Kamis, 11 Juni 2026

Sintya Bojoh Resmi Lantik Pengurus Pokja PWI Manado 2026-2031, Wawali Sualang: Wartawan Mitra Strategis Pemerintah

SHARE


MANADO, CARIKABAR.ID 
– Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Manado periode 2026-2031 resmi dikukuhkan. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PWI Sulawesi Utara (Sulut), Sintya Bojoh, dan berlangsung khidmat di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (11/06/2026).

​Acara bernilai strategis ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting daerah. Tampak hadir Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang, perwakilan Ketua DPRD Kota Manado, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Manado, Camat Bunaken Kepulauan Imanuel Mandak, serta Camat Sario Jeremia Sampul.


​Selain itu, hadir pula para tokoh senior PWI Sulut, di antaranya Ketua OKK PWI Sulut Youngky Sumual, Ketua Panitia Steven Rondonuwu, beserta jajaran pengurus PWI Sulut lainnya.

​Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang memberikan apresiasi yang tinggi terhadap eksistensi insan pers. Ia menegaskan bahwa wartawan memegang peranan krusial sebagai salah satu pilar demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.​

“Wartawan di Kota Manado adalah mitra strategis pemerintah dalam mengawal dan mensukseskan pembangunan daerah,” ujar Richard.

Menyampaikan pesan atas nama Wali Kota Manado Andrei Angouw, Wawali Richard Sualang turut mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan Pokja PWI Kota Manado yang baru. Ia optimis melihat komposisi kepengurusan yang diisi oleh figur-figur profesional yang rekam jejaknya sudah sangat dikenal, baik di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat.

​“Kami sangat yakin Pokja ini mampu membawa PWI berjalan beriringan dengan tujuan besar organisasi, yaitu menghimpun, membina, dan meningkatkan profesionalisme profesi wartawan di Indonesia,” pungkasnya optimis.

Sementara itu, Ketua PWI Sulawesi Utara, Sintya Bojoh, dalam sambutannya menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menjalankan program-program strategis demi perubahan yang lebih baik.


‎“Manado adalah barometer pers di Sulawesi Utara. Dinamika Kota Manado selalu menjadi perhatian publik. Karena itu, Pokja PWI Manado memiliki program strategis untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah wartawan, menegakkan kode etik jurnalistik, dan menjadi mitra kritis pemerintah kota,” terang Sintya Bojoh.


‎Bojoh menjelaskan bahwa sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), di ibu kota provinsi seperti Manado tidak dibentuk struktur pengurus PWI layaknya kabupaten/kota lain, melainkan dibentuk Kelompok Kerja (Pokja). PWI Sulut membentuk Pokja untuk melaksanakan tugas-tugas organisasi, keanggotaan, dan kegiatan PWI di wilayah tersebut.


‎“Perlu saya tegaskan, Pokja Manado nantinya bertanggung jawab langsung kepada Ketua PWI Sulut. Saya juga meminta kepada pengurus yang baru dilantik untuk menjaga solidaritas dan kekompakan. Rumah PWI harus menjadi rumah bersama. Bedakan urusan organisasi dan urusan pribadi, karena kekuatan PWI ada pada kebersamaan anggotanya,” tandasnya.

Di akhir acara, Ketua Pokja PWI Kota Manado, Arsenius Hut Kamrin, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan undangan, menandai dimulainya masa bakti Pokja PWI Kota Manado 2026-2031

​"Dengan pelantikan ini, Pokja PWI Kota Manado periode 2026-2031 resmi memulai langkah barunya dalam menakhodai organisasi profesi jurnalis di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut," ucap Kamrin. 

*MidOn*

SHARE

Author: verified_user

0 $type={blogger}: