, menghadirkan semua Tokoh-tokoh agama dan Lurah-Lurah serta Ketua-ketua Lingkungan se-Kecamatan Wanea, Jumat (15/09/2023).


Ketua presidium BKSAUA Kota Manado Pdt Juddy Tunari, M.Theol menyampaikan, peran dan dari tokoh-tokoh agama dalam menjaga kerukunan dan toleransi di Kota Manado.


"Pentingnya peran para tokoh agama dalam menghadapi persoalan jemaat di tengah masyarakat untuk berperan aktif membina jemaat atau umatnya ketika terlibat persoalan Kamtibmas, disinilah peran dan fungsi tokoh agama dan Pemerintah," kata Pdt Tunari.



Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkot Manado Otniel Tewal mengingatkan tokoh-tokoh agama untuk tetap melengkapi data jemaat secara berkala.


"Diharapkan untuk semua Tokoh-tokoh agama dapat terus memasukkan laporan data jumlah jemaat setiap tiga bulan sekali, hal ini juga sebagai salah satu sayarat penyalauran insentif bagi tokoh agama," ucap Tewal.


Di tempat terpisah, Camat Wanea Deysie Kalalo, SE, MAP memberi apresiasi  kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkot Manado dan Presidium BKSAUA Kota Manado telah melaksanakan kegiatan di Kecamat Wanea.


"Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menunjang program Pemerintah, tetapi juga kesempatan untuk saling mengenal antar kami Pemerintah dan para tokoh agama," sebut Camat Wanea.


Mewakili tokoh agama yang hadir pada acara tatap muka itu, Pdt Edwin Sumilat, S.Th, M.Th saat di wawancarai media mengatakan banyak hal positif yang di dapat dalam kegiatan tatap muka antara Pemerintah dan Tokoh-tokoh Agama.


"Hal ini menunjukkan sinergitas antar Pemerintah dan tokoh-tokoh agama semakin kuat dan terus berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan toleransi yang telah terbangun selama ini," terang Pdt Sumilat.


*Middle*