MINAHASA UTARA, CARIKABAR.ID – Ketua Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara, Pdt Yvonne I. Awuy-Lantu, secara resmi membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Calon Pendeta Muda (Pdm) se-Sulawesi Utara.
Acara ini berlangsung khidmat pada Kamis (09/04/2026), bertempat di ruang House of Hope (HOP) Imanuel PCG Pinili Klabat.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Pdt. Yvonne menyampaikan bahwa Diklat ini merupakan tahapan krusial bagi para calon hamba Tuhan untuk memantapkan panggilan serta kapasitas diri sebelum terjun lebih dalam ke tengah jemaat.
Gembala GPdI Kota Manado ini, berharap para peserta tidak hanya mengejar status kepangkatan gerejawi, tetapi benar-benar mempersiapkan mentalitas pelayan yang tangguh.
Agenda langsung dilanjutkan dengan pemaparan materi inti mengenai Etika Pelayanan. Materi ini dinilai sebagai fondasi utama dalam menjaga integritas seorang hamba Tuhan di era modern.
Beberapa poin penting yang ditekankan Pdt Yvonne dalam sesi Etika Pelayanan meliputi, Integritas moral dan karakter Seorang Pendeta Muda, wajib menjaga kekudusan hidup dan kejujuran, baik dalam perkataan maupun perbuatan dan
Tata Krama Pelayanan, tentang bagaimana bersikap di hadapan jemaat, sesama rekan hamba Tuhan, dan masyarakat umum.
Pada bagian selanjutnya, tanggung jawab pastoral, memahami batasan-batasan dalam penggembalaan serta menjaga kerahasiaan konseling jemaat dan juga
loyalitas organisasi yaitu menghormati garis komando organisasi GPdI dan patuh pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) gereja.
"Urapan mungkin membuat kita dipakai Tuhan, tetapi etika dan karakterlah yang membuat kita tetap bertahan dalam pelayanan," harap Pdt Yvonne.
Sekretaris Majelis Pusat GPdI, Pdt Dr Wempie Kumendong, SH, MH, dalam arahannya di hadapan para calon Pendeta Muda menyampaikan kegiatan ini merupakan amanat AD/ART organisasi.
"Sebagai peserta Diklat Calon Pendeta Muda GPdI Sulawesi hendaknya telah memuji syarat administrasi. Di daerah lain telah melaksanakan kegiatan serupa. Agenda ini sebagai rujukan untuk di lantik Pendeta Muda (Pdm) di Mukerda 2026," terang Pdt Kumendong.
Sementara itu Penanggung jawab kegiatan Diklat Pendeta Muda MD GPdI Sulut 2026, Pdt Dr David Livingstone Araro, M. Pd, lpmenjelaskan,pemilihan House of Hope (HOP) Imanuel PCG Pinili sebagai lokasi kegiatan memberikan nuansa yang tenang dan mendukung bagi para peserta untuk fokus menyerap materi.
"Suasana sejuk di bawah kaki Gunung Klabat menambah kekhusyukan para calon Pendeta Muda dalam menjalani masa pembekalan ini," ucap Pdt Araro
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung dengan rangkaian materi yang padat, mencakup pendalaman Alkitab, manajemen gereja, hingga praktik lapangan, guna memastikan lulusan Diklat ini menjadi pemimpin yang siap pakai di ladang pelayanan GPdI Sulawesi Utara.
*MidOn*

0 $type={blogger}: