Kamis, 11 Juni 2026

Disaksikan Walikota Manado Mensos RI Ingatkan, Sekolah Rakyat Hadir Bentengi Siswa dari Bullying, Kekerasan, dan Radikalisme

SHARE


MANADO, CARIKABAR.ID
– Kementerian Sosial berkomitmen penuh dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda.


‎Dalam kunjungannya, Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat hadir untuk membentengi siswa dari tiga masalah krusial, yaitu perundungan (bullying), kekerasan fisik dan seksual, serta intoleransi dan radikalisme.


‎​Untuk memastikan integritas dan ketepatan sasaran program, Mensos turun langsung mengecek profil beberapa calon siswa. Verifikasi faktual dilakukan mulai dari data keberadaan keluarga, kondisi rumah, hingga situasi sosial-ekonomi mereka secara mendetail.

‎​Mensos merinci paket dukungan komprehensif yang diterima setiap siswa Sekolah Rakyat untuk menunjang tumbuh kembang mereka secara optimal.

‎Fasilitas dan layanan tersebut meliputi,
‎​pemeriksaan kesehatan rutin dan talent mapping (pemetaan bakat).
‎​Penguatan kompetensi dasar akademik serta pembinaan kedisiplinan tinggi.
‎Asrama tempat tinggal, seragam sekolah lengkap, perlengkapan sekolah, serta jaminan makan 3 kali sehari dan 2 kali snack. Dukungan penuh untuk pembelajaran digital.
‎​
‎​Wali Kota Manado, Andrei Angouw, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Presiden dan Menteri Sosial atas kehadiran Sekolah Rakyat tingkat SMP di Kota Manado.

‎​Mengutip pernyataan tokoh dunia, Bill Gates, tentang bahaya kemalasan yang dapat memicu kemiskinan, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk memaksimalkan program ini demi memutus rantai kemiskinan struktural.

‎​“Presiden dan Menteri telah menyediakan program yang luar biasa. Kita harus bersaing dengan bangsa lain di dunia.
‎Tantangannya adalah bagaimana menciptakan generasi pintar untuk menggapai kesejahteraan. Kesempatan ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan bersama,” ujar Andrei Angouw tegas.

‎​Penutup yang Mengharukan
‎​Acara diakhiri dengan penjelasan filosofis dari Mensos mengenai alasan penempatan Sekolah Rakyat di bawah naungan Kementerian Sosial.

‎Hal ini sengaja dilakukan untuk memastikan pendekatan rehabilitasi sosial dan pemberdayaan keluarga dapat berjalan beriringan dengan pendidikan formal.

‎​Suasana haru menyelimuti lokasi acara saat Mensos menutup sambutannya dengan menyanyikan lagu nasional “Padamu Negeri” demi kemajuan dan kesejahteraan Indonesia.

‎Sebagai pamungkas, seorang siswa SRMP 21 Manado mempersembahkan lagu “Laskar Pelangi”, sebuah representasi harapan yang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin.

‎​Melalui kunjungan kerja ini, sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kota Manado dalam mengelola Sekolah Rakyat diharapkan dapat terus ditingkatkan. Dengan demikian, program ini mampu menjadi solusi nyata dan jembatan masa depan bagi anak-anak kurang mampu di Sulawesi Utara.

‎*MidOn*

SHARE

Author: verified_user

0 $type={blogger}: