Tampilkan postingan dengan label Andrei Angouw Richard Sualang Judy Tunari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Andrei Angouw Richard Sualang Judy Tunari. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Desember 2024

Dihadiri Walikota BKSAUA Kota Manado Gelar Ibadah Natal Bersama Tokoh-Tokoh Agama se-Kota Manado

Dihadiri Walikota BKSAUA Kota Manado Gelar Ibadah Natal Bersama Tokoh-Tokoh Agama se-Kota Manado


MANADO, CARIKABAR.ID
– Presidium  Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) melaksanakan ibadah Natal Bersama pimpinan golongan agama se-Kota Manado, bertempat di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Jumat (06/12/2024)


Ibadah dipimpin, Pdt Richard Mengko dan dihari langsung Walikota Manado Andrei Angouw dan Ketua TP PKK Kota Manado Irene Golda Angouw-Pinontoan.



Walikota Angouw dalam sambutannya, menyampaikan selamat menyambut Natal bagi kita sekalian, saya sangat senang jika tokoh-tokoh agama untuk bertemu bersilaturahmi dan tentu saya berharap memaknai Natal ini, tokoh-tokoh agama bagi seluruh masyarakat terutama masyarakat mengajarkan meneruskan apa yang ada di kitab suci masing-masing.


"Mari semua kita mengayomi jemaat yang adalah masyarakat untuk kebaikan kita bersama dan saya juga berharap nanti teruskan ke Jemaat bahwa kita harus menjadi terang," kata Walikota.



Lanjutkan, Angouw mengingatkan, merawat dan menjaga demokrasi, kita baru lewat pesta demokrasi tentu saya berharap selesai Pilkada selesai juga urusan nanti tolong sampaikan ke masyarakat.


"Siapapun yang terpilih itu pemimpin semua masyarakat dan saya juga berharap demokrasi sudah terjaga, kita rawat demokrasi karena ini juga barang mewah, saya memberikan apresiasi pertemuan sekaligus ibadah bersama menyambut Natal bagi kita semua semua tokoh-tokoh agama. Nanti menjelang hari raya semua agama menjaga kebersamaan kita ini benar-benar strong, seluruh masyarakat Kota Manado untuk saling bersilaturahmi saling berteman," ucap Angouw.



Sementara itu, Ketua BKSAU Pdt Juddy Tunari, M.Teol menjelaskan, kegiatan tatap muka Pemerintah Kota Manado bersama Tokoh-Tokoh agama se-Kota Manado ini dirangkaikan dengan Ibadah Natal bersama.


"Ini salah pertemuan tatap muka tri Wulan ke-4 di akhir tahun 2024 dan ibadah Natal bersama di bulan Desember. Tentunya kami sangat mengapresiasi kehadiran para tokoh-tokoh agama pada pertemuan ini dan berharap untuk terus bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga kerukunan yang telah terjalin selama ini.


Tampak hadir para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemkot Manado.


*Middle


Rabu, 19 Juni 2024

Walikota Andrei Angouw Ingatkan Tokoh Agama Manado Soal Toleransi

Walikota Andrei Angouw Ingatkan Tokoh Agama Manado Soal Toleransi


MANADO, CARIKABAR.ID
- Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Andrei Angouw dan dr. Richard Sualang menghadiri kegiatan Tatap Muka, BKSAUA Kota Manado dan Pemerintah Kota Manado Bersama Pimpinan Rumah Ibadah se-Kota Manado di Aula serbaguna Kantor Wali Kota, Rabu (19/06/2024).


Setelah Doa pembukaan oleh Rohaniawan Katolik disampaikan ucapan selamat datang oleh Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari M.Teol.



Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang baik selama ini terutama dalam penanganan masalah-masalah sosial yang ada ditengah masyarakat.

"Agama dan pemerintah saling membutuhkan, saling mensuport apalagi di Negara kita NKRI," kata Wali Kota. 



Selanjutnya Wali Kota memaparkan hubungan negara dan agama, termasuk menyinggung sedikit soal negara sekuler. Indonesia yang memiliki Pancasila terutama sila pertama dimana kita warga negara yang beragama tapi bukan negara Agama.

 "Masyarakat adalah umat dimana menjadi urusan bersama antara pemerintah dan agama. Jadi torang harus bergandengan tangan sebab saling membutuhkan untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu kita menuntun mereka masyarakat kejalan yang benar, sementara pemerintah berupaya mensejahterakan," sebut Wali Kota.



Masyarakat yang tidak sejahtera akan sulit dikendalikan apalagi jika mereka lapar sehingga selalu melakukan hal-hal yang menyimpang. Jika semua dijalankan dengan benar, maka mungkin tidak ada lagi kejahatan dan berharap kita berjalan bersama-sama. 


"Tugas kita sekarang adalah mencari masyarakat yang jauh dari hal-hal yang berhubungan dengan agama. Konstitusi juga mensyaratkan bahwa semua masyarakat harus beragama yang tentunya taat beribadah. Jika semua menjalankan ajaran agamanya dengan baik maka akan tercipta toleransi sehingga mampu bergerak dalam mensejahterakan masyarakat," ucap Walikota.



Bagi Wali kota, menyampaikan soal perekonomian terutama soal perputaran ekonomi yang baik karena didukung oleh kerja-kerja tokoh Agama. Masyarakat harus rajin dan kreatif sehingga tidak susah dan menjadi sukses. Hal ini harus didorong baik oleh pemerintah juga oleh masyarakat. 


"Saya berharap dengan adanya forum ini dapat  tercipta komunikasi yang baik dan bisa dilakukan dengan jemaat masing-masing. Wali Kota juga berharap bisa kerjasama dengan Ketua-Ketua lingkungan untuk memberantas masalah dimasyarakat termasuk kemiskinan ekstrim. 


Untuk hal ini Wali Kota tegas sebab kontitusi kita menyatakan bahwa fakir miskin dan anak terlantar ditanggung oleh negara. Jadi Walikota meminta agar soal ini diidentifikasi dimasyarakat siapa yang benar-benar memang masuk kategori miskin ekstrim.


Diakhir sambutan walikota menjelaskan pemanfaatan APBD terutama soal dana untuk kematian dan bantuan-bantuan sosial. Bagaimana APBD ini dialokasikan dengan baik agar pembangunan jalan dan masyarakat sejahtera. Wali Kota juga ikut menjelaskan perbedaan soal insentif seperti insentif kepada tokoh agama dan bansos.


"Demikian halnya sarana infrastruktur jalan, trotoar, saluran air yang memanfaatkan APBD adalah untuk kenyamanan warga termasuk kenyamanan bagi warga masyarakat seperti lansia," kunci Wali Kota.


Acara dilanjutkan dengan penyerahan insentif triwulan II secara simbolis. Setelah sesi foto bersama, acara ditutup dengan ucapan terima kasih dan doa yang disampaikan oleh Ketua FKUB Kota Manado Pdt. Janni Lompoliu M.Th.


Acara ini, selain dihadiri oleh Wali Kota dan Wakil Walikota, juga hadir Sekretaris Pemerintah Kota Dr. Micler C.S. Lakat S.H.,M.H, Asisten I Julises Oechler S.H, Kabag Kesra Drs. Otniel Tewal M.Si, Kabag Protokol Gladly Taliawo S.IP, Para staf khusus Wali Kota, Ketua BKSAUA Manado Pdt. Judi Tunari M.Teol dan jajaran pengurus, Ketua FKUB Kota Manado serta tokoh-tokoh Agama dan pimpinan rumah ibadah se-Kota Manado.


*Middle*

Selasa, 30 Januari 2024

Kini Kota Manado Kembali Raih Penghargaan Kota Toleransi se-Indonesia

Kini Kota Manado Kembali Raih Penghargaan Kota Toleransi se-Indonesia


MANADO, CARIKABAR.ID
- Kota Manado kembali meraih penghargaan kota paling toleran se-Indonesia pada posisi ke 4 berdasarkan dari hasil penilaian indeks kota toleran yang dilaksanakan oleh Setara Institute.


Setara institut adalah organisasi perkumpulan yang didirikan dengan tujuan mewujudkan masyarakat setara plural dan bermartabat.


Hal itu, berdasarkan hasil kajian dan study kota toleran Setara Institut 2023, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara memperoleh peringkat 4 dengan nilai 6.400. Hal tersebut berubah jauh dibanding tahun 2022, untuk Kota Manado berada pada urutan peringk

Terdapat 10 kota dengan skor tertinggi yaitu Singkawang, Bekasi, Salatiga, Manado, Semarang, Magelang, Kediri, Sukabumi, Kupang dan Surakarta .


Pada studi IKT 2023 juga ada terdapat 10 kota dengan skor toleransi terendah yakni, Depok, Cilegon, Banda Aceh, Padang, Lhokseumawe, Mataram, Pekanbaru, Palembang dan Bandar Lampung.


Penghargaan untuk Kota Manado diserahkan kepada Walikota dan Wakil Walikota diwakili langsung, Kaban Kesbangpol, Meiske Conny Lantu, turut hadir di kesempatan Itu Ketua FKUB Kota Manado Pdt. Janny Lompoliu dan ketua BKSAUA Pdt. Juddy Tunari, di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, pada Selasa, (30/01/2024).


    Foto, Penyerahan penghargaan


Sekretaris Kota Manado, Dr Micler Lakat, SH MH merasa bangga atas pencapaian Kota Manado yang masuk dalam 5 besar kota toleran.


“Banyak selamat dan sukses untuk Kota Manado yang masuk 5 besar, sebagai ranking 4 kota toleransi di Indonesia tahun 2023, yang penghargaannya baru diterima tadi sore di Jakarta,” ungkap Sekot Lakat.


Dikatakan Lakat, prestasi tersebut tidak lepas dari sinergitas yang tercipta di dalam pemerintahan Kota Manado.


“Terima kasih atas sinergitas dan kerjasamanya para dinas terkait, FKUB, BKSAUA, dan tentunya seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Kota Manado. Sehingga kita dari peringkat 8 tahun sebelumnya, dan tahun kemaren tahun 2023 kita masuk 5 Besar Indeks Kota Toleran di Indonesia dengan ranking 4,” terang Lakat.


Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Juddy Tunari menjelaskan, Setara Institute yang didirikan dengan tujuan mewujudkan masyarakat setara plural dan bermartabat.


“Indeks kota toleran yg disusun SETARA ini telah memasuki tahun ke 7 sejak dirilis tahun 2015. Indeks Kota Toleran (IKT) adalah studi pengukuran kinerja kota meliputi pemerintah kota dan elemen masyarakat dalam mengelola keberagaman, toleransi dan inklusi sosial. Pengukuran IKT mengombinasikan paradigma hak konstitusional warga sebagai jaminan konstitusi, hak asasi manusia sesuai standar hukum HAM international dan tata kelola pemerintahan yg inklusif,” terang Tunari.


Dia juga mengapresiasi setiap kebijakan dan terobosan yang dilakukan oleh pemerintah Kota Manado, dibawah pimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr. Richard Sualang.


“Objek kajian IKT adalah 94 kota dari total 98 kota di indonesia. Dan Kota Manado mendapat penghargaan Kota yang paling toleran ke 4 di Indonesia tahun 2023. Dan ini tidak lepas dari inovasi dan terobosan bahkan kebijakan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr. Richard Sualang dalam kerja sinergitas bersama dangan para tokoh agama, FKUB dan BKSAUA tapi juga tokoh tokoh masyarakat dan semua lembaga sosial yang mencintai kerukunan dan toleransi,” kata Tunari.


Ini ranking dan hasil penilaian dirilis Setara Institut kota paling toleran di Indonesia tahun 2023, berdasarkan peringkat :

1. Kota Singkawang nilai 6.500
2. Kota Bekasi nilai 6.460
3. Kota Salatiga nilai 6.450
4.Kota Manado nilai 6.400.
5.Kota Semarang nilai 6 230
6 Kota Magelang 6.220
7.Kota Kediri 6.073
8.Kota Sukabumi 5.997
9. Kota Kupang 5.953 

10.Kota Surakarta 5.800

*Middle*